Top Social

Travel Skincare Essential - Skincare yang aku bawa saat staycation

Monday, 11 February 2019
Bisa dibilang aku termasuk orang yang jarang travelling. Makanya setiap kali aku pergi, entah itu pergi sendiri atau bareng sama orang lain/keluarga, pasti bawaan aku yang paling heboh sendiri. In other words, I cannot pack lightly! Ujung-ujungnya aku sendiri yang kerepotan sama barang bawaan aku. Jadi ketika beberapa pekan yang lalu aku staycation bersama keluarga di Hotel Sofyan Cut Meutia, aku udah niat mau bawa barang sedikit saja, termasuk untuk perintilan skincare aku.

Yang jadi persoalan, produk skincare yang aku pakai lumayan banyak dan kemasannya besar. Di saat seperti ini aku baru sadar kenapa beberapa brand kosmetik mengeluarkan produk dalam ukuran travel-size. Ya tujuannya biar bawaannya ringkas #duh. Aku pun mikir kenapa juga aku nggak investasi beli travel bottles set. Penyesalan memang selalu di akhir ya. Mau beli pun juga udah nggak keburu.


Akhirnya, dalam kondisi waktu packing yang mepet aku mencoba mencari cara bagaimana agar seluruh skincare aku bisa masuk ke dalam satu makeup pouch. Setelah membongkar isi meja rias, ini dia produk skincare yang aku bawa saat staycation. 

Garnier Oil Infused Micellar Water

Aku selalu menerapkan double cleansing setiap hari, terutama di malam hari. Bayangkan saja betapa banyak kotoran, debu, dan sisa makeup yang menempel di wajah setelah seharian beraktivitas. Tentu saja menggunakan sabun wajah nggak akan bisa mengangkat semua kotoran secara maksimal. Salah satu micellar water favorit aku adalah Garnier Oil Micellar Water.
Berbeda dengan varian lainnya, Garnier Oil Micellar Water memang mengandung minyak sehingga lebih efektif dan cepat mengangkat makeup, termasuk makeup waterproof yang biasa aku pakai seperti maskara dan eyeliner. Micellar water ini juga enak dibawa travelling karena tersedia dalam ukuran 125ml jadi tidak terlalu banyak makan tempat. 

Naruko Tea Tree Purifying Clay Mask & Cleanser in 1

Sejak mencoba produk ini di bulan November 2018 lalu, aku langsung jatuh cinta sama produk serbabisa ini. Naruko Tea Tree Purifying Clay Mask & Cleanser in 1 punya kandungan phytoferulin, yang merupakan kombinasi dari 11 ekstrak tumbuhan dan telah dipatenkan oleh Naruko. Oya, produk ini bisa dipakai sebagai face wash sekaligus masker. Jadi cocok banget dibawa staycation biar bisa maskeran dan relaksasi. Review lengkapnya bisa kalian baca di tulisan berikut ini ya!


Himalaya Herbals Purifying Neem Cleansing Astringent Toner

Belakangan ini aku mulai menerapkan CTMP method untuk rutinitas skincare aku dan Himalaya Herbals Purifying Neem Cleansing Astringent Toner ini aku gunakan sebagai toner pertama sebelum hydrating toner. Ceritanya sebagai exfoliating toner gitu (meskipun kalau lihat ingredients-nya kayanya sih nggak bisa dikategorikan sebagai exfoliating toner, LOL). Aku sudah pakai produk ini selama sebulan lebih dan sejauh ini nggak ada masalah dengan kulit wajah aku. Ada sensasi dingin (dari kandungan menthol-nya) setelah pemakaian produk ini tapi cuma bentaran aja kok. Penggunaan toner Himalaya Herbals ini bantu angkat kotoran di wajah yang masih tersisa di wajah setelah dibersihkan dengan face wash. Bentuk botolnya yang pipih (ukuran 100ml) dan tutup flip-top bikin produk ini aman untuk dibawa-bawa tanpa makan tempat dan kuatir tumpah. 

Ini dia semua produk skincare yang aku bawa saat staycation.

Hatomugi Skin Conditioner

Aku menggunakan Hatomugi Skin Conditioner ini sebagai hydrating toner setelah menggunakan Himalaya Herbals Purifying Neem Toner. Kemasan aslinya Hatomugi Skin Conditioner sendiri nggak travel friendly (500ml), jadi aku memindahkan produk ini ke dalam travel spray bottle. Oya, untuk menghidrasi maksimal, aku pakai Hatomugi ini dengan compressed sheet mask. Selain itu aku juga pakai Hatomugi Skin Conditioner ini sebagai face mist.


Hakubi White C Gel

Ini adalah produk Hakubi pertama yang aku coba dan langsung cocok. Fungsi utamanya sebetulnya adalah spot treatment untuk menghilangkan flek hitam di wajah. Tetapi aku juga menggunakan Hakubi White C Gel ini sebagai pelembab agar warna kulit wajah aku merata. Efek yang aku rasakan ketika menggunakan Hakubi White C Gel ini adalah kulit langsung terasa matte. So it’s a plus point for my oily and acne-prone skin! Kebetulan aku punya beberapa sample size-nya jadi langsung aja aku cemplungin ke pouch. Praktis!


