Tuesday, 19 July 2016

What's in my bag?

Happy Tuesday! 

First of all, aku mau menyampaikan bahwa aku adalah cewek (baca: emak dengan dua anak) yang rempong. Rempong karena ke mana-mana aku selalu bawa banyak barang, nggak heran kalau tasku disebut tas Doraemon. Kalau waktu itu aku sempat share apa isi tas makeup aku (baca: What’s inside my makeup pouch part 1 & 2), kali ini aku akan buka-bukaan tentang apa saja yang ada di dalam tas aku. So, brace yourselves to see! 




Sehari-hari aku lebih senang menggunakan tas ransel dibandingkan tas ‘cewek’ karena kapasitasnya yang besar. Aku akui aku memang paling nggak bisa bawa tas enteng. Kalau bawa tas enteng itu aku malah was-was, merasa jangan-jangan ada sesuatu yang ketinggalan. Selain itu, dengan menggunakan tas ransel aku bisa memasukkan semua barang bawaan aku tanpa harus menenteng tas lain. Soalnya, aku itu orangnya sembrono. Sudah sering kejadian aku menenteng tas terus aku tinggalin di mana dan jalan melenggang. So clumsy! 

And here we are! 


1. Makeup pouch.

Tentu saja ini benda yang nggak boleh ketinggalan, tas makeup! Isi tas ini banyak banget, mulai dari lipstik, bedak, maskara, eyeliner, pensil alis, blush on, contour kit, cermin kecil, brush makeup, bulu mata palsu, dan masih banyak lagi. Biasanya aku bawa sekitar 4-5 lipstik dengan warna yang berbeda. Warna lipstik yang aku bawa adalah nude (netral), pink, dan merah. Tiga warna itu wajib banget ada di dalam tas makeup aku. Kenapa bawa banyak lipstik? Well, aku orangnya moody dan mengganti warna lipstik bisa membantu mood aku jadi hepi. Hehehe. Selain itu kadang dengan mengganti lipstik bisa membuat penampilan terlihat berbeda dan lebih segar. Moreover, you’ll never know when you are suddenly invited to an event. Oke, cukup segitu aja ya ngomongin tas makeup aku karena kalau diterusin nggak ada habisnya. 

2. Dompet.

Sudah jelas dompet adalah benda yang aku yakin ada di tas setiap orang. Aku senang menggunakan dompet berukuran besar. Pertama, aku bisa menyimpan banyak kartu (kartu debit, kartu uang elektronik, kartu asuransi, kartu pelajar (yap, aku ini masih mahasiswa lhooo), kartu diskon, kartu keanggotaan, sampai kartu-kartu yang nggak penting. Kedua, aku bisa menyimpan baik uang kertas maupun uang koin di dompet ini. Bahkan aku pun menyimpan struk belanja aku, makanya dompet ini tetap terlihat gendut meski nggak ada uang. Ketiga, dompet ini juga bisa dipakai untuk menyimpan telepon berukuran kecil dan token. Terakhir, dompet ini bisa dijadikan sling wallet dengan menggunakan tali sehingga praktis. 

3. Smartphone dan modem, lengkap dengan charger. 

Kedua benda ini sangat penting untuk aku. Smartphone aku gunakan untuk menghubungi keluarga, order ojek, bayar tagihan, baca ebook, mencari informasi dan bahan untuk blog, sharing di social media, sampai ngetik untuk ngeblog pun pakai smartphone. Modem juga nggak boleh ketinggalan karena aku lebih sering menggunakan modem untuk koneksi internet dibandingkan menggunakan paket internet dari provider telepon. 

4. Powerbank.

Benda ketiga di dalam tas aku adalah powerbank. Benda ini termasuk penghuni baru tas aku karena aku baru punya powerbank sekitar sebulan yang lalu (kemane ajeeee Tya?). Powerbank ini aku beli di Blibli dengan voucher hadiah dari Fun Blogging 12 kemarin.  Ternyata powerbank itu banyak banget manfaatnya. Aku paling merasakan manfaat powerbank ketika menghadiri event atau workshop. Powerbank berguna agar aku bisa tetap nge-twit dan update acara yang aku hadiri. 

