Top Social

6 Cara Merawat Baju Batik Agar Awet dan Tidak Mudah Pudar

Monday, 17 September 2018
Baju batik seperti halnya kebaya, merupakan warisan nenek moyang bangsa Indonesia yang hingga saat ini masih dijaga kelestariannya. Sejak Negara Jiran mengklaim bahwa batik adalah budaya mereka, kita yang tadinya kurang mengapresiasi batik akhirnya "terjaga" dan sadar bahwa setiap warisan nenek moyang bangsa ini perlu dijaga dan dilestarikan.


Dunia memang terus berubah begitu juga dengan zaman yang semakin modern. Agar tidak terlihat kuno, batik mendapatkan beberapa sentuhan sehingga bisa menyesuaikan dengan zaman.

Model baju batik modern saat ini sangat beragam. Ada batik untuk pesta, blus, batik Rasya Shanghai, batik model Jepang, batik gamis, dan lain-lain. Berbagai model batik saat ini terlihat lebih modern dan beberapa di antaranya cenderung agak kasual sehingga bisa pakai untuk jalan-jalan.


Tidak hanya desain dan modelnya yang mengalami perkembangan, melainkan cara membatik juga sudah mulai berkembang. Kebanyakan batik modern dibuat dengan metode sablon dan cetak. Walau demikian, metode membatik model lama juga masih dipertahankan hingga saat ini. Batik batik tersebut lebih dikenal dengan nama batik tulis.


Jika kamu membeli model baju batik yang harganya mahal seperti batik tulis yang dibuat secara manual dan terbuat dari bahan-bahan berkualitas seperti sutra, kamu wajib menjaga batik tersebut agar bisa tahan lama dan warnanya tidak mudah pudar. Berikut cara menjaga batik tulis agar tidak mudah rusak:

1. Mencuci secara manual dengan menggunakan tangan

Mencuci dengan menggunakan mesin cuci memang praktis dan hemat waktu. Tapi sayang, mesin cuci membuat pakaian lebih mudah rusak. Jika ingin menjaga keawetan batik yang kamu miliki, sebaiknya cucilah dengan tangan secara manual.

2. Jangan menggunakan deterjen yang terlalu keras

Jika pakaian tersebut tidak kotor atau bernoda, sebaiknya gunakan deterjen ringan untuk mencucinya. Jika perlu, gunakan deterjen sesedikit mungkin agar warna baju batik tidak mudah pudar.

3. Bersihkan hanya pada bagian yang terkena noda

Jika secara tidak sengaja baju batik motor kena noda tertentu, jangan menggunakan deterjen untuk seluruh pakaian. Melainkan, cobalah membersihkan noda tersebut secara khusus menggunakan detergen pada area yang terkena noda saja. Cara ini akan menjaga agar bagian-bagian lain yang tidak perlu terkena deterjen tidak mengalami imbas yang sama, misalnya penurunan kualitas warna dan lain sebagainya.

4. Pisahkan baju batik dengan baju baju berwarna lainnya

Untuk pencucian yang pertama, sebaiknya baju batik dipisahkan dari pakaian-pakaian yang lain. Manfaatnya adalah untuk menghindari agar pakaian lain tidak terkena noda luntur dari baju batik, jika baju batik tersebut luntur. Atau sebaliknya, baju batik tidak akan terkontaminasi oleh warna dari baju lain, jika ada baju lain yang luntur.

5. Sampo ringan juga bisa dimanfaatkan untuk mencuci batik

Shampoo merupakan aditif (bahan pembersih) yang lembut dan ringan sehingga cocok digunakan untuk membersihkan rambut. Tidak hanya bisa membersihkan rambut maupun kulit kepala dari kotoran, melainkan sampai juga bisa dimanfaatkan untuk mencuci baju batik. Mengingat zat aditif yang terkandung di dalam shampoo tidak sekeras detergent pada umumnya, maka hal tersebut sudah cukup bagi kita untuk meyakini bahwa batik akan tetap terjaga warna maupun kualitas bahannya jika dicuci dengan shampoo.

6. Hindari penggunaan softener untuk baju batik.

Softener berfungsi untuk melembutkan pakaian sehingga terasa nyaman saat digunakan. Pada umumnya, softener juga biasanya mengandung pewangi sehingga baju tercium lebih harum. Tapi sayangnya, pelembut pakaian biasanya akan menempel di kain dan menyebabkan serat kain jadi mudah rusak.

***

Itu dia beberapa cara merawat baju batik kamu agar tetap awet dan tidak mudah pudar. Cukup mudah bukan? Baju batik yang dirawat dengan baik tidak hanya mempercantik penampilan kamu, tetapi juga menunjukkan kecintaan kita pada warisan budaya bangsa Indonesia. Jadi tidak usah tunggu hari Jumat untuk pakai baju batik kamu ya. Wear your batik with proud! 

Thanks for reading!

Art in the Montessori Environment bersama Nippon Spot-less Plus

Saturday, 15 September 2018
Art in the Montessori Environment bersama Nippon Spot-less Plus. 



“Mommy, ade Zinan lagi gambar keren nih! Sini deh,”

Aku yang saat itu sedang bekerja di kamar langsung keluar dan langsung disuguhi pemandangan luar biasa. Ternyata adik Zinan menggambar bukan di kertas tetapi di dinding! Aduh, rasanya tuh nano-nano. Mau marah tapi ya namanya juga anak kecil yang sedang mengekspresikan diri lewat karya seni. Mau dipuji tapi kok ya ngenes melihat dinding rumah penuh coretan. Aku yakin banget pasti para moms juga pernah berada di posisi ini kan? 


Anak-anak terutama di usia dini (usia 0-6 tahun) bisa dibilang adalah individu yang unik karena mereka sedang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan dari berbagai aspek, mulai dari aspek fisik, kognitif, sosioemosional, kreativitas, bahasa dan komunikasi. Salah satu cara untuk membantu perkembangan anak adalah dengan cara bermain sambil belajar.

