Wednesday, 21 December 2011

Manfaatkan waktumu... SEKARANG!

30 menit yang lalu,  saya terjebak di dalam angkutan umum yang panas dan gerah. Angkutan umum itu pun juga terjebak kemacetan di dalam terminal Depok. Sungguh, benar-benar suatu perjuangan untuk berangkat ke kantor, meskipun kantor saya cukup dekat dari rumah. Tapi tetap saja, saya harus berpanas-panas ria dan bermacet-macet pula. 

Apakah saya mengeluh? dulunya ya (ah, saya hanyalah manusia biasa...). Saya selalu mengeluh ini itu. Betapa tidak bersyukurnya saya. Namun, semua itu berubah, insyaAllah berubah menuju kebaikan, sejak saya bergabung bersama bunda-bunda hebat yang sangat menginspirasi.. Saya sadar, apa yang saya keluhkan sebenarnya bisa saya ubah menjadi peluang. Tapi tak apa, terlambat masih lebih baik daripada tidak sama sekali, bukan?

Apa sih yang saya pelajari dari para bunda super ini? Waktu. Simpel ya? semuanya hanya soal bagaimana kita memanfaatkan waktu yang kita miliki - yang saya miliki.  Ketika saya mengeluh, saya telah membuang waktu yang sangat berharga! MasyaAllah... Saat saya mengeluh panas dan gerah naik kendaraan umum, sebenarnya saya telah membuang waktu untuk mengejar peluang bagaimana caranya saya bisa mendapatkan dana untuk membeli mobil. Saat saya mengeluh tidak punya cukup waktu bersama Deniz, sebenarnya saya telah melepaskan kesempatan saya untuk berusaha agar bisa bercengkrama dengan Deniz kapanpun saya mau.


Saya yakin, semua orang setuju bahwa waktu adalah uang. Tuhan pun sangat adil, setiap individu di dunia ini punya jatah yang sama setiap hari-nya. 24 jam. Tidak lebih tidak kurang. Namun, jatah waktu itu terkadang dicurangi oleh kita sendiri. Lho? gimana ceritanya? ya, dengan tidak memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin sama saja mencurangi jatah waktu kita. Sepakat kan dengan statement saya? 

Alhamdulillah, sejak saya bertemu dengan para bunda super ini (meski tidak bertemu secara langsung, hanya lewat dunia maya), mereka telah banyak mengubah jalan hidup saya dalam waktu singkat. Yap, dalam 2 bulan mereka mampu membelokkan jalan hidup saya menjadi lebih produktif, lebih semangat mengejar peluang, dan menjadi seorang Tya yang tidak akan pernah berkata bosan untuk terus belajar, belajar, dan belajar. yang lebih penting lagi, saya benar-benar berusaha memanfaatkan seluruh jatah waktu saya yang 24 jam itu secara maksimal.


Alhamdulillah-nya lagi, para bunda super ini mengenalkan saya pada bisnis yang bisa membantu saya menghilangkan semua keluhan saya. Lebih seru-nya lagi, malah bisa membantu saya mengejar mimpi-mimpi yang dulu saya sendiri tidak berani memimpikannya. Memang, perjalanan saya masih jauuuh, tapi dengan langkah kecil saya, sediki demi sedikit saya akan sampai pada garis finish itu. Dan saya bahagia, mereka ada bersama saya. Selalu ada untuk saya ketika saya membutuhkan mereka...

di belakang saya, mendorong ketika saya lelah...
di depan saya untuk menyemangati saya...
di samping saya, bersama-sama mengejar impian...

Terima kasih ya Allah, Engkau telah pertemukan saya dengan mereka
Terima kasih atas peluang yang diberikan, sehingga saya berani bermimpi lagi...
Terima kasih 


Jadi, masihkah anda menyia-yiakan waktu anda? because the clock is ticking....


Tuesday, 20 December 2011

Bisnisku ini emang TOP!

Nggak terasa udah hampir 2 bulan saya bergabung dengan Oriflame bersama d'BCN. Emang sih, kalau dihitung secara hari masih belum ada apa-apanya. Kalau dalam hal pacaran nih, lagi lengket-lengketnya. Hehe. Tapi insyaAllah, mau 2 bulan, 2 tahun, bahkan 20 tahun lagi, saya akan tetap lengket dengan Oriflame. 