5. Blog Planner dan bolpen.

Blog planner ini buatan aku lho *bangga*, desain covernya pun aku buat sendiri menggunakan Photoshop. Di dalam planner ini aku menuliskan deadline-deadline tulisan, rencana kapan aku mau posting suatu tulisan, sampai ide tulisan yang suka muncul tiba-tiba macam jelangkung. Blog planner ini juga aku gunakan untuk mencatat informasi yang aku dapat ketika aku menghadiri suatu event. FYI, untuk mencetak planner ini aku hanya mengeluarkan uang sekitar Rp 60.000 saja lho. Murah meriah kan? InsyaAllah di akhir tahun aku akan membagikan template blog planner ini secara cuma-cuma di blog. Doakan saja yaa.

6. Flash disk.

Benda mungil yang satu ini adalah the most frustrating item in my bag. Lho kenapa? Soalnya flash disk ini ukurannya mungil banget bertolak belakang dengan ukuran pemiliknya dan sering keselip di tas aku yang berukuran besar. Jadi, aku suka panik sendiri mencari si flash disk. Di dalam flash disk ini isinya campur aduk, tetapi mostly dokumen yang aku simpan di dalamnya adalah dokumen buku-buku dan material bahan ajar dan materi blog. Aku sering kali menyiapkan bahan ajar di rumah dan menyimpannya di flash disk. Ketika sampai di kantor, aku tinggal colokin dan cetak bahan ajarnya deh. Aku juga menyimpan draft tulisan aku di flash disk ini untuk dikerjakan di kantor. Terkadang aku punya jam kosong dan aku memanfaatkan jam kosong untuk menyelesaikan draft. 

7. Perlengkapan salat.

Mukena juga termasuk benda yang nggak boleh ketinggalan di dalam tas. Ketika sedang berpergian dan waktunya salat, menggunakan mukena milik sendiri rasanya lebih nyaman. Pertama karena kebersihannya sudah terjamin. Kadang aku melihat mukena yang disediakan oleh mushola atau masjid kurang terjaga kebersihannya. Jadi, pakai mukena sendiri tentu saja lebih nyaman. Kedua karena sesuai dengan ukuran aku. Beberapa kali aku menggunakan mukena yang disediakan tetapi ukurannya kecil. Kalau Cuma sekadar kependekan sih masih bisa diakalin lah yaa, tapi gimana kalau kekecilan? Wajah aku yang besar ini nggak muat! Repot deh jadinya. 

8. Tripod kecil.

Belakangan ini aku selalu memasukkan tripod, yang aku baru tahu namanya adalah Gorillapod. Tripod ini emang lucu dan unik karena kaki-kakinya bisa dibengkokkan sesuai kebutuhan. Tripod ini aku gunakan ketika aku melakukan live streaming di ZEEMI.TV. Buat teman-teman yang belum tahu, ZEEMI.TV adalah social media berbasis video. Jadi, konsepnya kurang lebih sama seperti Youtube tetapi ini langsung (bukan recorded) dan kita bisa berinteraksi dengan viewers lewat chat. Seru deh! Selain untuk live streaming, aku menggunakan tripod ini dengan kamera pocket aku. 


9. Face Spray.

Depok itu panas! Jadi face spray adalah benda wajib di dalam tas. Face spray ini banyak fungsinya. Selain fungsi utama-nya untuk mengademkan wajah setelah berpanas-panasan, face spray punya banyak kegunaan lain. Mulai dari melembabkan wajah sebelum menggunakan makeup, sebagai setting spray agar makeup awet, memperbaiki makeup yang luntur, sampai membantu agar nggak ngantuk. My all time favourite face spray tentu saja adalah Bioderma Hydrabio Brume yang efektif mengatasi kulit dehidrasi. 

10. Parfum.

Karena aktivitasku yang seabrek, menjaga agar tubuh tetap wangi adalah keharusan. Apalagi pekerjaan aku sebagai pengajar. Tentu saja harus tetap kece dan wangi dong, kalau nggak nanti muridnya pada kabur. Aku tidak punya preferensi khusus untuk parfum. Asal baunya enak dan nggak berubah jadi asem kalau aku keringetan sudah lebih dari cukup. Saat ini aku lebih sering menggunakan parfum refill soalnya kalau beli yang bermerek bisa bikin kanker (kantong kering).

11. Tisu basah dan kering. 

Tisu basah dan tisu kering juga nggak kalah penting. Tisu basah aku gunakan untuk mengelap tangan, kaki (kalau kena becekan), meja, bangku, sepatu, sampai mengelap dudukan toilet. Tisu kering aku pakai untuk mengelap keringat di wajah, touch up makeup, dan mengelap macem-macem. Untuk tisu kering favorit aku adalah Paseo karena tisunya tebal dan tidak mudah sobek. Sedangkan untuk tisu basah biasanya aku beli merek minimarket karena baunya tidak terlalu menyengat dan harganya juga murah meriah. 