Bioaqua Compressed sheet mask

Beberapa bulan belakangan aku menggunakan Hatomugi Skin Conditioner setiap malam dengan menggunakan sheet mask. Sebelumnya aku pakai sheet mask dari Miniso. Cuma entah kenapa susah banget dapetin produk sheet mask Miniso di Depok (padahal di Depok ada 3 store). Akhirnya aku beli compressed sheet mask ini di Shopee pas harbolnas. Sejauh ini sih aku suka aja dengan sheet mask-nya. Yang penting wajah aku ketutupan sama masker dan Hatomuginya bisa meresap ke dalam kulit. Nanti aku akan tulis review lengkapnya ya!


Watsons Airlaid Facial Puffs

Pertama kali tahu produk ini dari salah satu sahabat dekat aku. Terus pas banget di Watsons produk ini lagi promo buy 1 get 1. Jadi aku langsung beli banyak buat stok deh. Kapas ini enak banget untuk aplikasi toner karena super tipis jadi pemakaian toner juga hemat. Untuk staycation, aku cuma bawa beberapa lembar aja dan aku masukkan ke dalam zipper plastic bag.


Selection Facial Cotton Special Thin

Pasti kalian sudah tidak asing dengan kapas ini ya karena memang mudah mendapatkannya. Meskipun namanya special thin, tipisnya nggak sampai kaya Watsons Airlaid Facial Puffs jadi lebih cocok dipakai untuk cleanser products seperti micellar water dan cleansing milk. Sama seperti kapas toner-nya Watsons, aku cuma bawa secukupnya saja dan dimasukkan ke dalam zipper plastic bag. 

Erha21 Perfect Shield Helios Total Skin Protector SPF50/PA ++

Skincare terakhir yang aku bawa adalah sunscreen dari Erha. Adanya 7 in 1 benefit dari sunscreen ini membuat aku merasa tenang aja kalau panas-panasan di luar. Tapi tetap ya sebisa mungkin menghindari terkena sinar matahari langsung. Sejauh ini aku tidak ada masalah dengan sunscreen Erha ini. Bentuknya juga mungil sehingga bisa nyempil di dalam tas makeup. Oya, review lengkap sunsreen Erha ini bisa kalian baca di postingan ini.



*** 

Itu dia produk skincare yang aku bawa ketika pergi staycation satu malam. Menurut kalian ini terbilang banyak atau sedikit? Apa yang teman-teman biasanya bawa ketika staycation? Share di kolom komentar ya!

Thanks for reading!

[BEAUTY 101] Tips Menggunakan Maskara agar Bulu Mata Lentik Bervolume

Friday, 8 February 2019
Bulu mata yang lentik, panjang, dan bervolume bisa didapatkan dengan beberapa cara, salah satunya adalah dengan melakukan eyelash extensions. Sayangnya tidak semua orang bisa dan mau melakukan eyelash extensions dengan berbagai alasan. Itu dia kenapa maskara hingga saat ini masih menjadi cara paling mudah untuk mendapatkan bulu mata indah. Saat ini banyak sekali produk maskara, baik dari brand lokal maupun luar negeri, yang beredar di pasaran. Kali ini Tya akan membagikan beberapa tips dan trik seputar penggunaan maskara agar bulu mata kamu terlihat lebih indah. 


Jepit bulu mata sebelum menggunakan maskara

Untuk mendapatkan bulu mata yang lentik, jangan lupa jepit bulu mata dengan menggunakan eyelash curler. Alat ini akan membantu melentikkan bulu mata kalian. Agar hasilnya lebih maksimal, kalian juga bisa menghangatkan eyelash curler terlebih dahulu dengan menggunakan hair dryer. Namun pastikan eyelash curler tidak terlalu panas ketika dipakai ya! Saat ini kalian juga bisa mendapatkan electric eyelash curler yang sudah dilengkapi dengan heater sehingga kalian tidak perlu repot lagi.

Masih merasa repot juga? Kalian bisa cobain treatment lash lift yang akan bikin bulu mata alami kamu lentik. FYI, treatment lash lift ini bisa bertahan sampai 1 bulan lho. 

Sapukan bedak tabur untuk hasil lebih bervolume

Bulu mata kamu tetap terlihat tipis meskipun sudah menggunakan maskara? Coba deh aplikasikan bedak tabur warna transparan (translucent) pada bulu mata untuk mendapatkan bulu mata yang bervolume. Sapukan maskara dan langsung aplikasikan bedak menggunakan cotton bud sebelum maskara mengering. Lakukan langkah ini beberapa kali hingga mendapatkan hasil bulu mata yang tebal dan bervolume. 

Maskara kering? Gunakan trik berikut ini

Apabila terlalu sering terkena udara, maskara bisa menjadi kering. Tentu saja ini akan menyulitkan ketika akan menggunakannya. Tips untuk mengatasi maskara yang kering adalah dengan merendam botol maskara dengan air hangat selama beberapa menit. Maskara akan menjadi cair dan bisa digunakan kembali. 

Cara lain yang bisa kalian lakukan apabila maskara kering dan menggumpal adalah dengan menggunakan obat tetes mata. Teteskan sekitar 3-4 obat tetes mata ke dalam botol maskara dan kocok. Maskara pun kembali cair dan siap untuk digunakan. 

Gunakan sendok untuk aplikasi bulu mata bawah 

Maskara berantakan ke mana-mana ketika diaplikasikan pada bulu mata bawah? Bayangkan kalau ini terjadi di saat kalian sedang terburu-buru. Agar maskara bisa diaplikasikan dengan rapi, gunakan sendok. Taruh sendok di bagian bawah mata dan gunakan maskara. Maskara yang berlebih akan menempel pada sendok dan bukan pada area bawah mata kamu. 

