Wednesday, 15 June 2016

Elisa Monic, Beauty Blogger Bekasi pencinta Brand Lokal

Happy Wednesday, pretty ladies!

Bagi orang lain, profesi sebagai seorang beauty blogger (yap aku menganggap bahwa blogger adalah profesi) mungkin dianggap angin lalu. Berurusan dengan bedak, lipstik, eye shadow dan segala tetek bengeknya boleh jadi tidak sepenting mereka yang berurusan dengan kesehatan atau pendidikan. Meskipun begitu, ternyata menjadi beauty blogger itu tidak seindah yang kalian lihat di blog lho.


Sosok yang akan aku kulik kali ini adalah Elisa Monic, yaitu beauty plus lifestyle blogger yang akrab disapa Elisa atau Monic. Penulis blog www.elisamonic.com yang berdomisili di Bekasi ini (tahu Bekasi kan?) akan berbagi tentang suka dukanya dan pandangannya tentang kecantikan. Yuk baca lebih lanjut.


Hai Monic! Apa kabarnya? Aku mau nanya nih, sejak kapan sih kamu mulai ngeblog dan fokus pada dunia kecantikan?

Hai mbak! Kabar baik! Aku mulai menulis tentang dunia kecantikan sejak tahun 2012 di blog aku yang lama.


Sebagai beauty blogger, produk apa sih yang menurut Monic paling sulit untuk diulas dan kenapa?

Menurut aku produk yang paling sulit direview itu skincare (produk perawatan kulit wajah) karena mesti diuji dulu dan itu perlu waktu, dan biasanya itu palingan sebulanan mbak.

Bicara soal menulis, apa kendala yang paling sering dialami Monic ketika menulis blog beauty?

Aku tuh bingung mesti nambahin tulisan apalagi mbak. Hahaha. Soalnya kan tulisan minimal mesti 1000 kata tuh. Sedangkan aku menulis 500 kata aja sepertinya udah banyak banget. Jadi ya lagi berusaha keras sih untuk mengolah materi dan mengulik lebih dalam.

Nah ini pertanyaan yang wajib ditanya ke setiap beauty blogger. Apa brand kosmetik/skincare favorit Monic dan kenapa produk tersebut menjadi favorit kamu?

Buat aku, biasanya produk apapun yang berhubungan dengan brand lokal pasti buat aku lebih tertarik. Untuk skincarenya saat ini aku lagi suka sama brand Wardah dan The Bath Box. Produk yang aku gunakan adalah Wardah Hydrating Aloe Vera Gel, Wardah Sunscreen Gel, The Bath Box Sugar Cleanser, dan The Bath Box Breakfast Porridge. Untuk kosmetiknya aku lagi pakai Just Miss dan Wardah. Sama nambahin lagi mbak untuk body care aku pakai Citra Body Serum dan The Bath Box Goats Don't Lie. Kenapa aku suka dengan semua produk tersebut? Karena semuanya adalah produk brand lokal dan semuanya cocok dipakai oleh aku. 

Salah satu produk favorit Monic yang sudah diulas di blog-nya juga. 

Wah, toss dulu kita sesama pencinta brand lokal nih. Anyway, pernah nggak sih beli suatu produk  entah itu kosmetik atau skincare terus menyesal berat? Kalau boleh tahu produk apa dan kenapa?

Pernah mbak! Dua tahun yang lalu aku pernah beli produk thailand tuh yg namanya Kiss, yang berupa krim yang dipakai untuk malam hari. Efeknya sih oke, emang beneran instan mencerahkan dan sebagainya. Tapi, begitu produknya habis, ya ampun! Wajah aku jadi jerawatan parah. Jadi, dari situ aku ngerasa udah deh. Enough. Lebih baik pakai produk yang natural saja. 

​Hiiy, ngeri banget pengalamannya Monic. Terus nih, sebagai beauty blogger apa pendapat Monic tentang produk abal-abal yang semakin merajalela? Biasanya Monic belanja produk di mana yang dijamin bebas abal2, terutama yang di Bekasi ya. 

Produk abal-abal bikin aku kecewa dan merasa ingin berbuat sesuatu berupa edukasi biar masyarakat tuh nggak gampang tergiur janji-janjipalsu. Tapi masalahnya belum bisa berbuat sesuatu lebih selain mengedukasi ke pembaca bahwa brand lokal itu lebih pantas dicoba ketimbang abal-abal macam krim Dr. Susan atau krim Syahrini atauu produk palsu macam MAC atau Naked.

Untuk rekomendasi belanja aku di Bekasi yang bebas produk abal-abal ada beberapa tempat. Dan+Dan di dekat rumah, toko kosmetik langganan, Watson, dan langsung ke counter produknya di mall.