Baca juga: 
Tembok Baru di Hari Lebaran

Minggu lalu, tepatnya pada tanggal 9 September 2018 di Mamain Jakarta Selatan, aku dan adik Zinan mendapatkan kesempatan untuk hadir di acara Nippon Spot-less Plus and ART in the Montessori Environment yang bekerja sama dengan IndonesiaMontessori.com (IMC). Di acara ini aku mendapatkan banyak ilmu baru terutama tentang metode pendekatan Montessori untuk membantu memaksimalkan tumbuh kembang anak. Yang bikin aku happy adalah lokasi acaranya sangat mendukung! Mamain menyediakan ruang bermain untuk anak yang nyaman dan moms tidak perlu kuatir karena anak-anak diawasi dengan baik selama bermain. Mom happy bisa menyimak materi dengan baik, anak pun happy bisa puas bermain. 



Pasti semua sudah tidak asing dengan merek cat Nippon Paint ya. Nippon Paint merupakan perusahaan manufaktur cat pertama dan pelopor industri cat di Jepang. Di Indonesia sendiri, ada banyak variasi Nippon Paint yang bisa ditemukan seperti Vinilex dan Pylox. Sebagai merek cat No.1 di Asia, Nippon Paint memiliki kampanye Rumah Sehat untuk Keluarga Indonesia lewat produk terbarunya yaitu Nippon Spot-less Plus. Kampanye ini ditujukan untuk membantu orangtua menyediakan Rumah Sehat melalui 3 fungsi utama, yaitu:
Bebas kuman
Bebas beraktivitas
Aman bagi kesehatan

Terus apa ya hubungannya antara cat dinding dengan Rumah Sehat? Hasil survey dari 200 orangtua di tahun 2017 menunjukkan bahwa anak-anak menghabiskan waktu 8-20 jam di dalam ruangan setiap harinya! Dan tentu saja area yang dekat dan sering bersinggungan dengan anak-anak adalah dinding ruangan. Tapi coba deh moms ingat, kapan ya terakhir kali kita membersihkan dinding rumah? Berbeda dengan lantai rumah yang biasa kita sapu dan pel setiap harinya, bahkan bisa sampai dua kali dalam sehari, dinding rumah memang sering diabaikan.


Padahal, dinding rumah yang kotor bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri dan kuman. Kebayang nggak sih kalau anak moms lagi belajar berjalan dan menggunakan dinding untuk menopang dirinya terus memegang dinding yang kotor? Hiiiy, bakteri dan kumannya langsung pindah deh. Aku pribadi ketika mendapatkan pertanyaan ini langsung jleb. Iya ya, kapan ya terakhir membersihkan dinding rumah? Bisa dibilang hampir tidak pernah atau mungkin setahun sekali kalau mau renovasi cat dinding rumah.

Mbak Linda, Representatif dari Nippon Paint Indonesia

Menanggapi masalah tersebut dan sebagai bentuk komitmen mendukung tumbuh kembang anak, Nippon Paint meluncurkan produk terbaru mereka yaitu Nippon Spot-less Plus. Mbak Linda, representatif dari Nippon Paint Indonesia menjelaskan 3 keunggulan yang dimiliki Nippon Spot-less Plus: 
  1. Anti Bacterial: adanya teknologi Silver-Ion pada Nippon Spot-less Plus membasmi penyebaran bakteri pada dinding sehingga permukaan dinding aman untuk disentuh anak-anak, terutama balita yang sedang belajar berdiri dan berjalan. Teknologi Silver-Ion ini juga telah lulus uji anti-mikrobial dari SETSCO (Badan riset dan sertifikasi terakreditasi dari Singapura). 
  2. Superior Washability: adanya teknologi Stain Guard sehingga dinding mudah dibersihkan dari noda seperti jus, saus sambal, kopi, dan coretan krayon anak-anak. Selain itu lapisan cat tidak akan rusak setelah 10.000 kali disikat. Anak-anak pun bisa bebas mengekspresikan diri dan berkreasi. 
  3. Low VOC: Cat pada umumnya memiliki bau yang menyengat. Ini dikarenakan cat tersebut mengandung VOC.  Nippon Spot-less Plus bebas bau dan tidak mengandung VOC (Volatile Organic Compound) sehingga seluruh anggota keluarga di rumah bisa bernafas dengan nyaman.
Mbak Linda juga menjelaskan bahwa Nippon Spot-less Plus juga memiliki keunggulan lainnya, yaitu anti-jamur dan telah mendapatkan Green Label Singapore (tersertifikasi ramah lingkungan). Selain itu, Nippon Spot-less Plus tersedia dalam 10.000 pilihan warna sesuai kebutuhan lho yang bisa didapatkan di Nippon Paint Colour Creation Centre di seluruh Indonesia. 

ART in the Montessori Environment

Balik lagi nih ke cerita di awal saat adik Zinan coret-coret dinding rumah. Sebagai orangtua yang resik, aku suka kesal sendiri melihat dinding rumah yang kotor dan melarang anak bermain. Ternyata nih, larangan bermain dan bereksplorasi ini bisa menyebabkan anak mengalami stress dan kegelisahan. Duh, nggak mau dong anak jadi stress dan gelisah hanya karena tidak boleh bermain?

Elvina Lim Kusumo,  pendiri IMC dan penulis seri buku Montessori di Rumah.

Ini juga yang disampaikan oleh Elvina Lim Kusumo, pendiri IMC dan penulis seri buku Montessori di Rumah. Ibu dari dua anak ini menjelaskan bahwa metode Montessori adalah pendekatan dimana anak diajarkan untuk mandiri, memberikan kebebasan untuk bereksplorasi, dan belajar mengoreksi dirinya sendiri dan belajar mengikuti ritme anak. Mom Elvina juga mengatakan bahwa dalam Montessori, orangtua perlu menghargai anak dan keinginannya. 