Gunakan sikat maskara/sikat gigi untuk merapikan maskara yang menggumpal.

Terkadang ketika mengaplikasikan beberapa lapis maskara, bulu mata akan menggumpal dan terlihat tidak alami. But don’t worry, ada trik mudah untuk mengatasi masalah ini. Kalian bisa menggunakan sikat gigi yang sudah tidak terpakai untuk memisahkan bulu mata yang menggumpal. Selain sikat gigi, kalian juga bisa menggunakan sikat maskara yang sudah tidak terpakai. Pastikan sikat maskara dan sikat gigi yang digunakan dalam keadaan bersih ya! 

***

Itu dia beberapa tips dan trik seputar penggunaan maskara yang bisa kalian coba agar bulu mata terlihat lentik, panjang, dan bervolume. Oya, pastikan kalian membuang maskara setelah 6 bulan sejak dibuka ya kualitasnya tetap terjaga. Selain itu, gunakan maskara untuk diri kalian sendiri (tidak untuk dipakai bersama-sama) agar tetap higienis. Agar bulu mata lentik alami, gunakan serum bulu mata secara rutin untuk perawatan. Apakah kalian punya tips dan trik lain tentang maskara? Share di kolom komentar ya!

Thanks for reading!

So Good Spicy Chicken Strip, pedasnya membara!

Tuesday, 5 February 2019
Dari sejak kecil aku memang sudah suka dengan makanan pedas. Bahkan kata ibuku dulu aku punya kebiasaan nyemilin sambal botolan. Iya, segitu sukanya aku dengan makanan pedas sampai kemana-mana aku selalu membawa bubuk cabe favorit aku di dalam tas. Karena tahu aku suka sekali dengan yang pedas-pedas, beberapa teman menantang aku untuk mencoba So Good Spicy Chicken Strip yang katanya pedas. Apalagi setelah melihat video iklan So Good Spicy  Chicken Strip ala sinetron 90an di Youtube yang kocak abis, aku pun jadi tambah penasaran. Sebagai pengabdi setan pedas tentu saja aku tertantang untuk mencoba dan membuktikan pedasnya So Good Spicy Chicken Strip


Produk So Good sudah tidak asing bagi keluarga kami. Aku selalu membeli produk ayam potong So Good untuk diolah menjadi menu favorit keluarga. Selain itu, produk nugget So Good juga selalu stand by di freezer untuk jaga-jaga kalau aku tidak sempat masak atau kalau anak-anak lagi pada mogok makan. Biasanya aku membeli produk So Good di minimarket, tetapi So Good Spicy Chicken Strip ini sedikit sulit aku dapatkan. Mungkin karena banyak yang suka kali yaa sampai stoknya habis. Akhirnya setelah muter-muter beberapa minimarket di sekitar rumah, dapat juga deh! Oya, harganya berkisar Rp37.000 (harga bisa berbeda tergantung tempat pembelian). Terjangkau kaan?


Dalam satu kemasan berukuran 250g, kita akan mendapatkan 5 potong spicy chicken strip yang terbuat dari 100% full meat. Jadi spicy chicken strip ini tuh menggunakan potongan daging paha ayam fillet pilihan yang empuk dan juicy. Ditambah dengan racikan bumbu marinasi pedas dan dilapisi dengan tepung membuat So Good Spicy Chicken Strip ini kriuk kriuk crispy saat dimakan. Info juga nih kalau produk ini juga sudah mendapatkan sertifikasi HALAL, jadi makannya pun tambah nikmat ya.


Penyajian So Good Spicy Chicken Strip ini juga sangat mudah dan praktis. Tahu aja deh kalau aku tuh suka buru-buru dan nggak punya banyak waktu untuk masak. Hehehe. Untuk mendapatkan hasil gorengan yang mantab dan super crispy, berikut ini adalah cara memasaknya: 
  1. Siapkan wajan anti lengket atau deep fryer dan tuangkan minyak. 
  2. Panaskan minyak hingga suhu 170C. Kalau tidak punya termometer masak, kalian bisa mengecek suhu minyak dengan cara mencelupkan sutil kayu. Kalau keluar gelembung dari sutil kayu, tandanya minyak sudah panas. 
  3. Masukkan So Good Spicy Chicken Strip dalam keadaan beku. 
  4. Goreng selama 4-5 menit atau hingga produk terlihat crispy dan berwarna golden brown. 
  5. Segera angkat dan tiriskan.
  6. So Good Spicy Chicken Strip siap untuk disantap!


Gimana dengan rasa pedasnya? Jujur awalnya aku sedikit skeptis karena aku pernah mencoba produk dengan embel-embel spicy tapi sebetulnya nggak pedas sama sekali. Tetapi pas aku mencoba So Good Spicy Chicken Strip, pedasnya nggak bohong! Rasa pedasnya tuh terasa dan malah bikin aku ketagihan mau nambah terus. Ketika aku sajikan So Good Spicy Chicken Strip dengan nasi putih hangat ke mas suami dan anak-anak, ternyata mereka juga suka! Mereka bilang pedasnya pas dan rasanya enak gurih. Baiklah, nambah lagi deh satu produk So Good yang jadi favorit keluarga.

Wajah yang kepedesan tapi makan So Good Spicy Chicken Strip-nya tetap lanjut. 
Oya, produk ini juga cocok untuk dijadikan camilan atau untuk dibuat chicken salad. Nanti aku akan tulis postingan tersendiri untuk resep spicy chicken salad-nya ya. Tungguin aja. 