12. Softlens dan eye lubricrating drops.

Aku selalu membawa cadangan softlens untuk berjaga-jaga kalau tiba-tiba softlens aku bermasalah. Selain itu aku juga selalu membawa obat tetes mata untuk melembabkan mata. Aku baru mulai menggunakan softlens tahun lalu. Sebelum itu aku tidak pernah pakai softlens atau kacamata meskipun mataku minus. Alhamdulillah dapat tawaran mencoba softlens dan ternyata nyaman banget pake softlens! Aku merasa bebas dan nggak pusing seperti kalau pakai kacamata. Iya sih, perawatan untuk softlens lebih ekstra dibandingkan pakai kacamata. Tetapi beneran lho, life is easier with softlens. Selain itu pakai softlens juga bikin foto-foto blog aku makin cihuy.

13. Bon Cabe level 15.

Benda terakhir dan paling krusial adalah Bon Cabe! Aku ini doyan pedas. Semua makanan harus pedas. Sayangnya, ketika aku membeli makanan dan sudah wanti-wanti pesan yang pedas, ternyata pedasnya tidak sesuai keinginan aku. Jadi si Bon Cabe ini adalah penyelamat aku agar aku bisa menikmati makanan pedas. Yang aku suka dari Bon Cabe adalah pedasnya memang pedas, terutama yang level 15 ya. Selain itu, ketika suatu makanan ditambahkan cabe bubuk ini, rasanya tidak berubah tetapi hanya bertambah pedas saja. Tahu sendiri kan? Kadang rasa sambal itu beda-beda dan bisa mempengaruhi rasa si makanan (coba bayangin makan bakso pakai sambal saos deh). Dengan cabe bubuk, aku tetap bisa makan pedas tanpa mengubah cita rasa. 

***  

Itu dia isi dari tas yang selalu aku bawa ke mana-mana. Dilihat dari jumlah dan ukuran benda-benda yang ada di dalam tasku, nggak heran kalau tas aku selalu berat dan dijuluki tas Doraemon. Bagaimana dengan isi tas kalian? Benda apa saja yang selalu ada di dalam tas dan tidak boleh ketinggalan? Yuk share di komentar!

Thanks for reading! 

Share this Post Share to Facebook Share to Twitter Email This Pin This Share on Google Plus Share on Tumblr

28 comments:

  1. Bon Cabeeeeee xD Aku gak suka sih tapi kalau makanan aku sukanya bawa permen-permen aja. By the way, postingan ini bisa nih jadi contekan topik postinganku selanjutnya. Muihihihihi. Ijin niru ya Mbaaaak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan mbak Hanifa. Seru sebetulnya bisa lihat isi tas orang. Karena tiap orang beda-beda apa yang dimasukkan...

      Delete
  2. Yuhuuuiiii, komplit banget isi tasmu, Tyaaa

    Nyerah deh kalo soal isi tas siapa yang paling komplit, Tya nih yang menang. Alat make up ku cuma yg dasar aja sih, nggak ada bulu mata segala, hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe, komplit karena aku orangnya rempong mbak.

      Persoalan bawa bulu mata salah satu alasannya adalah kadang aku di kantor suka foto-foto untuk blog jadinya aku mesti siap selalu.

      Delete
  3. Banyak banget isinya, sampai ada kabel charger. Bener2 kantong doraemon :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe... iya emang suka dibilang kantong Doraemon ini tas...

      Delete
  4. Aku biasa nya selalu stand by saos sambel. But, BON CABE is a good idea btw. HAHAHAHAHAHA :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku lebih suka bon cabe karena tidak mengubah rasa si makanan tapi tetep nambah pedes. Hahahaha... ini beauty blog kok nyasar ngomongin makanan.

      Delete
  5. ngakak abis baca "bulu mata palsu", seumur-umur (kecuali waktu nikah) nggak pernah pake bulu mata palsu, pingin juga sih nyobain, tar kapan2 ajarin aku pake bulu mata palsu ya, hihihi. Tuh tas make up, beda yaa kalau beauty blogger mah, semuaaaaa make up harus dibawa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe, ya begitulah mbak. Segala macam perintilan masuk ke dalam tas. Ayok kapan-kapan nanti Tya ajarin pasang bulu mata biar mata cetar badai pas foto atau kalau datang event.

