Sunday, 6 September 2015

[BLOGGING 101] Tips Mencegah Plagiarisme pada Blog

Assalamualaikum, ladies!

Belum hilang dari ingatan tentang beberapa beauty blog yang diretas oleh oknum tidak bertanggung jawab (baca artikel dan bagaimana cara melindungi blog kamu dari hackers di sini), kini dunia beauty blogger dikejutkan dengan adanya blogger yang mencatut foto beauty blogger lain dan menggunakannya di dalam blog-nya tanpa ijin si empunya. Aduuh, pusing deh pala barbie!

Apa yang dilakukan blogger kurang ajar itu termasuk dalam tindakan plagiarisme. Apa sih plagiarisme? Bagi kamu yang berstatus mahasiswa, pasti nggak asing dengan kata ini yang yakin banget sering diomongin oleh para dosen setiap kali ada tugas makalah. Plagiarisme adalah tindakan menjiplak/menyalin suatu karya dari orang lain dan membuatnya seolah-olah itu menjadi milik si plagiator/penjiplak (sumber: Wikipedia). Dalam kasus yang baru aja terjadi ini adalah foto yang digunakan ternyata milik blogger lain. 

Bagiku, plagiat tak ada bedanya dengan pencuri. Kenapa? Karena plagiat seenak udelnya mengambil milik orang lain tanpa ijin. Ini sudah betul-betul kurang ajar. Di luar negeri, apabila seseorang terbukti melakukan plagiarisme, maka orang tersebut dapat dituntut. Di Indonesia sendiri plagiarisme sudah mulai ditanggapi dengan serius, terutama di ranah akademis. Sayangnya, untuk karya cipta yang beredar di dunia maya, seperti blog ini, masih sangat minim sekali pengamanannya.


Lalu bagaimana cara kita, para blogger, melindungi karya cipta kita dari plagiarisme? Berikut adalah tips mencegah plagiarisme blog.

1. Selalu beri watermark pada foto blog.
Sudah banyak kejadian dimana foto para beauty blogger digunakan tanpa seijin pemiliknya. Biasanya foto yang dicuri adalah foto review produk (aku jadi ingat kejadian yang dialami +Maria Angelina Vania ketika foto reviewnya dijiplak dan dijadikan foto testi untuk jualan tanpa seijin Vania). Untuk itu, watermark sangat penting pada setiap foto yang kita posting di blog. Usahakan agar watermark diletakkan pada posisi yang tidak mungkin untuk diedit (misalnya di-crop). Misalnya kamu bisa taruh di tengah gambar atau buat watermark yang berbayang.

watermark pada foto di blog penting untuk mencegah plagiarisme atau pencurian
Selalu beri watermark pada foto di blog!

2. Non-aktifkan fitur klik-kanan (right click) pada blog.
Plagiarisme tidak hanya terjadi pada foto yang ada di blog, tetapi juga pada konten blog itu sendiri. Tulisan yang ada di blog sangat mudah untuk dijiplak, cukup dengan klik kanan pada mouse, block tulisan yang akan di-copy, dan selesai. Ternyata, fitur klik kanan pada blog ini bisa di non-aktifkan dengan memasukkan kode HTML ke dalam page blog. Berikut adalah caranya:
  • Buka blogger > Dashboard > Layout 
  • Klik Add Gadget dan tambahkan HTML/Javascript
  • Masukkan kode berikut pada HTML/Javascript gadget dan klik save. 
  • Done! Fitur klik kanan pada blog kamu sudah non-aktif.
Fitur klik kanan sudah nonaktif dan akan keluar notifikasi seperti gambar di atas.

3. Non-aktifkan fitur CTRL+C dan CRTL+V pada halaman blog.
Selain menon-aktifkan klik kanan pada blog, kamu juga bisa menon-aktifkan fitur copy dan paste menggunakan keyboard. Caranya cukup mudah kok

  • Dashboard > Template > Edit HTML
  • Cari tag < /head >, biasanya ada di awal kok. Kalau bingung, gunakan fitur search yang ada di blog. 
  • Masukkan kode javascript berikut tepat sebelum tag tersebut.
  • Simpan template dan blog kamu kini aman deh. 