Jadi, siapa nih yang juga suka pedas? Sudah cobain So Good Spicy Chicken Strip yang pedasnya membara ini belum? Langsung cuss deh ke minimarket dan supermarket terdekat dan rasakan sendiri kenikmatan membara So Good Spicy Chicken Strip.

Selamat mencoba!

[BEAUTY 101] 5 Rekomendasi Maskara Lokal di bawah 50 ribu

Salah satu cara mudah untuk mendapatkan bulu mata lentik natural adalah dengan menggunakan maskara. Banyak produk maskara yang bisa kita jumpai di pasaran, terutama dari brand lokal. Jangan salah, maskara brand lokal punya kualitas yang sama bagusnya dengan maskara dari brand luar negeri, lho. Kali ini Tya mau kasih rekomendasi beberapa maskara lokal dengan harga terjangkau di bawah 50 ribu yang akan bikin bulu mata kamu tambah kece.


Kenapa sih harus maskara lokal? Ini adalah pertanyaan yang sering dilontarkan oleh beberapa teman. Ada beberapa alasan kenapa maskara lokal lebih baik dibandingkan maskara yang diproduksi oleh brand luar negeri, yaitu:

1. Harga terjangkau

Kalau dibandingkan dengan brand impor, tentu saja maskara dari brand lokal memiliki harga yang lebih murah dan terjangkau. Jadi kamu bisa mempercantik bulu mata kamu tanpa harus merogoh kantong lebih dalam. 

2. Memiliki kebanggaan akan produk lokal

Tentunya rasanya bangga kalau ada yang memuji bulu mata lentik kamu dan kamu bilang: “Ini aku pakai produk Indonesia lho!” Ini berarti produk lokal memiliki kualitas yang bisa bersaing dengan produk dari luar negeri. 

3. Mudah didapatkan

Nah ini dia yang paling penting! Maskara lokal lebih mudah didapatkan baik secara offline seperti di toko kosmetik maupun secara online lewat Shopee dan e-commerce lainnya. 

Esenses Waterproof Volume Mascara (Rp16.000 - Rp20.000)

Rasanya nggak percaya kalau ada brand lokal yang punya produk maskara dengan harga di bawah 20 ribu. Tapi emang benar ada lho, yaitu Esenses Waterproof Volume Mascara. Diproduksi oleh PT. Aulia Cosmetic Indonesia, maskara Esenses ini diklaim bisa memberikan volume pada bulu mata sehingga bulu mata akan terlihat lebih tebal. Kamu juga tidak perlu khawatir maskara luntur karena maskara ini memiliki formula waterproof. 


Just Miss Waterproof Mascara (Rp35.000 - Rp42.000)

Maskara murah meriah berikutnya datang dari brand yang terkenal dengan produk pemulas bibir dan pensil alisnya yang kece, yaitu Just Miss. Just Miss Waterproof Mascara merupakan maskara yang cocok untuk kalian yang punya banyak aktivitas. Ini karena Just Miss Waterproof Mascara punya formula tahan air (waterproof) sehingga kamu bisa bebas beraktivitas tanpa khawatir jadi mata panda. Maskara ini juga punya desain kuas yang bisa membuat bulu mata lentik dan lebih bervolume tanpa terasa berat. 



Baca review lengkapnya di sini: 
Just Miss Waterproof Mascara Black

QL Waterproof and Curling Mascara (Rp38.000)

QL Cosmetic merupakan salah satu brand kosmetik lokal yang menjadi favorit banyak beauty enthusiasts karena produknya memiliki kualitas yang baik dengan harga terjangkau. Salah satu produk QL yang banyak direkomendasikan oleh beauty blogger dan vlogger adalah maskaranya: QL Waterproof and Curling Mascara. Maskara QL bisa membuat bulu mata lebih panjang dan lentik. Meskipun memiliki formula waterproof, maskara ini mudah dibersihkan hanya dengan air biasa. Hal lain yang membuat maskara ini jadi favorit adalah teksturnya yang tidak menggumpal meskipun kamu mengaplikasikan maskara ini beberapa lapis. 


Menariknya, QL Waterproof and Curling Mascara ini tersedia dalam 3 warna yaitu hitam, coklat, dan biru. Jarang-jarang kan ada maskara lokal yang punya pilhan warna? 

Baca review lengkap QL Mascara di sini: 
QL Waterproof and Curling Mascara

Emina Star Lash Aqua Mascara (Rp40.000 - Rp45.000)

Sejak diluncurkan di tahun 2015, Emina langsung merebut hati para pencinta makeup khususnya anak muda. Ini karena Emina memiliki konsep produk yang menarik dengan desain yang cute. Salah satu produk Emina yang mesti kamu coba adalah maskaranya. Emina Star Lash Aqua Mascara ini memiliki ukuran yang mungil sehingga tidak akan makan tempat di dalam makeup pouch kamu. Maskara ini juga mengandung fiber (serat) sehingga bisa membuat mata tampak lebih besar dengan bulu mata lebih tebal dan lentik. Sikat maskara Emina ini berbentuk double helix sehingga bisa menjangkau setiap helai bulu mata dengan baik. Oh iya, maskara ini formulanya water resistant ya sehingga mudah dibersihkan hanya dengan air saja.