      *kedip-kedip mata genit*

      Delete
  6. Kupikir bawaannya bakal biasa aja, ty. Ternyata bawa bon cabe juga!!! Ah, aku juga doyan pedes, kayanya mau ikut2an bawa bon cabe aaaahh~


    tulisandarihatikecilku.blogspot.com

    ReplyDelete
  7. Booon cabeee XD
    tapi emang enak itu :")
    aku belum pernah pakai tas sendiri masih sampai sekarang, isinya masih perlengkapan anak --"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo mbak, tulis tentang isi tas mbak Suria juga doong biar seru... wah bawa perlengkapan anak pasti lebih rempong lagi yaaa....

      Delete
  8. Mba Tyaaaa sama kayak yudhis bawa bon cabe segala.. Tapi dia plus bawa kecap, saus dan lada juga. Ahahahaha.. XD 😂😂😂

    Btw mba tas segitu muat aja mba segitu banyaknya barang. Aku kira mba Tya masih suka bawa slingbag atau tas cewe gitu.
    Mantap deeehh mba~ 😄😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahaha Shapie, aku nggak bisa ngalahin Yudhis deeh. Kalau kecap, saos dan lada itu aku taro di meja kantor.

      Hahaha, Shapie aku bawa sling bag atau tas cewek sih iyaa, cuma pasti bawa tas tentengan lainnya. Jadi, sama aja deh. Hahahaha.

      Delete
  9. Banyak ya barangnya. Super lengkap. Btw sempat juga memasukkan Bon Cabe si penyelamat. Kurang lengkap makananya kalau gak pedes ya mbba...hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mbak! Kalau nggak pedas tuh rasanya kurang nikmat....

      Delete
  10. sebagian sama.. flashdisk dan mmc jd barang wajib ada di setiap tas (terutama mmc) :D.
    klo flash disk yg ada slot otgnya jd foto2 yg mau dimuat dimedsos dimasukin semua di flashdis :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaah, flashdisk OTG yaa. asyik juga tuh kalau punya jadi bisa langsung colokin aja....

      Delete
  11. komplit banget isi tasnya sampe ada bon cabe segala :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bon Cabe is no.1 item in the bag. hahahaha....

      Delete
  12. Hihihi, sama. Aku juga selalu pake ransel. Cuma kalau pergi nebeng orang naik mobil atau ke warung aku kuat bawa seonggok slempang kecil. Ransel itu bikin posturku seimbang juga karena gak miring-miring. Bawaanku sehari-hari juga lumayan banyak. Tapi yang paling penting itu dompet, hape, payung, tumbler, sama ecobag. Sisanya...ya, sesuai kondisi. Misal buku catatan, alat tulis, dll. Aku juga guru btw. Tapi di tempatku ngajar, aku udah siapin alat-alat tulis. Supaya punggung enteng. :p

    Ngakak deh, liat Bon Cabe di situ XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Citra,

      Alat tulis komplit aku mah satu tas gede dan emang nggak pernah dibawa-bawa. Sama kaya dirimu, disimpan di kantor aja. Cuma memang aku selalu sedia satu atau dua bolpen di tas untuk jaga-jaga. Kadang kan kalau datang event mesti nyatet atau kalau lagi di perjalanan tiba-tiba dapat ide bahan postingan jadi bisa langsung tulis di blog planner.

      Anyway, ngajar di mana Citra?

      Delete
  13. Ish salut kemana2 bawa tripod, gw suka males ribet kalo bawa tripod

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha, itu kan cuma tripod kecil mas. Kadang bawa tripod gede ke kantor kalau emang mau foto-foto di kantor memanfaatkan waktu senggang.

      Delete
  14. Halo kak:) tolong rekomendasikan merk soflens yg nyaman untuk pemula dong hehhe.. Soalnya aku pengen lepas pakai kacamata yg udah ku pakai selama 8 tahun ini huhhu.. Makasih kak:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Afriana. Untuk pemula bisa coba Acuvue (silahkan cari di search box ya, masukkan kata Acuvue nanti keluar deh reviewnya). Selain itu aku juga pakai Gel New Dubai. Aku juga sudah tulis reviewnya di blog ini. Selamat mencoba.

      Delete

Hai! Terima kasih banyak sudah membaca postingan ini. Jangan sungkan menuliskan komentar di bawah ini ya. Komentar, masukan, dan kritik kalian sangat berarti untuk aku. Oya, please jangan masukkan link hidup di komen ya. Semua komentar dengan link hidup akan langsung di-delete.

Have a nice day!


© Talkative Tya | Designed by . All rights reserved.