Seni (art) memiliki banyak manfaat bagi anak usia dini, diantaranya meningkatkan rasa percaya diri, mempercepat perkembangan kognitif anak, sampai mengembangkan pemikiran kritis, kreatif, dan inovatif. Lalu bagaimana mengenalkan seni kepada anak? Agar anak bisa bebas berkreasi dan berkarya, orangtua perlu menyiapkan lingkungan yang nyaman untuk anak. Mom Elvina menyebutnya sebagai ‘The Prepared Environment'. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu disiapkan oleh orangtua untuk mendukung kegiatan seni anak:
  • Siapkan ruangan atau sudut khusus yang kondusif di rumah untuk anak berkegiatan seni. 
  • Siapkan rak kegiatan yang berisi bahan-bahan untuk berkreasi yang bisa diakses dan mudah dijangkau anak sehingga anak bisa mandiri tanpa perlu bantuan orangtua. 
  • Biarkan anak bebas berkegiatan di tempat yang mereka sukai dan dengan gaya mereka selama mereka nyaman.
  • Pajang hasil karya anak, foto, atau lukisan atau gambar yang bisa memancing ide dan kreativitas anak.
  • Siapkan alat seni dengan ukuran yang pas untuk anak. Hal ini bertujuan agar anak terbiasa menggunakan real objects dengan percaya diri. 
  • Siapkan suasana yang nyaman. Ini bisa dilakukan dengan mengecat dinding rumah dengan warna-warna hangat seperti coklat, oranye, dan kuning yang bisa merangsang otak dan membuat anak lebih aktif. 

Nippon Spot-less Plus mendukung tumbuh kembang anak melalui rumah yang sehat.

Selain menyiapkan lingkungan yang mendukung, metode Montessori juga menekankan agar kita mengikuti ritme anak (follow the child) dan berikan kebebasan kepada anak untuk berkreasi. Selain itu, fokus dari kegiatan seni dalam lingkungan Montessori adalah proses bukan hasil. Nah ini dia nih yang kadang orangtua (termasuk aku) suka keceplosan mengomentari hasil karya anak. Padahal yang penting di sini adalah mengapresiasi proses anak dalam menghasilkan karya seni tersebut. Jadi, orangtua sebagai fasilitator perlu memiliki sikap sebagai berikut: 
  • Berikan contoh/demonstrasi suatu teknik dengan sedikit kata. 
  • Pancing anak untuk menjelaskan karyanya. 
  • Gunakan kata deskriptif. 
  • Beri pujian pada proses dan usaha anak dan bukan sekadar ‘bagus’. 
  • Hormati dan hargai karya anak. 

Sekarang adik Zinan bisa bebas eksplorasi dengan Nippon Spot-less Plus.

Dengan melakukan kegiatan seni dalam lingkungan Montessori, anak bisa mengembangkan potensinya secara maksimal. Nah kalau dinding rumah sudah dicat dengan Nippon Spot-less Plus, moms tidak perlu kuatir dan pusing lagi karena dinding rumah bisa dengan mudah dibersihkan. Jadi biarkan anak bebas berkreasi dan eksplorasi, seperti coret-coret dinding rumah karena itu adalah bagian dari pembelajaran. Dinding sehat, keluarga sehat dengan Nippon Spot-less Plus. 


Thanks for reading!

Review THE SKIN Rapha, skincare Korea untuk kulit berjerawat dan berminyak

Wednesday, 12 September 2018
THE SKIN Rapha, skincare Korea untuk kulit berjerawat. Banyaknya produk skincare Korea yang bisa dijumpai di Indonesia menunjukkan bahwa tren kecantikan dari negeri Gingseng ini masih digemari oleh remaja dan wanita Indonesia. Kali ini aku akan mengulas salah satu merek skincare Korea untuk kulit berminyak dan berjerawat, yaitu THE SKIN Rapha.


THE SKIN Rapha merupakan Korean skincare specialized for sensitive skin, jadi memang bahan utamanya menggunakan 12 bahan alami yang memiliki khasiat untuk merawat kulit sensitif. Bahan alami yang ditonjolkan dalam setiap produk THE SKIN Rapha adalah jeruk nipis/limau yang kaya akan vitamin A dan C untuk mencerahkan kulit. Tidak hanya itu, limau juga memiliki kandungan Flavonoid yang bisa menjaga agar kulit tetap kencang dan segar. THE SKIN Rapha menggunakan sains dan teknologi Innovative Formulation untuk mengoptimalkan ke-12 bahan alami tersebut sehingga dihasilkan skincare yang aman, praktis, dan efektif. 

Baca juga: 

Semua produk THE SKIN Rapha memiliki pH asam yang ideal untuk kulit (sekitar 4-6 dalam skala pH meter). Menurut beberapa referensi yang aku baca, kadar pH untuk kulit normal berkisar antara 5 - 5.5. Seberapa penting sih kita tahu kadar pH dari produk skincare yang akan dipakai? Sangat penting! Ini bertujuan agar perawatan kulit dapat bekerja maksimal. Penggunaan skincare dengan kadar pH yang sesuai dengan kulit juga membantu menjaga acid mantle, yaitu lapisan pertama kulit yang berperan dalam melindungi kulit dari kuman, bakteri, dan polusi. Tidak hanya itu saja, acid mantle juga membantu menjaga keseimbangan minyak di wajah dan menjaga agar kulit tetap lembab. 

Kali ini, aku langsung mereview tiga produk unggulan dari THE SKIN Rapha yaitu Lime Oil Cleanser, Citrus Cream, dan Rapha Spot. 

