Sunday, 5 February 2012

TV is (not) important for us...

Sudah hampir dua bulan tivi di rumah nggak pernah nyala. Alasannya simpel aja, aku belum bayar tagihan TV kabel. Hehehehe. Niatnya sih pingin dibayar cuma apa mau dikata, ada kebutuhan lain yang lebih urgent dan mendesak, jadi dengan (tidak) terpaksa, si tivi ini dikesampingkan (meski emang posisinya di rumah udah nyempil banget...)

Minggu-minggu awal tivi nggak nyala, ada perasaan kehilangan yang gimanaa gitu. Galau, kalau pake istilah anak gaul sekarang. Apalagi pas bener itu lagi minggu-minggu seru seri-nya America's Next Top Model All Star yang seru abis. Sedih banget nggak bisa ngeliat para model lenggak lenggok sambil ngebayangin kapan punya body langsing singset gitu. Tambah galau karena nggak bisa juga ngikutin seri-nya The New Girl di Star World. 

Kalau mas Adit sendiri, entah apa yang ditunggu sama dia kalau nonton tivi. Sepertinya sih dia nggak punya channel khusus. Asal ada acara oke, pasti dipantengin. Belakangan sih serius nonton CSI, cuma karena nggak mudeng dengan bahasa Inggrisnya yang sophisticated, kayanya nyerah juga tuh. Palingan yang dia suka seri-nya Castle (yang aku juga doyan banget). Untungnya, itu serial lagi off dan kita nggak gitu ngerasa kehilangan.

Gimana dengan Deniz? Duh, anak itu lebih ajaib lagi, tivi itu nggak ngefek sama dia, biar kata nih, nyetel Playhouse Disney dan kita (aku sama mas Adit) udah berkorban mempermalukan diri dengan joget-joget ala Hot dog song-nya Mickey Mouse Clubhouse, Deniz mah cuek beibeh... lewaaaat.... dia kayanya lebih asik sama boneka-boneka, buku-buku, dan kartu-kartu bacanya.

So, the bottom line is.....

TV itu nggak penting banget untuk keluargaku. Perasaan galau itu hanya bertahan satu minggu aja, selebihnya, udah nggak tuh. Santai aja. Bahkan kalau misalnya itu tivi dijual pun kayanya nggak akan ada yang mewek nyariin tivi. So far, kita bisa mencari alternatif hiburan yang lebih sehat, misalnya baca buku (sambil nyemil), ngeblog, main sama Deniz, atau beres-beres rumah. Hihihihi...




Share this Post Share to Facebook Share to Twitter Email This Pin This Share on Google Plus Share on Tumblr

1 comment:

  1. setujuuuu,,bisa ga ya ntar anakku nda doyan2 amat ama tv, hehehee

    ReplyDelete

Hai! Terima kasih banyak sudah membaca postingan ini. Jangan sungkan menuliskan komentar di bawah ini ya. Komentar, masukan, dan kritik kalian sangat berarti untuk aku. Oya, please jangan masukkan link hidup di komen ya. Semua komentar dengan link hidup akan langsung di-delete.

Have a nice day!


© Talkative Tya | Designed by . All rights reserved.