Banyak teman yang bertanya soal keputusan saya menyerahkan diri pada Oriflame. Beberapa komentar mereka:
"Iiih, itu kan MLM, males banget deeh"
"Gak mungkin bisa dapet seperti yang leader2nya. Itu mereka dapat bonus begitu kan karena modalnya gede"
"Oriflame kan udah banyak membernya, udah habis prospekan sama  orang2 yang diatas!"

dan masih banyak lagi komentar lainnya...


Kalau boleh cerita, jaman kuliah dulu saya juga sempat bergabung dengan Oriflame, tapi tidak bersama d'BCN. Rasanya sengsara sekali kalau mau order produk, belum lagi kalau ada undangan training yang mengharuskan saya pergi ke kantor cabang. Wuiih, jauh bukan main! Parahnya, nggak ada yang membimbing saya dan menjelaskan secara detail apa hebatnya bisnis itu. Sepertinya, orang yang merekrut saya waktu itu memang hanya sekadar mencari member, bukan mencari rekan bisnis (jadi terbayang 6 tahun yang lalu, lagi asyik nunggu bis 84 Depok-PuloGadung di halte Arion, tiba-tiba ada mbak cantik yang jelasin soal hebatnya Oriflame dan akhirnya saya pun terjerat!).

Dan ternyata Allah memang mentakdirkan saya untuk bergabung lagi dengan Oriflame. Gimana tidak? Sepupu ternyata bergabung dengan bisnis ini dan sembari main ke rumah, dia menjelaskan tentang kelebihan d'BCN yang tidak dimiliki jaringan lainnya di Oriflame. Jujuuuuur, awalnya skeptis (boleeh doong, masih trauma ceritanya.. hehe). Tapi, emang dasar ade sepupu saya itu pinter banget ngomongnya, jadilah saya menyerahkan diri menjadi downline-nya.

Ternyata, apa yang ade saya jelaskan memang benar! Sepertinya Allah memang sengaja menyentil jiwa bisnis saya lewat d'BCN. Semua kemudahan, kebersamaan, dan kesamaan visi membuat jaringan ini beda dengan yang lain. Saya jadi berani bermimpi lagi tentang kebebasan finansial yang sangat saya idamkan. Apalagi saya sudah berkeluarga dan memiliki anak. Semua itu karena d'BCN.

Sekali lagi, yang namanya bisnis tentu butuh modal, kalau ada bisnis yang nggak pakai modal pasti bohong belaka. Alhamdulillah, Oriflame memberikan kemudahan luar biasa soal modal bisnis ini. Modalnya kecil, pangsa pasar luas, dan produknya berkualitas. Asyik banget yaa.... nggak perlu nyetok barang, nggak perlu beli kios, nggak perlu sewa jasa angkut. Hehehe.

Meski baru 2 bulan berkiprah di Oriflame bersama d'BCN, saya sudah berhasil meyakinkan 3 orang sahabat, yang akhirnya mereka menjadi firstline saya. Mendapatkan 2 orang downline baru, dan insyaAllah 5 prospek, yang akan saya ajak bergabung. Masa diajak kaya bareng-bareng nggak mau? Hehe. Dan selama 2 bulan itu pula, sudah banyak bonus yang didapat. Mulai dari lipstik (padahal kalau disuruh beli sendiri, sayaaaaaang banget uangnya), body cream (body cream paling mahal di rumah). Alhamdulillah-nya lagi, bulan Januari 2012, saya berhak mendapatkan bonus produk maksimal 2 produk. Sekarang saya malah bingung mau pilih produk apa untuk bonusnya....

Selama 2 bulan ini pula, saya berhak mendapatkan keuntungan dari penjualan sebesar 30% dari harga jual. Alhamdulillah, keuntungannya bisa buat modal bisnis ini. Memang sih, saya belum berhak mendapatkan transferan duit dari Oriflame (aka. Performace Bonus) karena level saya masih di 1%. Tapi, level apapun itu, saya menjalaninya dengan penuh suka cita. Toh, semua leader-leader yang sukses itu, seperti mbak Doris Nasution, pasti juga melewati level 1%. Semangaaat!

Go 9% Tya! Yakin pasti saya bisa!

Yakinlah dibalik kesuksesan yang membuat kita ngiler itu, pasti ada kerja keras, air mata dan mungkin uang yang juga diinvestasikan disana sebagai modal awalnya. Tidak ada yang sukses tanpa kerja keras. Buat kita jalan menuju sukses itu sudah dibuat terang oleh d-BCN, so just do it and keep doing it, insyaAllah we also be there...be at life like heaven..