Purbasari Mascara Daily Series (Rp42.000)

Maskara lokal dengan harga di bawah 50 ribu lainnya yang bisa kamu coba adalah Purbasari Mascara Daily Series. Maskara ini memiliki klaim bisa melentikkan dan membuat bulu mata tampak panjang dan bervolume. Bentuk sikat maskara Purbasari ini sedikit melengkung sehingga memudahkan kamu saat mengaplikasikan maskara tanpa menggumpal. Meskipun maskara Purbasari Daily Series tidak mengklaim waterproof, maskara ini tidak luntur ketika terkena air.


***

Itu dia lima maskara lokal dengan harga yang terjangkau. Oh iya, semua maskara yang aku sebutkan di sini sudah memiliki nomor BPOM ya. Jadi sudah dipastikan maskara tersebut aman untuk kamu pakai. Buat kamu yang suka menggunakan maskara, standar PAO (Period After Opening) maskara adalah 3-6 bulan sejak kemasan dibuka. Jadi jangan sampai kamu menggunakan maskara yang sudah lebih dari 6 bulan ya. Lebih baik segera kamu buang dan beli maskara baru deh! 

Anyway, apakah kamu pernah mencoba salah satu rekomendasi maskara lokal di atas? Aku pribadi paling suka sama maskara QL, lho. Share di kolom komentar ya!

Thanks for reading!

Perawatan rambut rontok untuk wanita berhijab dengan Erhair dan Erha Hair Follicle Activation Therapy

Friday, 25 January 2019
Perawatan rambut rontok untuk wanita berhijab dengan Erhair dan Erha Hair Follicle Activation Therapy

“Duuh yang, rambut kamu ada di mana-mana!”

Komentar seperti ini sering diucapkan oleh mas suami. Wajar sih karena memang rambut rontok aku bertebaran di rumah, di bantal, sisir, sampai di kamar mandi. Sedih? Jangan tanya, pasti sedih banget apalagi rambut adalah mahkota wanita. Setiap kali ada helaian rambut yang rontok rasanya seperti ada sebagian jiwa yang lepas #eeaa. Namun sekarang rambut rontok aku sudah jauh berkurang sejak menggunakan rangkaian produk Erha untuk rambut yaitu Erhair Hair Growth Series


Fakta seputar rambut

Manusia rata-rata memiliki sekitar 100.000 folikel rambut di kepala dan setiap orang terlahir dengan jumlah folikel yang tetap. Jadi nggak bisa tuh kita menambah folikel rambut yang ada di kepada. Tetapi, folikel rambut bisa berkurang dan sebetulnya ini adalah hal yang wajar dan proses alami seiring bertambahnya usia. Uniknya, rambut manusia memiliki siklus pengulangan pertumbuhan yang berlangsung selama 2-7 tahun. 

Penyebab Rambut Rontok

Ngomongin soal rambut rontok, ini tidak hanya dialami oleh kaum hawa saja tetapi pria pun juga mengalami kerontokan rambut pada segala usia. Apabila tidak ditangani, kerontokan rambut bisa menimbulkan kebotakan (alopecia). Duh, ngeri banget kaan. Meskipun aku menggunakan hijab, aku tetap menginginkan rambut yang sehat dan lebat bebas rontok. Makanya kita perlu mengenali penyebab rambut rontok agar bisa mendapatkan solusi yang tepat. 

Kerontokan rambut sendiri ternyata dapat dipicu oleh beberapa faktor seperti usia, stress, obat-obatan, faktor genetik, sampai penggunaan produk perawatan rambut yang tidak sesuai dan alat penataan rambut. Secara umum, ada 3 jenis masalah kerontokan rambut yang sering dialami, yaitu:
  1. Alopecia Androgenic Kerontokan rambut ini disebabkan oleh faktor genetik, tepatnya pada hormon androgen yang membuat folikel rambut menyusut dan mengalami gangguan pertumbuhan. 
  2. Telogen effluvium Disebabkan oleh kelainan siklus rambut selama fase telogen. Akibatnya rambut rontok terjadi saat menyisir dan mencuci rambut. 
  3. Alopecia areata Penyebabnya adalah sistem imun yang menyerang folikel karena diidentifikasi sebagai benda asing dalam tubuh. Akibatnya kulit kepala mengalami peradangan ringan dan kerontokan. 

Ternyata banyak juga ya penyebab rambut rontok dan sepertinya dua dari tiga masalah kerontokan rambut tersebut terjadi pada rambut aku yaitu Alopecia androgenic dan Telogen effluvium. Ini karena selama masa kehamilan dan menyusui dua bocah, rambut aku bisa dibilang mengalami kerontokan cukup parah. Selain itu, rambut aku juga selalu rontok ketika menyisir dan keramas. Apalagi ditambah dengan rambut yang diikat selama berjam-jam dan tertutup jilbab membuat rambut semakin rapuh. 


Tips Rambut Sehat dan Lebat Tya #1
Bagi teman-teman hijabers, biarkan rambut tergerai bebas saat di rumah dan saat tidur. Ini bertujuan agar rambut bisa bernapas sejenak dan mengurangi kerontokan.

Erha Hair Growth Series, Solusi Rambut Rontok 

Ketika aku sedang mengunjungi website Erha di www.erha.co.id untuk membeli sunscreen sekitar awal Januari, aku melihat kalau Erha juga memiliki rangkaian produk untuk merawat rambut khususnya untuk rambut rontok yaitu Erhair Hair Growth Series. Produk Erhair ini merupakan produk Erha Over The Counter (OTC) yang bisa dibeli tanpa perlu resep dokter. Semua produknya diformulasikan oleh dermatologis, formulator, dan pharmacist sehingga aman digunakan dan efektif. Selain lewat website, produk Erhair ini juga bisa didapatkan di Erha Apothecary yang tersebar di kota besar di Indonesia. 