THE SKIN Rapha Lime Oil Cleanser

IDR 270.000
Netto 180ml


Mild make-up remover with lime extract and vegetable oils.
Lime extract with olive oil, sunflower seed oil, and rosehip oil.
Subdued natural scent and freshness.
Deep cleansing effect for perfect revitalization.
BPOM : NA26181204002

Setiap harinya aku selalu menggunakan makeup, entah itu makeup tipis ataupun tebal. Tetapi salah satu kebiasaan buruk aku adalah malas membersihkan makeup di wajah. Biasanya karena aku udah keburu capek dan ngantuk sampai nggak ingat kalau makeup masih menempel di wajah (ini jangan ditiru ya). Makanya aku selalu penasaran banget dengan THE SKIN Rapha Lime Oil Cleanser yang katanya bisa menghapus makeup dengan praktis dan efektif. 

THE SKIN Rapha Lime Oil Cleanser ini dibungkus dalam box dengan kombinasi warna hijau dan putih yang simple. Di setiap sisi box tertera informasi seputar produk seperti ingredients, cara pakai, dan deskripsi produk dalam bahasa Korea. Untung saja THE SKIN Rapha juga mencantumkan informasi singkat dalam bahasa Indonesia yang sangat membantu. Cleanser-nya sendiri dikemas dalam botol pump berwarna hijau segar. Untuk menjaga agar isinya tetap aman, terdapat pengaman pada pump-nya. 

THE SKIN Rapha Lime Oil Cleanser merupakan pembersih wajah berbahan dasar minyak. Wait? Bersihin wajah pakai minyak? Apa nggak tambah kotor wajahnya? Nggak dong, membersihkan wajah dengan oil-based cleanser sudah terbukti efektif mengangkat kotoran di wajah sekaligus merawat wajah. Tahu sendiri kan kadang kalau kita pakai facial wash, kulit terasa seperti kencang dan ketarik? Kalau pakai oil-based cleanser, kulit kita akan tetap terjaga kelembabannya. 

Baca juga: 

Lime Oil Cleanser ini memiliki tekstur yang ringan (hampir seperti air kalau menurut aku). Wanginya juga segar khas jeruk nipis. Anyway, wanginya ini lembut kok jadi kalian tidak perlu kuatir ya. Saat diaplikasikan ke wajah, aku tidak menyangka kalau Lime Oil Cleanser ini bisa dibilang sama sekali tidak lengket lho. Jadi sembari membersihkan makeup, aku juga bisa melakukan pemijatan pada wajah.


Cara pakai Lime Oil Cleanser ini juga mudah. Cukup gunakan 2-3 pump (atau lebih kalau kamu pakai makeup yang cukup tebal) dan langsung aplikasikan ke seluruh wajah sambil dipijat. Setelah itu bilas menggunakan air hangat. 

Hasilnya? Sisa kotoran dan makeup di wajah terangkat semua, termasuk makeup waterproof seperti maskara dan eyeliner. Tidak perlu kuatir menggunakan cleanser ini di area mata karena tidak bikin perih sama sekali. Wajah terasa lembab dan lembut setelah dibilas. Selain itu, kulit juga terlihat lebih cerah dan tidak kusam. Oya, aku sempat membandingkan antara membilas menggunakan air hangat dan air biasa. Menurut aku, kalau pakai air hangat hasilnya terasa lebih bersih dibandingkan air biasa. Tetapi kalau kamu hanya pakai makeup ringan saja, dibilas menggunakan air biasa juga sudah bersih kok.


THE SKIN Rapha Citrus Cream

IDR 250.000
Netto 50ml


Nourishing Cream with moisturizing effect, ideal for oily skin or normal skin.
Natural vitamins and flavonoids from lime, resulting in revitalized skin.
Collagen protects your skin from skin troubles.
BPOM: NA26150101603

THE SKIN Rapha Citrus Cream ini merupakan pelembab yang cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat dengan kandungan utama jeruk nipis. Packagingnya simple dengan box berwarna putih dan informasi seputar produk dalam bahasa Korea. Sedangkan untuk pelembabnya sendiri dikemas dalam botol tube berwarna putih dengan tutup ulir. Di bagian mulut tube-nya ada segel untuk menjamin kualitas produk. 

Saat pertama kali dibuka, wangi jeruk nipis sudah tercium. Tapi wanginya lembut kok. Tekstur pelembabnya sendiri menurut aku cukup creamy dan cepat meresap ketika diaplikasikan ke wajah. Pelembab ini punya oil control yang cukup baik di kulit wajah aku yang berminyak. Satu lagi nih, Citrus Cream ini tidak meninggalkan rasa lengket di kulit.


Beberapa klaim dari THE SKIN Rapha Citrus Cream adalah menyegarkan dan melembabkan kulit, mengurangi kulit kusam, dan meremajakan kulit wajah dan leher. Setelah mencoba selama kurang lebih satu bulan sebagai pelembab pagi, aku merasa memang kulit aku terasa lebih lembut dan wajah terlihat lebih segar (FYI, aku menyemprotkan Lacoco Aloe Vera Soothing Cream sebagai face prep sebelum menggunakan THE SKIN Rapha Citrus Cream ini). 

THE SKIN Rapha - Rapha Spot

Netto 15ml
IDR 300.000


Skin Trouble Solution. Gel-type spot for troubled skin. It contains lime extracts, Vitamin E plus natural Beta Hydroxy Acid (BHA) to keep troubled skin calm and soft.
BPOM: NA26150101587

Rapha Spot ini merupakan spot treatment untuk mengatasi masalah kemerahan pada kulit yang disebabkan oleh iritasi karena jerawat atau cuaca dingin. Dari ketiga produk THE SKIN Rapha, Rapha Spot ini yang punya kemasan paling kecil tapi harganya paling nendang. Tapi masih termasuk wajar sih karena kebanyakan produk spot treatment memang kisaran harganya segitu. Apalagi fungsinya kan memang khusus. 