5 Alasan Ibu Bekerja itu Luar Biasa!

Ada perempuan yang berani berhenti bekerja karena ingin berfokus mengasuh anak secara maksimal. Namun, ada pula perempuan yang belum mendapatkan "kemewahan" tersebut sehingga tetap harus bekerja sambil mengurus keluarga. Tidak ada yang perlu disalahkan atau disesali saat Anda menjalani pilihan yang terakhir ini. Meskipun secara kuantitas waktu Anda bersama anak akan berkurang, namun ada hikmah lain yang bisa Anda dapatkan. Menyeimbangkan waktu antara karier, keluarga, dan me-time ternyata membantu mengajarkan anak mengenai disiplin dalam manajemen waktu dan etika kerja yang kuat. Selain itu, tanpa Anda sadari Anda pun tumbuh menjadi perempuan yang cekatan dan tak mudah menyerah.

1. Anda turut mencari nafkah untuk keluarga kecil Anda, mengelola keuangan sehari-hari, dan memastikan masih ada tabungan untuk digunakan sebagai biaya pendidikan anak, kesehatan, bahkan liburan! Semua itu Anda lakukan sambil tetap mengenakan rok pensil dan sepatu berhak tinggi, karena sering kali Anda tak sempat pulang ke rumah atau berganti busana sepulang dari kantor agar bisa mampir ke supermarket untuk membeli bahan makanan dan memasaknya.

2. Pekerjaan di kantor sebagai sekretaris atau staf marketing communication membuat Anda menguasai pekerjaan perencanaan, mendelegasikan tugas, dan merancang acara. Saat menyiapkan liburan keluarga, misalnya, Anda tetap dapat melakukan semua pekerjaan di kantor sambil sesekali mencuri waktu untuk browsing paket liburan termurah. Selain itu, Anda juga mencari alternatif tempat-tempat yang ingin Anda kunjungi di tempat tujuan.

3. Anda begitu percaya diri dan tetap nyaman untuk mengetahui kapan Anda harus mencari bantuan, dan selalu menemukan orang yang terlatih untuk melakukannya. Ketika waktu Anda tersita menyiapkan bahan presentasi atasan untuk meeting nanti sore, misalnya, Anda sigap meminta orangtua, atau adik Anda mengambil alih tugas Anda menyiapkan goodie bags untuk pesta ulang tahun si kecil misalnya.

4. Anda bisa memilih teman-teman Anda dengan bijak dan meluangkan waktu dengan perempuan-perempuan hebat lainnya yang bisa memotivasi semangat dan energi Anda. Dari pertemuan dengan mereka Anda dapat menyerap banyak informasi mengenai dokter anak yang hebat, sekolah yang menerapkan sistem pendidikan tanpa melupakan pembangunan karakter, juga menerima undangan-undangan untuk mengikuti talkshow tentang wirausaha atau apapun yang dapat memberdayakan Anda.

5. Begitu tiba di rumah, Anda dapat melepaskan semua atribut Anda sebagai perempuan karier dan menghabiskan waktu berkualitas bersama anak-anak. Ketika Anda harus cuti untuk mengambil rapor atau menemani acara outing anak, Anda tidak memandangnya sebagai sesuatu yang membebani pikiran. Anda tak mengkhawatirkan apakah pekerjaan di kantor beres karena menganggap momen cuti ini betul-betul untuk rileks dan membangun ikatan dengan anak.

Sumber: Female Kompas

Monday, 19 December 2011

Tips Memilih Bisnis MLM yang pas untuk Anda

Multi Level Marketing atau MLM belakangan ini memang banyak dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam mencari penghasilan tambahan. Apakah anda salah satunya? Intip kiat ini untuk panduan Anda berbisnis!

Banyak ibu rumah tangga yang memanfaatkan waktu luangnya di rumah untuk berbisnis MLM. Bahkan ada lho, yang menjadikan bisnis MLM sebagai penghasilan utamanya. Namun, semua itu bisa terjadi jika sudah sukses pada level tertentu dari jaringan MLM yang diikuti.

Sebenarnya MLM itu apa sih? MLM adalah sebuah bisnis pemasaran atas suatu produk yang dilakukan melalui banyak tingkatan atau level, yang sering disebut dengan up-line (tingkat atas) dan down-line (tingkat bawah). Gampangnya sih, sistem pemasaran dan penjualan atas suatu produk dengan menggunakan sistem jaringan atau networking. Up-line diharuskan untuk mencari down-line sebanyak-banyaknya agar mendapatkan bonus yang berlipat.

