Monday, 20 April 2015

[BEAUTY 101] Astringent dan Toner - Apa sih perbedaannya?

Assalamualaikum, cantik!

Siapa di antara kalian yang membersihkan muka dengan menggunakan susu pembersih dan penyegar? *acung tangan tinggi-tingi* Nah, kalian suka memperhatikan nggak sih kalau si 'penyegar' ini punya dua nama yang berbeda, yaitu toner dan astringent. Contohnya seperti penyegar punyaku dari brand Viva Cosmetics ini.

Astringent dan toner adalah dua produk kecantikan yang tidak bisa dipisahkan dengan si susu pembersih (milk cleanser). Fungsi utama kedua produk ini sebenarnya sama, yaitu untuk menghilangkan sisa susu pembersih, menghilangkan sisa makeup yang tertinggal di wajah, menstabilkan pH kulit, dan yang lebih penting nih, untuk meringkas pori-pori (aka. membantu mengecilkan pori-pori pada wajah). 

Meskipun fungsi utamanya sama, ternyata astringent dan toner ini berbeda lho (yaeyalaaaah, namanya aja udah beda, kelees). Terus bedanya apa dong? 

Astringent
  • Astringent digunakan untuk mengontrol produksi minyak berlebih pada kulit.Oleh karena itu, astringent disarankan digunakan pada kulit berminyak atau saat mengalami jerawat.
  • Astringent biasanya mengandung alkohol dan dengan komposisi yang lebih 'strong' dibandingkan toner. Ini karena fungsi astringent itu sendiri (liat point sebelumnya yaa).
  • Biasanya, astringent akan menimbulkan sensasi terbakar atau perih pada wajah. Terutama jika ada luka/iritasi pada wajah kita. Untuk mengurangi/menhindarinya, sapukan astringent yang telah dituangkan pada kapas secara perlahan. 
  • Astringent tidak disarankan untuk kamu yang memiliki kulit kering/sensitif karena bisa membuat kulit kamu menjadi lebih kering. 
Toner
  • Toner memiliki formula yang lebih ringan dibandingkan Astringent karena terbuat dari bahan alami dan herbal. 
  • Toner tidak mengandung alkohol sehingga bisa digunakan pada semua jenis kulit.
  • Karena tidak mengandung alkohol, kulit tidak akan menjadi kering setelah penggunaan. 
  • Toner juga cocok digunakan untuk jenis kulit kombinasi karena bisa membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat akibat minyak berlebih sekaligus melembabkan bagian kulit yang kering.
Apapun jenis penyegar yang kamu pilih, astringent atau toner, tetap perhatikan cara menggunakannya ya. Berikut adalah beberapa tips menggunakan astringent dan toner yang perlu kamu catat. 
  1. Pastikan tangan kamu dalam keadaan bersih saat menggunakan kedua produk ini. 
  2. Aplikasikan astringent dan toner pada wajah dengan menggunakan kapas. Pilihlah kapas dengan kualitas yang baik sehingga tidak akan menimbulkan iritasi pada wajah. 
  3. Gunakan astringent dan toner setelah menggunakan susu pembersih dan setelah itu dilanjutkan dengan pemakaian pelembab. 
  4. Sebaiknya hentikan pemakaian astringent dan toner ketika ada luka di wajah kamu. Hentikan juga pemakaian kedua produk ini kalau kamu mengalami iritasi, boleh jadi kamu tidak cocok dengan produk tersebut.

Jujur, aku sendiri suka galau antara mau pakai astringent atau toner karena aku memiliki jenis kulit berminyak, tetapi di saat yang sama aku nggak mau kulitku perih saat pemakaian. Belakangan ini, penggunaan alkohol pada kosmetik sangat dihindari. Tetapi aku lihat masih banyak produk lokal (maupun produk luar) yang memproduksi astringent. Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu menggunakan astringent atau toner? Jangan lupa share produk apa yang kamu gunakan pada kolom comment yaa...

Thanks for reading!


Share this Post Share to Facebook Share to Twitter Email This Pin This Share on Google Plus Share on Tumblr

No comments:

Post a Comment

Hai! Terima kasih banyak sudah membaca postingan ini. Jangan sungkan menuliskan komentar di bawah ini ya. Komentar, masukan, dan kritik kalian sangat berarti untuk aku. Oya, please jangan masukkan link hidup di komen ya. Semua komentar dengan link hidup akan langsung di-delete.

Have a nice day!


© Talkative Tya | Designed by . All rights reserved.