ERHA Apothecary untuk mendapatkan produk ERHA Over The Counter.

Setelah membaca deskripsi produk yang ada di website dan bertanya langsung kepada staf Erha Apothecary, aku mencoba kombinasi dua produk Erhair yaitu Erhair HairGrow Shampoo dan Erhair HairGrow Serum. 


Erhair HairGrow Shampoo

Shampoo ini memang diformulasikan secara khusus untuk tahap pemeliharaan mengurangi rambut yang rontok. Erhair HairGrow Shampoo memiliki kandungan bahan alami ekstrak Cucurbita Pepo Seed, yang dapat menghambat pembentukan DHT (Dihidrotestosteron, yang  menyebabkan kerontokan rambut). Selain itu, shampoo ini juga punya kandungan almond extract, zinc gluconate & copper gluconate yang menutrisi kulit kepala untuk mendukung pertumbuhan rambut. Tidak hanya itu saja, Erhair HairGrow Shampoo juga dilengkapi dengan Panax ginseng extract yang meningkatkan mikrosirkulasi yang membawa nutrisi pada kulit kepala. Kombinasi semua kandungannya bekerja secara sinergis untuk merangsang pertumbuhan rambut baru dan menghambat hormon penyebab kerontokan. 


Shampoo ini dikemas dalam botol berukuran 250 ml dengan tutup flip top. Shampoo ini berwarna bening dan wanginya sangat lembut. Oya, untuk wanginya ini bukan wangi floral gitu ya jadi kaum adam pun juga bisa pakai shampoo ini. Saat pertama kali aku menggunakan Erhair HairGrow Shampoo, aku cukup kaget karena busanya tidak terlalu banyak. Meskipun begitu, rambut justru terasa lebih bersih dan lembut. 


Seperti shampoo pada umumnya, Erhair HairGrow Shampoo ini digunakan pada rambut dan kulit kepada yang sudah dibasahi sebelumnya. Selanjutnya, busakan shampoo dan diamkan selama 1 menit agar seluruh kandungan shampoo bekerja secara efektif. Terakhir, bilas busa hingga bersih. 

Tips Rambut Sehat dan Lebat Tya #2
Rambut yang berminyak dan lepek justru akan membuat rambut lebih mudah rontok ketika keramas. So, jangan tunggu sampai rambut lepek dan berminyak untuk keramas, terutama untuk teman-teman yang menggunakan hijab. 

Erhair HairGrow Serum

Agar perawatan rambut rontok lebih maksimal, aku mengaplikasikan Erhair HairGrow Serum setelah menggunakan Erhair HairGrow Shampoo. Serum rambut dari Erhair ini mengandung kombinasi bahan  Hair Growth Stimulant untuk membantu mengurangi rambut rontok pada Androgenetic Alopecia. Hasilnya mulai terlihat setelah 7 hari pemakaian lho dan sekaligus merangsang regenerasi rambut. Adanya kandungan vasodilator pada Erhair HairGrow Serum bisa meningkatkan sirkulasi darah pada kulit kepala yang merangsang pertumbuhan rambut baru. 


Erhair HairGrow Serum juga telah teruji secara klinis efektif membantu mengurangi kerontokan rambut dalam 3 minggu* dan meningkatkan pertumbuhan (densitas) rambut dalam 4 minggu* apabila digunakan bersamaan dengan Erhair HairGrow Shampoo. 

*pengujian terhadap pasien AGA (Androgenetic Alopecia) dalam perbandingan dengan placebo dan produk pembanding.

Erhair HairGrow Serum dikemas dalam botol kaca berukuran 8ml. Satu botol serum ini sekaligus jadi dosis pemakaian. Jadi satu botol serum ini digunakan sekali sehari pada kulit kepala yang sudah dibersihkan menggunakan Erhair HairGrow Shampoo. Jangan disisain ya karena memang sudah dosisnya. Oya, serumnya bisa digunakan dalam keadaan kering atau setengah basah. Wanginya juga lembut seperti shampoo-nya.  


Saat mengaplikasikan serum, jangan lupa untuk melakukan pemijatan kulit kepala dengan lembut menggunakan ujung jari tangan dengan gerakan melingkar. Tujuannya agar serum bisa diserap dengan baik oleh kulit kepala. Oya, serum ini mengandung anti iritasi sehingga teman-teman yang memiliki kulit sensitif juga bisa menggunakan tanpa rasa kuatir. 

Tips Rambut Sehat dan Lebat Tya #3:
Jangan gunakan serum pada rambut yang kotor karena serum tidak akan bekerja maksimal. Oya, serum juga tidak perlu dibilas ya.

Hasil Pemakaian Erhair HairGrow Shampoo dan Serum

Tidak terasa aku sudah menggunakan kedua produk Erhair ini selama kurang lebih satu bulan dan dengan bahagia aku bisa bilang rambut rontok aku berkurang. Hore! Jumlah helaian rambut rontok yang tertinggal di ikat rambut dan ketika menyisir yang sebelumnya bisa lebih dari 10 helai, sekarang berkurang jadi 5-7an. Selain itu, rambut juga terasa ringan dan tidak mudah lepek. So happy! Aku akan meneruskan pemakaian kedua produk ini untuk melihat hasil yang lebih signifikan. 