4. Cek orisinalitas konten blog menggunakan plagiarism checker. 
Yang namanya pencuri pasti punya segudang akal agar bisa berhasil mendapatkan apa yang diinginkannya, termasuk tulisan kamu di blog. Jadi, nggak ada salahnya kalau kamu rajin-rajin ngecek tulisan kamu apakah dijiplak orang atau tidak menggunakan tools Plagiarism Checker. Tool anti plagiarisme ini sebetulnya banyak beredar di dunia maya, tetapi ada satu yang aku selalu gunakan karena alasan mudah dan tidak berbayar alias gratis, yaitu Copyscape.com


copyscape sebagai sarana untuk mengecek apakah ada yang menjiplak tulisan kamu

Cara mengeceknya cukup masukkan url page yang ingin kamu cek lalu klik search. Apabila ada seseorang yang menjiplak halaman blog tersebut, Copyscape akan memunculkannya pada hasil pencarian. Pada contoh di foto, aku memasukkan url page dari salah satu artikelku dan hasil pencarian dari Copyscape mengatakan bahwa tidak ada halaman web lain yang sama seperti artikelku ini. Ini berarti tulisan aku tidak (belum) ada yang menjiplak.

gunakan copyscape untuk mengecek plagiarisme
Hasil penelusuran Copyscape untuk mencari laman lain yang melakukan plagiat.


5. Find your own writing style!
Nggak cuma tulisan kita yang bisa dijiplak dan diklaim oleh blogger lain, tetapi boleh jadi kita pun tanpa sadar menjiplak tulisan orang lain! Ingat ya, tanpa sadar, dalam artian ketika kita menulis postingan di blog, ada beberapa frase atau pilihan kata yang mirip atau sama persis seperti blogger lain. So, find your own unique writing style! Gaya menulis yang khas akan semakin menambah orisinalitas dari tulisan kamu dan juga menjadi trademark tersendiri. Sebagai contoh, My Dellilah's Blog punya +Rifka Giovani yang menurut aku sangat orisinal dan unik, terutama gaya penulisannya. Apapun bahasa yang kamu gunakan, mau menggunakan bahasa Indonesia, bahasa Inggris, atau bahasa daerah sekalipun, always be yourself!


***

Itu dia lima tips yang dapat aku rangkum untuk mencegah terjadinya plagiarisme pada blog. Memang sih, aku bukan blogger terkenal, bukan blogger yang udah di-endorse brand besar atau disponsori. Aku juga bukan blogger yang udah punya banyak follower. Blog ini masih hijau, belum ada apa-apanya. Tetapi plagiarisme adalah masalah etika, apakah etis mencuri ide dan pemikiran orang lain lalu mengklaim-nya sebagai milik sendiri? Tidak, tentu saja tidak etis.

Bagi para blogger yang senang menjiplak atau mencuri, please deh. Be confident in yourself! Kalian itu mampu kok, mampu ngeblog sama bagusnya dengan blogger lain. Jangan karena teriming agar traffic tinggi atau biar blog populer lalu kalian menghilangkan etika.

That's all I can say. Thanks for reading! 


Share this Post Share to Facebook Share to Twitter Email This Pin This Share on Google Plus Share on Tumblr

2 comments:

  1. Ihiirrr akhirnya ketemu juga tips yang saya cari dari dulu. Makasih banyak mbak atas sharingnya :D Abis ini mau lebih rajin kasih watermark ke foto deh :3


    Salam, Hanifa

    blackpearlhoney.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mbak Hanifa, semoga bisa membantu ya. Watermark penting banget kalau menurut aku, soalnya foto yang diberi watermark aja masih suka dicolong apalagi yang nggak dikasi watermark. Hehehe.

      Delete

Hai! Terima kasih banyak sudah membaca postingan ini. Jangan sungkan menuliskan komentar di bawah ini ya. Komentar, masukan, dan kritik kalian sangat berarti untuk aku. Oya, please jangan masukkan link hidup di komen ya. Semua komentar dengan link hidup akan langsung di-delete.

Have a nice day!


© Talkative Tya | Designed by . All rights reserved.