Di Indonesia, bisnis MLM makin berkembang dengan pesat dari tahun ke tahun yang menunjukkan bisnis ini mempunyai prospek yang cukup cerah di Indonesia. Alasannya, makin berkembangnya naluri wirausaha saat ini membuat orang berlomba-lomba bekerja keras untuk masa depan yang lebih baik. Kemudian budaya persahabatan dan networking di Indonesia memungkinkan bisnis MLM yang tumbuh dari jaringan dapat berkembang pesat. Faktor pendukung lain di tengah jumlah pengangguran di Indonesia yang semakin membengkak, bisnis MLM ini bisa menjadi solusi karena mampu menciptakan kesempatan kerja yang luas.

Uniknya, bisnis MLM tidak seperti bisnis lainnya yang membutuhkan modal yang besar dan kemampuan yang tinggi. Setiap orang dari latar belakang apa pun dapat menjalankan bisnis ini. Karena suatu manajemen yang mengelola MLM biasanya akan memberikan tambahan pengetahuan bagi anggotanya, baik itu berupa seminar, maupun pelatihan langsung mengenai teknik-teknik pemasaran untuk menjalankan bisnis tersebut.

Lalu perusahaan MLM yang manakah yang sebaiknya kita pilih? Berikut tips khusus untuk Anda :
  1. Perusahaan MLM yang dipilih sebaiknya yang tergabung dalam APLI (Asosiasi Penjual Langsung Indonesia). APLI adalah sebuah asosiasi yang mewadahi berbagai perusahaan MLM. Belum bakunya aturan hukum di Indonesia dalam mengatur penjualan langsung juga mendorong kebutuhan di antara perusahaan MLM menciptakan bersama aturan dan kode etik yang disepakati bersama. Perusahaan yang ingin bergabung dengan APLI harus memenuhi sejumlah persyaratan dan mendapat sertifikasi. Mereka yang yang menjadi anggota APLI hanyalah perusahaan yang dianggap betul-betul memenuhi syarat sebagai perusahaan penjual langsung. Karena itulah, lewat APLI, kita juga bisa mengenali mana perusahaan yang MLM dan yang bukan. Maklum, saat ini juga ada banyak perusahaan yang bukan MLM, tetapi ikut mengaku-aku sebagai MLM untuk menarik dana dari masyarakat. Hati-hati lho akan hal ini. Salah satu contoh MLM yang bergabung dalam APLI adalah Oriflame.
  2. Bila Anda ingin memiliki pelanggan tetap, maka pilihlah perusahaan yang tidak hanya menawarkan barang dan jasa yang seragam, tetapi pilihlah yang memiliki aneka ragam barang dan jasa untuk ditawarkan; dan yang terpenting, memiliki jaminan atas kualitas barang dan jasa yang dijualnya agar bisa ditukar apabila tidak sesuai dengan kualitas yang sebenarnya.
  3. Pilihlah perusahaan yang para distributornya memiliki sistem keberhasilan untuk bisa sukses, di mana sistem tersebut sebaiknya harus sudah teruji dan terbukti mampu mencetak banyak orang menjadi berhasil. Idealnya, sistem tersebut hendaknya bisa dijalankan oleh orang dari berbagai macam latar belakang usia, pekerjaan, pendidikan, jenis kelamin, bahkan oleh mereka yang tidak pernah berbisnis sama sekali. Sistem yang baik biasanya juga menyediakan alat-alat bantu usaha, seperti buku-buku kepribadian, kaset-kaset yang memberikan motivasi dan teknik, serta pertemuan-pertemuan yang bisa dihadiri. Jika ada perusahaan MLM yang menawarkan janji manis hasil besar tanpa harus kerja keras, sebaiknya Anda tinggalkan saja.
  4. Nah yang terakhir, untuk menunjukkan suatu perusahaan MLM bonafide atau tidak adalah minimal dengan melihat apakah perusahaan tersebut diterima secara nasional sistem bisnisnya. Biasanya, mereka juga akan mengutarakan visi-misinya bagi kesejahteraan perusahaan dan jaringan distributornya.
Dengan demikan, harapan saya, penjelasan di atas dapat dijadikan acuan bagi Anda yang berminat untuk menjadikan bisnis MLM sebagai sarana untuk mencari penghasilan tambahan. Sebagai tambahan, kunci kesuksesan bisnis MLM adalah konsisten karena bisnis MLM dibangun dengan jaringan, dan jaringan itu hanya akan terbangun jika terus-menerus dibentuk. Jika Anda tinggalkan di tengah jalan, mungkin Anda harus mulai dari awal lagi untuk membangunnya kembali.