Rapha Spot ini dikemas dalam botol tube mungil dan memiliki tekstur gel bening. Ketika diaplikasikan ke area wajah yang kemerahan, gel ini langsung meresap ke kulit dan tidak meninggalkan rasa lengket sehingga aku bisa langsung mengaplikasikan makeup (kalau pagi hari). Sama seperti produk THE SKIN Rapha lainnya, aku sudah menggunakan Rapha Spot selama kurang lebih satu bulan. Namun karena kulit aku tidak sedang mengalami kemerahan, aku belum melihat ada perubahan signifikan dari pemakaian produk Rapha Spot ini. Aku masih akan terus menggunakan Rapha Spot sampai habis dan nanti aku akan share ke kalian untuk perubahannya.


Tonton juga review dan seberapa efektifnya Lime Oil Cleanser dalam membersihkan makeup dan sisa kotoran wajah di video berikut ini ya! 


Aku suka THE SKIN Rapha skincare series karena:

Menggunakan 12 bahan alami yang sudah terbukti memiliki manfaat untuk kecantikan kulit. 
Memiliki kadar pH yang sesuai dengan pH kulit wajah, aman untuk kulit sensitif. 
Wangi jeruk nipis yang segar dan lembut, memberikan efek relaksasi. 
Tidak menyebabkan breakout di wajah aku yang berminyak dan acne prone.
Sudah mendapatkan sertifikasi BPOM. Jadi aman ya girls. 

Aku kurang suka THE SKIN Rapha skincare series karena: 

Produk baru bisa didapatkan secara online. 
Harganya terbilang cukup mahal. 

Overall Rating:
8/10


*** 

Bisa dibilang ini pertama kalinya aku mencoba skincare Korea dan alhamdulillah cocok untuk kulit aku tanpa ada drama breakout atau purging. In overall, aku suka dengan rangkaian skincare THE SKIN Rapha yang menggunakan bahan alami dan punya kandungan pH sesuai pH alami kulit. Tapi kalau aku boleh memilih di antara ketiga produk yang aku coba, Lime Oil Cleanser adalah produk favorit aku. Cleanser ini jadi andalan aku ketika aku pulang malam dan sudah capek. Proses membersihkan makeup dari wajah jadi praktis dan hemat waktu. Buat kalian yang sibuk atau yang suka mager bersihin makeup, Lime Oil Cleanser ini patut kalian coba.


Semua produk THE SKIN Rapha ini bisa kalian dapatkan dari Kallala Beauty, online shop yang menjual produk skincare dan makeup berkualitas dari Korea. Jadi kalau kalian tertarik ingin mencoba, langsung aja mampir ke website mereka ya. Oya, Kallala juga sering mengadakan giveaway di Instagram mereka lho. Jadi jangan lupa juga untuk follow akun social media Kallala agar kalian tidak ketinggalan informasi. 

Website: www.kallala.com

IG: @kallala.official


Itu dia review produk Korea THE SKIN Rapha. Adakah dari kalian yang sudah mencoba produk THE SKIN Rapha? Atau mungkin kalian sedang menggunakan produk skincare/makeup lainnya dari Korea? Jangan sungkan untuk share pendapat kalian dan rekomendasi produk korea apa yang menurut kalian aku harus coba. 

Thanks for reading! 

[REVIEW] MINISO Concealer Stick and MINISO Highlight & Contour Stick

Monday, 20 August 2018
Sejak nonton vlog-nya Tasya Farasya dengan MUA Ryan Ogilvy, aku jadi sedikit banyak terobsesi dengan ‘no makeup’ makeup. Selain karena makeup look ini simple dan praktis untuk aku yang orangnya suka buru-buru, no makeup makeup memang membuat wajah terlihat lebih fresh dan muda (berasa lebih muda beberapa tahun gitu lho). Dari hasil menonton vlog dan juga baca-baca review dan tutorial teman-teman beauty blogger dan vlogger lainnya, concealer dan highlighter adalah dua produk yang berperan penting dalam menciptakan no makeup makeup look ini.


Sebetulnya aku sudah punya beberapa highlighter namun dalam bentuk powder. Sedangkan untuk concealer memang aku tuh selalu menunda untuk beli karena aku masih mau membandingkan concealer merek apa yang paling oke. Nah, sekitar bulan Juli kemarin aku sekeluarga main ke salah satu mall di Depok dan mampir ke MINISO Japan. Ternyata MINISO sekarang punya banyak produk makeup lho dan beberapa diantaranya adalah concealer dan highlighter stick. Karena aku tahu produk-produk Miniso, terutama produk kosmetiknya itu cepat habis, tanpa pikir panjang aku langsung beli aja si concealer dan highlighter stick.




Kedua produk ini dibungkus dalam dus plastik transparan dengan keterangan produk yang tercetak di sisi dus seperti deskripsi produk, cara penggunaan, komposisi, manufaktur, dan tentu saja tanggal kadaluarsa. Informasi produknya juga cukup jelas dan ditulis dalam bahasa Inggris yang simple sehingga bahasanya mudah dimengerti.


Desain concealer dan highlighter Miniso ini menurut aku simple. Dan memang kalau aku perhatikan semua produk Miniso itu desainnya simple dan clean jadi terlihat menarik. Kedua produk ini berbentuk stik yang bisa diputar dan bagian bawahnya ada sponge untuk mengaplikasikan produk. Kemasannya sendiri dari bahan plastik tebal dan mudah diputar (tidak seret/macet). Aplikator sponge yang terdapat pada kedua produk ini sebetulnya adalah salah satu alasan aku impulsif langsung beli. Praktis! Sayangnya setelah dicoba di rumah, aplikator sponge-nya sedikit keras dan kurang bouncy sehingga kurang maksimal untuk meratakan produk, baik si concealer maupun highlighter


MINISO Concealer Stick

Effectively Block Defect - Sanitary and convenient. Round end to reach every inch of your face. Soft and nourishing formula to banish dark, shadow, and tired-looking eyes. Blemishes, flaws, and other imperfections are concealed for a flawless and perfect finish.
Net Wt. 0.21oz/6.0g
BPOM: NA11181201767

Kalau dari deskripsi dan gambar di box-nya, MINISO Concealer Stick ini fungsinya lebih untuk under eye concealer. Apalagi concealer stick ini hanya tersedia dalam satu shade saja sehingga mungkin kurang pas kalau dipakai untuk menutupi imperfections seperti flek hitam dan bekas jerawat. Awalnya aku sempat kuatir kalau shade ini akan terlalu terang untuk kulit wajah aku yang mendekati sawo matang, tetapi ternyata setelah di-blend hasilnya oke lho. 