Erha Hair Follicle Activation Therapy 

Bagaimana kalau kerontokan rambut sudah tidak bisa diatasi menggunakan produk OTC (Over The Counter) Erha? Bagi teman-teman yang memiliki masalah AGA (androgenetic alopecia), yaitu kerontokan rambut yang disebabkan oleh faktor genetik dan hormonal bisa melakukan treatment Hair Follicle Activation Therapy di Erha Clinic.  Erha Hair Follicle Activation Therapy merupakan kombinasi Electroporation Needle System (yang menggunakan Auto Microneedle dan electroporation) dan Red Light Therapy

Erha Clinic di Kemang. Kalian bisa ke Erha Clinic untuk berkonsultasi degan tenaga ahli ERHA seputar masalah rambut.

Bagaimana sih cara kerja tindakan ini? Electroporation Needle System secara efektif menghantarkan obat ke dalam kulit kepala hingga ke lapisan dermal dan merangsang jaringan kulit untuk beregenerasi menghasilkan sel kulit yang baru.


Sedangkan Red Light Therapy, adalah low-level light therapy (LLLT) dengan panjang gelombang 633 nm, yang berfungsi sebagai hair growth stimulant, untuk meningkatkan aliran darah sehingga oksigen dan nutrisi terbawa ke folikel rambut dan menstimulasi pertumbuhan rambut.


Kombinasi keduanya secara efektif dapat meningkatkan penetrasi obat atau serum sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan rambut. Rambut sehat dan lebat pun bukan mimpi lagi. Oya, saat ini Erha memiliki penawaran menarik untuk treatment Hair Follicle Activation Therapy ini lho. Kalian bisa lihat lebih lengkapnya di sini ya. 

*** 

Itu dia pengalaman aku menggunakan rangkaian produk Erha Hair Growth Series. Sejauh ini aku sangat puas dengan hasilnya. Untuk teman-teman yang juga punya permasalahan rambut rontok, aku merekomendasikan kalian untuk mencoba Erhair HairGrow Shampoo dan Erhair HairGrow Serum. Perfect hair become real dengan produk Erhair dan Erha Hair Follicle Activation Therapy. 


Jangan lupa juga mampir ke akun media sosial Erha untuk mendapatkan informasi lebih lengkap seputar produk Erhair dan Erha Hair Follicle Activation Therapy. 

Instagram: @erha.dermatology

Website: http://www.erha.co.id/


Salam rambut sehat dan lebat!

Staycation di Hotel Sofyan Cut Meutia dan Jalan-jalan di Monas

Monday, 21 January 2019
Akhirnya setelah sekian lama aku dan sekeluarga bisa staycation! Weekend kemarin kami menginap di Hotel Sofyan Betawi Cut Meutia di kawasan Menteng. Kami sekeluarga bisa staycation berkat voucher hadiah blog competition Jakarta Modest Fashion Week yang diselenggarakan BloggerCrony tahun lalu. Jadi, thank you so much BloggerCrony! Anyway, ini adalah staycation perdana kami sebagai keluarga, jadi jangan tanya bagaimana excited-nya dua bocah ketika tahu mereka akan menginap di hotel. They were in cloud nine!


Sofyan Hotel Cut Meutia ini berada di Jalan Cut Meutia, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Lokasinya sangat strategis karena tepat di pusat kota Jakarta. Kalau teman-teman mau ke hotel ini naik Commuter Line, turun di Stasiun Gondangdia dan dari situ tinggal jalan kaki saja. Dekat banget deh, paling hanya 5 menit berjalan kaki. Jarak tempuh dari hotel ke Monas juga kurang dari 10 menit menggunakan mobil lho. Hotel ini juga cocok untuk mereka yang mau naik kereta ke luar kota karena lokasinya dekat dengan Stasiun Gambir. Satu hal yang paling suamiku suka adalah lokasi hotel yang sangat dekat dengan Masjid Cut Meutia, jaraknya mungkin tidak sampai 30 meter. “Wah, jarang-jarang ketemu hotel yang dekat masjid. Bisa salat berjamaah terus nih,” begitu kurang lebih komentar mas suami. 



Selain lokasinya yang strategis, kelebihan lain dari Sofyan Hotel Cut Meutia ini menggunakan prinsip syariah dalam setiap pelayanan yang diberikan. Mulai dari kebijakan dan peraturan hotel sampai pelayanan hotel menggunakan prinsip syariah ini sehingga tercipta suasana yang ramah, nyaman, dan harmonis untuk setiap tamu yang menginap di Sofyan Hotel. Oya, hotel ini juga sudah mengantongi sertifikasi Halal MUI lho. 

Sebelum datang ke hotel, aku ingin memastikan apakah ruangan hotel tempat kami menginap itu bisa untuk satu keluarga. Soalnya kata ibuku beberapa hotel mengharuskan untuk menambah kasur (extra bed). Alhamdulillah setelah aku menanyakan hal ini via telepon, pihak Hotel Sofyan mengatakan bahwa kami tidak perlu extra bed dan anak-anak bisa ikut sarapan (meskipun kupon sarapan yang kami dapatkan hanya untuk 2 orang saja). Hemat!

Arsitektur Sofyan Hotel Cut Meutia ini kalau dilihat dari luar seperti rumah betawi.  Tidak heran kalau hotel ini juga disebut Hotel Sofyan Betawi. Dari sejak pertama datang, kami disambut dengan ramah oleh staf hotel. Proses check-in pun juga tidak lama. Setelah mengisi data diri, kami pun langsung menuju kamar. Yeay! We were officially staying in a hotel! Tipe kamar yang kami tempati adalah Superior Room di lantai 5.