Terakhir nih punya pengalaman lucu dan tidak terlupakan  seputar dunia kecantikan nggak? Mungkin Monic berkenan untuk share ceritanya. 

Ada mbak dan agak panjang nih ceritanya. Pengalaman ini ini pun jadi cikal bakal aku jadi beauty blogger. Jadi aku tuh dulu kalo mau beli kosmetik di counter mall, pasti nggak pernah diladenin terus sering juga diladenin seadanya. Ya mungkin karena tampang aku yang masih bocah dan suara aky yang emang seperti anak kecil. Jd mungkin BA (Beauty Assistant)-nya mikir aku cuma mau tanya-tanya aja tanpa niatan mau beli. Itu kejadiannya kira-kira pas aku masih semester 3 lah.

Nah akhirnyaaku memutuskan kalau mau beli kosmetik cari reviewnya dulu di Google. Biar nanti kalo mau beli langsung tinggal tunjuk terus bayar nggak pakai tanya-tanya. Eh kemudian kendala lagi, jaman dulu beauty blogger Indonesia masih belum seramai sekarang. Jadi produk yang aku mau beli kadang belum ada reviewnya. Terus kebanyakan juga ngeblog pakai bahasa Inggris, kan aku nggak paham, Hehehe. Berawal dari situ aku coba aja bikin blog tulis review. Sebetulnya ini pengalaman ngenes sih, tapi karena nggak terlupakan jadi boleh lah yah di share.

***

Seru sekali kan obrolan aku dengan Monic. Sebagai sesama beauty blogger, apa yang dialami oleh Monic juga pernah aku rasakan. Pastinya beauty blogger lain juga pernah yaa. Satu pesan kuat yang aku tangkap dari obrolan aku dengan Monic yaitu kepedulian Monic terhadap brand lokal. Monic (dan aku) percaya bahwa brand lokal itu bagus dan tidak kalah dengan brand luar negeri, apalagi brand abal-abal. Jadi, daripada beli produk kosmetik atau skincare abal-abal, lebih baik beli yang lokal saja. Selain itu, dengan membeli produk lokal kita sudah membantu pemerintah untuk memajukan perekonomian bangsa. Aku Cinta Indonesia dan sukses terus untuk Monic ya!

Thanks for reading!

Share this Post Share to Facebook Share to Twitter Email This Pin This Share on Google Plus Share on Tumblr

7 comments:

  1. karena tiap beauty blogger punya pengalaman yang beda dan cerita unik sendiri mengapa mereka memilih menjadi blogger kecantikan.
    Ternyata pesan mbak Tya dan mbak Monic sama ya tentang brand lokal, emang mesti gencar menyuarakan produk lokal apalagi yang kita tahu dia layak saing.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak Lidha. Aku alhamdulillah sehati dengan mbak Monic yang peduli dengan produk lokal. Kalau semakin banyak beauty blogger yang peduli produk lokal, insyaAllah produk kosmetika lokal Indonesia semakin berkembang dan dilirik di luar negeri juga. Aamin.

      Delete
  2. Aku sampai sekarang masih mencintai produk lokal si Viva walau suka icip-icip Korea juga :D *gila packaging, kan unyu-unyu tuh brand Korea. Berharap produk Indonesia kedepannya seunyu itu sih.

    rima-angel.blogspot.co.id

    ReplyDelete
    Replies
    1. Toss Rima! Sama aku juga gitu. alhamdulillah produk Indonesia sekarang sudah makin sadar packaging ya, macam Emina, Makeover, Beauty Story dan beberapa brand lain mulai sadar bahwa packaging itu penting.

      Delete
    2. Ah iya ka Tya. Udah ada beberapa yg unyu-unyu sih brand Indonesia sekarang tp harga agak pricey ya padahal Korea unyu tp murah, bingung juga. :D Mungkin packaging di Indonesia pada mahal sih jualnya. Wkwkwkwk *sok tau banget

      Delete
  3. mungkin karena rasa nasionalis kita yang tinggi kali ya mbaa heheeh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, bisa jadi Monic. Tapi yang penting itu mending pakai produk lokal daripada pakai produk abal-abal kan yaaa..

      Say no to abal-abal!

      Delete

Hai! Terima kasih banyak sudah membaca postingan ini. Jangan sungkan menuliskan komentar di bawah ini ya. Komentar, masukan, dan kritik kalian sangat berarti untuk aku. Oya, please jangan masukkan link hidup di komen ya. Semua komentar dengan link hidup akan langsung di-delete.

Have a nice day!


© Talkative Tya | Designed by . All rights reserved.