Gimana dengan teksturnya? Menurut aku MINISO Concealer Stick ini punya tekstur yang creamy sehingga mudah untuk di-blend di wajah menggunakan aplikator apapun (jari tangan, beauty blender, sponge, concealer brush). Seperti yang sudah aku tulis sebelumnya, aplikator sponge bawaan dari MINISO Concealer Stick ini sedikit keras sehingga justru mempersulit proses blending. Aku juga sudah coba basahi sponge-nya dengan air, hasilnya lumayan empuk tetapi aku merasa kurang maksimal saja hasil blending-nya. Setelah mencoba beberapa aplikator, menurut aku beauty blender (aku pakai My Bud beauty blender) adalah aplikator yang paling enak dan mudah dengan hasil yang oke. 

Untuk coverage-nya, MINISO Concealer Stick ini punya daya tutup yang baik. Area bawah mata aku terlihat lebih cerah dan otomatis bikin wajah terlihat segar. Sedangkan untuk daya tahannya juga cukup baik, sekitar 4-5 jam pemakaian. Oya, setelah MINISO Concealer Stick ini di-blend, aku langsung baking dengan menggunakan loose powder (aku pakai loose powder Ultima II dan kadang pakai Pond’s BB Powder). Hasilnya, setelah di-baking concealer ini tidak cracky di wajah aku


MINISO Highlight & Contour Stick

Nasal Highlighting - Soft and comfortable. Leaves your face luminous.
Net Wt. 0.21oz/6.0g
BPOM: NA11181201771

Awalnya aku kira produk ini akan berisi contour dan highlighter stick, ternyata setelah dibuka isinya hanya highlighter stick saja. Jadi bisa dibilang ini contouring dalam bentuk highlight alias strobing (???) Menyesal? Tidak juga sih karena memang aku lagi kepingin mencoba highlighter dalam bentuk selain powder. Penamaan produk ini menurut aku bisa menyesatkan karena di kemasan tertulis Highlight & Contour Stick, apalagi kalau di toko MINISO kadang tidak disediakan tester untuk melihat isinya. 

Ketika kemasannya dibuka, wow ternyata warna highlighternya cantik! Warnanya menurut aku seperti warna pearl pinkish (duh maafkan ya aku tuh paling buta kalau soal mendeskripsikan warna). But don’t worry, ketika diaplikasikan warna highlighter ini tidak se-pink yang terlihat di kemasan kok sehingga cocok untuk all skin tones. Yang paling aku suka adalah glitter-nya yang halus dan memberikan efek glowing sehat. 

Tekstur highlighter ini juga creamy sehingga mudah untuk di-blend. Waktu pertama kali pakai MINISO Highlight & Contour Stick ini, aku sempat galau bagaimana mendapatkan hasil yang oke karena kalau diaplikasikan langsung ke wajah, produk ini suka nyeret foundation yang ada di bawahnya. Setelah proses trial-and-error, cara aplikasi yang paling pas untuk aku adalah dengan menggunakan jari tangan. Jadi aku ambil produknya dengan jari tangan lalu diaplikasikan di wajah, setelah itu di-blend menggunakan jari tangan atau beauty blender. Hasilnya suka banget! Healthy glowing!

Swatch kedua produk pada tangan.
Hasilnya setelah di-blend menggunakan beauty blender.

Untuk daya tahannya, MINISO Highlight & Contour Stick ini bisa dibilang tidak terlalu lama, sekitar 2-3 jam. Mungkin karena produknya berbentuk stik ditambah lagi kulit wajah aku tipe berminyak sehingga daya tahannya tidak terlalu lama. Meskipun begitu aku tetap suka karena hasilnya bagus di kulit wajah aku. Kalau aku ingin mendapatkan hasil yang lebih tahan lama, aku biasanya timpa lagi dengan highlighter powder

Berikut ini adalah bagaimana aku mengaplikasikan kedua produk ini untuk makeup natural sehari-hari yang praktis dan cepat. 
  1. Gunakan skincare sesuai jenis kulit. 
  2. Aplikasikan MINISO Concealer Stick pada area bawah mata dan juga di tulang hidung dan dahi, lalu blend menggunakan beauty blender yang sudah dibasahi. 
  3. Baking concealer selama beberapa menit menggunakan loose powder. Sembari menunggu baking, aku bikin alis dan makeup mata (eyeliner dan maskara). 
  4. Aplikasikan cream blush pada pipi. Di sini aku menggunakan Brun Brun Lip Cheek Eye Color shade Exposed (BBLCEC1)
  5. Aplikasikan MINISO Highlight & Contour Stick pada tulang pipi, tulang hidung, dahi, atas bibir (cupid’s bow), dan dagu dan blend menggunakan jari tangan/beauty blender. 
  6. Aplikasikan bedak TWC (aku menggunakan Make Over Perfect Cover Two Way Cake 04 Desert). Untuk hasil yang ringan, aku mengaplikasikan bedak dengan menggunakan buffing brush. 
  7. Terakhir, aplikasikan lipstik favorit. You’re done!

Aku suka MINISO Concealer Stick dan MINISO Highlighter & Contour Stick karena:

Teksturnya creamy dan mudah di-blend. 
Hasil natural dan glowing.
Sudah mendapatkan BPOM, jadi aman ya. 
Mudah dibawa kemana-mana (travel friendly).
Tersedia di semua MINISO store. 