Sumber :Nova, kompas.com


Atisatya Arifin - a mother, a teacher, and a business woman


Sunday, 18 December 2011

Review - Giordani Gold Bronzing Pearls (Natural Radiance)

Wah, ternyata udah lama banget ya nggak nulis review apapun. Jadi malu sendiri nih... Tapi nggak apa-apa, sekarang aku siap membanjiri blog ini dengan review produk kecantikan yang seru!

Setelah melahirkan, aku emang jadi rada ogah-ogahan berdandan ria. Sibuk bo! ngurusin anak, ngurusin rumah dan masih banyak lagi kerjaan lainnya. Tapi, dengan sangat terpaksa semua peralatan lenong harus dikerahkan kembali sejak aku mengajar Corporate Class di institusi tempat aku mengajar ini. Malu dooong, masa ketemu sama manager, staff dan direktur tapi muka kucel kumel???? Hiiiii... nggak deeh...

Nah, produk yang mau aku sharing kali ini adalah "GIORDANI GOLD BRONZING PEARLS" keluarannya ORIFLAME. Ini produk ajib banget deeh! Yakin 1000%. Kenapa? soalnya warna yang keluar pas pemakaian itu keren abis! apapun warna kulit kita. Ajaib banget gitu, kaya bisa menyesuaikan sama warna kulit....




Tahu dari mana?
Dari temen-temen yang punya. Awalnya makein punya mereka, lama-lama maluu dong masa minjem melulu?
Beli di mana?
Beli di Oriflame consultant (Oriflame kan nggak punya toko)
Harganya?
Lagi diskon gede banget niiih! cuma IDR 159.000 aja (harga normal IDR 229.000)
Target konsumen
Semua yang mengaku wanita, mau muda tua bisa pake!
Komposisi
Talc, mica, aqua octyldodecyl stearoyl, stearate, isostearyl, neopentanoate, sorbitol, phenoxyethanol, tocopheryl acetate
Klaim produk
Mengandung 'mineral mica' yang merupakan serangkaian mineral berharga yang menjadikan kulit berkilau, membantu menyamarkan ketidaksempurnaan kulit dengan penampilan yang berkilau
Cara pemakaian
Aplikasikan ke tulang pipi dengan menggunakan blush-on brush
 
Kesan setelah pemakaian
Pertama liat packagingnya. Classy dan keliatan wah banget. Pas dibuka... bentuknya lucu deh, bulet-bulet gitu... tapi justru disitu letak keunikan dan alasan kenapa hasil pemakaiannya jadi bagus banget. Pas coba pake, wuiiih, keren abis! keliatan gimana gituuu.... warnanya keluar tapi nggak yang menor. Pas deh!






My Review
Product: 5/5
Quality: 5/5
Packaging: 4/5
Price: 5/5
Overall: 4.8/5

Kelebihan:
  • Tidak seperti blush on lainnya, Giordani Gold ini emang kualitas nomer 1. Warna yang dihasilkan bagus banget untuk warna kulit aku.... wajah jadi kelihatan lebih cerah dan nggak kucel, intinya sesuai harapan lah.
  • Aman dipakai untuk segala jenis kulit dan semua warna kulit! Dan aman dipakai terus-terusan
Kekurangan:
  • Dalam kemasan tidak disediakan brush-nya. Jadi kita harus sedia brush sendiri untuk memakai blush-on ini.
  • Muahaaaaaaaal! Untungnya aku beli pas lagi promo. Tapi worth-buying lhoo!
Beli lagi atau nggak ya?
Hmm, definitely YES! Hasilnya oke banget! top markotop! over the top! (*apa seeh?). Meskipun mahaaaal, tapi memang sekali lagi harga menentukan kualitas ya buibu....
Penilaian keseluruhan
Satu kata untuk GG Bronzing Pearls: Gorgeous! Ini the best blush on yg pernah aku temui. Hasilnya bikin pipi jadi bershading natural. Asli, cocok banget buat make-up artist profesional. Buat sehari-hari juga ga nyolok. T O P !


© Talkative Tya | Designed by . All rights reserved.