Thursday, 1 September 2016

Mutia Nurul Rahmah, Blogger Enerjik dari Pekanbaru Bicara Tentang Komunitas

Happy Thursday!

Bagi blogger, bersilaturahim tidak harus selalu dengan kopdar (kopi darat). Banyak cara yang bisa dilakukan, mulai dari blog walking ke sesama blogger, chat lewat social media, atau saling berkirim pesan suara. Kalau kemarin Tya silaturahim dengan mbak Primastuti Satrianto yang berasal dari Jogja, kali ini Tya menyeberangi pulau ke Sumatra dan bersilaturahim dengan Mutia Nurul Rahmah, lifestyle blogger yang juga food blogger di www.mutmuthea.com dari Pekanbaru yang enerjik. Yuk kenalan lebih dekat dengan mahasiswa yang akrab disapa Mutia ini.



1. Apa kabar muti? Lagi sibuk apa sekarang? Aku baru tahu lho kalau Mutia itu juga kidal. Aiiih, seneng dong kita sama-sama kidal! 


Sehat mba,skrg lgi sibuk nyusun skripsi ajaa. Hehehe. Iya mba aku juga kidalers nih asyik samaan!

Banner blog www.mutmuthea.com

2. Wah, sedang menyusun skripsi ya. Semoga dilancarkan yaa. Oya, selain kesibukan belajar, aku lihat Mutia juga aktif di beberapa komunitas. Kalau boleh tahu, mutia ikut komunitas apa saja?


Saat ini aku gabung di Kaskus Regional Riau Raya, Akber Pekanbaru, dan Gadgetrapher.


Salah satu komunitas yang digiati oleh Mutia. 

3. Wow, banyak juga ya komunitasnya. Terus nih, bagaimana sih cara Mutia membagi waktu dengan semua aktivitas termasuk aktif di komunitas?


Sebetulnya aku nggak punya pembagian waktu yang sistematis. Tapi biasanya aku cuma liat, kira-kira kegiatan komunitas itu ada pas aku lowong apa engga, seberapa penting untuk aku hadiri. Gitu sih mbak. Tapi biasanya acara komunitas diadakan weekend dan aku datang kalau aku tidak pulang ke Perawang (kota asal Mutia, red.)

Jangan baper karena laper kalau main ke blog dan instagram Mutia. Banyak foto makanan!

4. Hmm, yayaya. Intinya ikut komunitas tapi jangan ngoyo ya maksain diri. Nah, bicara tentang komunitas, menurut Mutia bagaimana kita bisa tahu bahwa komunitas yang kita ikuti itu baik dan membawa manfaat?


Ketika baru bergabung di suatu komunitas, coba aja dulu beradaptasi selama 1-2 bulan. Kalau cocok dan nyaman pasti kerasa baiknya.  Kalau dari awal ada yang aneh,ya mau ga mau kita undur diri aja. Paling mentok jadi tim hore atau penonton (tidak aktif berpartisipasi). 

5. Sebagai anggota dari komunitas, menurut Mutia bagaimana sih adab berkomunitas itu?


Kalau aku selama ini mengenai adab ya. Kita gabung dikomunitas harus saling kenal, maka perkenalkanlah diri. Kemudian kalau di grup social media lewat smartphone jangan Cuma jadi silent reader aja. Coba deh untuk sesekali ikutan nimbrung. Sedangkan di dunia nyatanya, mencoba untuk membaur sesama anggota komunitas. 

***

Dari perbincangan via chat antara aku dan Mutia, food blogger Pekanbaru, aku jadi belajar banyak tentang komunitas. Berkomunitas itu penting banget karena memang banyak manfaatnya (Baca: .5 Alasan Blogger Harus Gabung dalam Komunitas) Tetapi, jangan sampai berkomunitas lalu kewajiban kita jadi terbengkalai. Entah itu belajar bagi mereka yang masih sekolah/kuliah, atau bekerja. Pilih komunitas sesuai dengan minat/hobi dan jangan paksakan diri kalau memang tidak cocok dengan satu komunitas. Selamat berkomunitas and keep blogging! 

Thanks for reading!

Share this Post Share to Facebook Share to Twitter Email This Pin This Share on Google Plus Share on Tumblr

No comments:

Post a Comment

Hai! Terima kasih banyak sudah membaca postingan ini. Jangan sungkan menuliskan komentar di bawah ini ya. Komentar, masukan, dan kritik kalian sangat berarti untuk aku. Oya, please jangan masukkan link hidup di komen ya. Semua komentar dengan link hidup akan langsung di-delete.

Have a nice day!


© Talkative Tya | Designed by . All rights reserved.