Aku kurang suka MINISO Concealer Stick dan MINISO Highlighter & Contour Stick karena:

Kualitas aplikator sponge yang kurang oke. 
Hanya tersedia dalam satu shade saja. 

Overall Rating:
7.5/10


***

Secara keseluruhan, kedua concealer dan highlighter dari MINISO ini punya kualitas yang baik. Selain itu, bentuknya juga praktis untuk dibawa. Dari segi harga, harga masing-masing produk ini adalah IDR 69.900 dan menurut aku harga ini masih terbilang cukup terjangkau. Namun tentu saja MINISO Concealer Stick dan MINISO Highlighter & Contour Stick ini kalah jauh kalau dibandingkan dengan produk concealer dan highlighter lainnya yang punya lebih banyak pilihan warna dengan harga yang kurang lebih sama. 


Menurut aku, kedua produk makeup MINISO ini cocok untuk kalian yang lagi belajar makeup dan yang kepingin makeup simple dan natural. Apakah kalian sudah pernah mencoba kedua produk MINISO ini? Atau mungkin kalian punya rekomendasi produk makeup MINISO lainnya yang perlu aku coba? Share di kolom komentar ya! 

Thanks for reading! 

[REVIEW] Lacoco Aloe Vera Soothing Mist dan Lacoco Hydrating Divine Essence

Friday, 17 August 2018
Belakangan ini semakin banyak brand lokal Indonesia yang mengeluarkan produk perawatan kulit wajah alias skincare. Tentu dengan beragamnya produk skincare terutama skincare lokal, kita juga harus cermat  dan bijak dalam memilih produk yang baik dan sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit wajah. Kali ini, Tya akan mengulas dua produk skincare dari Lacoco en Nature, yaitu Lacoco Aloe Vera Soothing Mist dan Lacoco Hydrating Divine Essence.


Awalnya aku tidak percaya kalau Lacoco en Nature ini merupakan brand asli Indonesia karena kemasannya terlihat elegan dan tidak kalah dengan brand terkenal dari luar negeri. Tetapi ini betul lho, Lacoco en Nature memang merupakan brand lokal yang berbasis di Jogjakarta. Brand yang menyediakan berbagai produk kecantikan dengan bahan-bahan terbaik dari alam ini didirikan pada tahun 2017. Nama Lacoco sendiri diambil dari kata coconut (kelapa) yang punya filosofi “sebatang pohon untuk segala manfaat".



Kebetulan beberapa teman blogger ada yang sudah mencoba produk Lacoco dan puas dengan hasilnya sehingga aku semakin penasaran untuk mencoba. Dari sekian banyak produk Lacoco (kalian bisa cek produk lengkapnya di website Lacoco di sini), aku memutuskan untuk mencoba dua produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit aku yaitu Lacoco Aloe Vera Soothing Mist dan Lacoco Hydrating Divine Essence. 

Lacoco Aloe Vera Soothing Mist

 Nett. 100ml
IDR 250.000


Berbagai manfaat dalam satu produk. Bisa digunakan sebagai pembersih, toner, dan juga eksfoliator. Kandungan AHA & BHA akan membersihkan kulit dan mengangkat sel kulit mati sehingga kulit menjadi lebih cerah dan lembut. Mengandung lidah buaya untuk menjaga kelembaban kulit, serta sebagai agen anti inflamasi untuk menenangkan kulit. Dilengkapi dengan ekstrak bunga camelia dan magnolia untuk memberi sensasi segar pada kulit.
INGREDIENTS
Water, Glycerin, Butylene Glycol, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Lavandula Angustifolia (Lavender) Extract, Jeju Lava Seawater, Portulaca Oleracea Extract, Salix Alba (Willow) Bark Extract, 1,2-Hexandiol, Phenoxyethanol, Lactic Acid, Polyglutamic Acid, Tetrasodium EDTA, Ethylhexylglycerin, Brassica Campestris (Rapeseed) Flower Extract, Camellia Japonica Flower Extract, Centaurea Cyanus Flower Extract, Cosmos Sulphureus Flower Extract, Magnolia Kobus Flower Extract, Narcissus Pesudo-Narcissus (Daffodil) Flower Extract, Rosa Hybrid Flower Extract, Decyl Glucoside 

Packaging box Lacoco Aloe Vera Soothing Mist ini menurut aku punya desain yang simple dan elegan. Seperti yang aku bilang sebelumnya, kemasannya sama kecenya dengan brand skincare luar. Seriusan deh. Pada sisi box kita akan mendapati informasi seputar produk seperti deskripsi produk, cara pakai, komposisi, manufaktur, tanggal produksi sampai tanggal kadaluarsa. Face mist-nya sendiri dikemas dalam botol plastik tebal transparan dengan warna rose gold yang mewah. Pada botolnya juga tercetak informasi seputar produk (meski tidak selengkap pada box).


Salah satu alasan utama kenapa aku tertarik mencoba soothing mist dari Lacoco en Nature ini adalah klaimnya yang mengatakan bahwa produk ini multifungsi, yaitu bisa digunakan sebagai toner, moisturizer, eskfoliator, cleanser, sampai jadi setting spray. Kok bisa ya satu produk punya banyak fungsi? Ternyata rahasianya ada pada kandungan utama Lacoco Aloe Vera Soothing Mist ini, yaitu:
  • Aloe vera berfungsi untuk melembapkan dan menenangkan kulit serta mencegah iritasi pada kulit. Selain itu kandungan aloe vera juga mencegah munculnya tanda penuaan seperti garis halus dan keriput.
  • Willow bark berperan dalam membersihkan dan eksfoliasi sehingga kulit menjadi lebih bersih dan bercahaya. Eksfoliasi ini juga membantu menghilangkan komedo, mencegah jerawat, menghaluskan kulit, dan mempercepat regenerasi sel.
  • Purslane atau yang biasa disebut krokot berfungsi untuk merejuvenasi kulit dan membantu mencerahkan kulit.
  • Jeju oreum flower complex adalah gabungan tujuh jenis bunga (Camelia, Magnolia, Centaurea, Canola, Narcissus, Cosmos, Rose) khas Pulau Jeju, Korea, yang memiliki berbagai manfaat. Beberapa manfaatnya adalah melembapkan, menenangkan, merawat pori-pori, mencegah minyak berlebih, dan memberikan efek segar pada wajah.
  • Jeju Lava Sea Water bermanfaat untuk mencegah penuaan dini pada kulit. 
Karena memang Lacoco Aloe Vera Soothing Mist ini menggunakan bahan-bahan alami, aku hampir tidak mencium wangi apapun dari soothing mist ini lho. Kalaupun ada itu sangat samar. Nozzle spray-nya juga berfungsi dengan baik dan bisa menyemprotkan produk secara merata ke seluruh wajah. Nah, soal klaim multifungsinya aku akan jelaskan satu persatu berdasarkan pengalaman aku mencoba produk ini selama kurang lebih satu bulan.