Hotel Sofyan Cut Meutia terdiri dari 5 lantai dengan 90 kamar. Hotel ini juga sudah dilengkapi dengan lift.  Tipe kamar yang bisa dipilih di hotel ini adalah  Suite room, Executive room, Deluxe room, dan Superior room. Tipe kamar yang kami tempati adalah Superior Room dengan twin bed di lantai 5. Fasilitas yang tersedia di dalam kamar menurut aku sudah lengkap dan sangat mumpuni untuk staycation seperti akses wifi internet, safe deposit box, LCD tv dengan saluran TV dalam dan luar negeri, coffee and tea set maker, dan kulkas kecil.


Biasanya kalau aku menginap di hotel, yang pertama kali aku tengok adalah kamar mandinya. Kamar mandi di Superior room ini ukurannya pas dan terbagi jadi dua area: kering untuk wastafel dan toilet dan basah untuk mandi). Amenities yang disediakan juga mumpuni, dua sikat gigi, sabun, shampoo, dan sisir kecil. Karena kami tahu hotel biasanya menyediakan hanya dua handuk saja, kami membawa handuk ekstra dari rumah untuk anak-anak. Kamar mandi Superior room Hotel Sofyan Cut Meutia ini menggunakan shower. Aku sempat berharap kamar mandi hotel ini akan menggunakan bath tub biar bisa berendam gitu. Ya namanya berharap boleh doong. Hehehe. Hal yang paling menyenangkan dari mandi di hotel adalah tersedia air panas dan dingin. Jadi kalau mau mandi air hangat tinggal putar keran aja, beres #norakbanget


Sekitar pukul 8 malam, kami sekeluarga menggunakan taksi menuju Monas (cuma bayar 10 ribu aja lho dari hotel). Ini dia yang ditunggu-tunggu sama duo bocah, Air Mancur Menari, pertunjukan air mancur yang diiringi lagu-lagu daerah yang diaransemen oleh Addie MS. Air Mancur Menari ini hanya ada di hari Sabtu dan Minggu saja dengan dua kali jam pertunjukan, 19.30 dan 20.30. Lama pertunjukannya sekitar 30 menit. Insyaallah nggak akan bosan karena ada MC yang seru dan selalu mengajak pengunjung berinteraksi. Ini adalah pertama kalinya kami menghabiskan malam minggu di Monas. Ternyata suasana Monas di malam Minggu ramai banget lho!


Sepulangnya dari Monas, kami langsung istirahat karena di hari Minggu pagi kami punya rencana untuk mengunjungi Monas lagi. Nah dua bocah ini tidurnya lasak alias nggak bisa diam, jadi mas suami menggabungkan dua tempat tidur agar kami bisa tidur berempat dengan lega. Suasana ruangan hotel yang nyaman, kasur yang empuk, dan selimut yang hangat membuat anak-anak langsung tidur pulas. 

Pagi hari kami bangun dengan badan yang segar dan langsung menuju ke Potpourri Restaurant untuk menikmati sarapan. Hotel Sofyan Cut Meutia menyediakan sarapan dalam bentuk buffet, jadi ada beragam menu yang bisa dipilih sesuai selera. Kebetulan dua bocah ini lidahnya selera nusantara, jadi sarapan yang mereka minta ya nggak jauh dari nasi goreng dan bubur ayam. Aku sendiri memilih sereal dan omelet dengan secangkir kopi. Sedangkan mas suami sarapan roti panggang dengan olesan selai. Saat sarapan, kami baru ngeh kalau ternyata banyak juga keluarga yang menginap di hotel ini.


Setelah sarapan, kami kembali mengunjungi Monas. Suasana Monas di pagi hari Minggu juga ramai oleh pengunjung, baik yang berolahraga atau yang sekadar jalan-jalan. Sayangnya kami kurang beruntung karena antrian untuk naik ke puncak Monas sudah panjang sekali. Jadi kami memutuskan untuk mengunjungi area Monas yang ada rusa-nya. Sedihnya, kami tidak menjumpai satu pun rusa di area tersebut. Lalu mas suami menyarankan untuk naik City tour bus yang menawarkan tur keliling kota Jakarta. Ketika kami mendatangi bus tersebut, staf bus-nya mengatakan bahwa City tour bus untuk umum baru tersedia jam 12 siang setelah CFD selesai. Duh, ini namanya belum jodoh. Kami pun kembali ke hotel untuk beristirahat sambil menunggu check-out. 

Antrian untuk masuk ke Monas jam 8 pagi udah kaya gini nih.
Nggak ketemu rusa ya udah foto aja di depan kandangnya. 
Ternyata City tour bus ini baru beroperasi jam 12 siang di hari Minggu.
Bersantai sambil menunggu check-out

Tidak terasa staycation kami pun berakhir. Meskipun hanya menginap satu malam saja, kami sekeluarga sangat puas dengan pelayanan di Sofyan Hotel Cut Meutia. Anak-anak pun sudah menagih untuk kembali menginap di sini. Buat teman-teman yang ingin staycation hemat di lokasi strategis, Sofyan Hotel Cut Meutia ini bisa jadi pilihan yang tepat.

Segitu dulu cerita staycation perdana kami. Kalau teman-teman punya rekomendasi hotel yang asyik untuk staycation bersama keluarga dengan harga murah meriah, boleh banget lho share di kolom komentar. 

Sofyan Hotel Cut Meutia


Twitter: @sofyanhotels


Thanks for reading!

Auto Post Signature