  • Toner: Aku menggunakan Lacoco Aloe Vera Soothing Mist ini setelah membersihkan wajah dengan facial wash. Biasanya aku cukup menyemprotkan 2-3x lalu aku tepuk-tepuk hingga produknya meresap. Setelah itu, aku menggunakan Lacoco Hydrating Essence. Efek yang aku rasakan adalah essence lebih cepat meresap dan efektif melembabkan kulit. 
  • Moisturizer: Biasanya aku menggunakan Lacoco Aloe Vera Soothing Mist sebagai pelembab kalau aku lagi buru-buru atau udah capek kerja dan pingin cepat tidur. Jadi setelah membersihkan wajah, aku langsung semprotkan ke wajah, tunggu sampai meresap, terus tidur deh atau timpa langsung dengan sunblock dan makeup. Sebagai moisturizer, Lacoco Aloe Vera Soothing Mist ini cukup baik dalam melembabkan kulit. Bisa jadi juga karena faktor jenis kulit wajah aku yang berminyak. 
  • Cleanser Nah ini yang paling bikin penasaran. Setelah beberapa kali trial and error, Lacoco Aloe Vera Soothing Mist ini memang bisa membersihkan makeup dan kotoran di wajah dengan baik. Namun perlu diperhatikan kalau makeup yang dipakai adalah light coverage makeup ya (bedak, alis, lipstik). Jadi kalau kamu pakai medium-full coverage dan makeup mata seperti maskara tentu saja produk ini kurang efektif. Cara membersihkannya adalah dengan menyemprotkan produk pada kapas lalu usapkan pada wajah. Wajah bersih dan lembab dalam satu langkah. 

Lacoco Hydrating Divine Essence

Nett. 100ml
IDR 250.000


Memberikan perawatan terbaik untuk wajah. Melembabkan dan mencerahkan dalam satu waktu. Melazero sebagai bahan aktif telah teruji secara klinis dapat mencerahkan wajah tanpa membuat iritasi. Dilengkapi dengan vitagen (derivative dari vitamin C) sebagai antioxidant yang bermanfaat sebagai anti aging. 
INGREDIENTS
Water, Glycerin, Butylene Glycol, Triethanolamine, Arisaema Amurense Extract, Carbomer, Aminopropyl Ascorbyl Phosphate, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Polyglutamic Acid, Phenoxyethanol, Decyl Glucoside, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, CI 77891, Fragrance, Tetrasodium EDTA, Ethylhexylglycerin, 1,2-Hexandiol 

Kebetulan salah satu produk skincare yang aku pakai bersifat acid dan aku dapat saran dari beberapa teman untuk mengombinasikan skincare aku dengan produk yang bersifat hydrating agar kulit aku tetap terjaga kelembapannya. Dari kandungan utamanya, Lacoco Hydrating Divine Essence ini adalah produk essence yang pas untuk kebutuhan kulit aku.

Essence ini dibungkus dalam box dengan desain simple dan elegan. Selain itu, semua informasi seputar produk tertulis dengan jelas di tiap sisi box. Essence-nya sendiri dikemas dalam botol airless pump dengan warna rose gold yang mewah. Lagi-lagi, nggak nyangka deh kalau ini produk lokal dari Indonesia. Tampilannya super sophisticated! Menurut aku penggunaan botol airless pump itu bagus untuk produk essence karena sistemnya membuat tidak ada udara di dalam botol sehingga kualitas produk tetap terjaga dan steril.


Tekstur Lacoco Hydrating Divine Essence ini creamy dan mudah meresap ke dalam kulit. Efek melembapkannya juga langsung terasa begitu essence ini diaplikasikan ke wajah. Aku rasa ini berkat kandungan utama aloe vera yang ada pada Lacoco Hydrating Divine Essence. Kalau dari daftar komposisinya, ada kandungan fragrance pada essence ini tetapi wanginya benar-benar soft kok. Jadi aku sama sekali tidak merasa terganggu. Justru wanginya bikin rileks.


Bagaimana dengan klaimnya? Aku sudah mencoba Lacoco Hydrating Divine Essence selama satu bulan lebih dan aku merasakan perubahan yang cukup signifikan pada kulit wajah aku. Kulit wajah jadi terasa lebih lembab dan halus (aku rasa ini juga berkat kombinasi dari penggunaan Lacoco Soothing Aloe Vera Mist). Sedangkan untuk efek mencerahkan wajahnya, aku tidak terlalu memperhatikan sih karena memang aku tidak terobsesi ingin punya kulit wajah yang cerah. Kalau untuk bekas jerawat dan flek hitam, menurut aku jangka waktu satu bulan belum bisa untuk melihat hasilnya. Jadi we’ll see what happens in the next few months ya. 

Aku suka produk Lacoco en Nature karena:

Great packaging. 
Menggunakan bahan alami sehingga aman untuk semua jenis kulit.
Semua produknya bebas paraben dan sulfate.
Sudah mendapatkan sertifikasi cruelty free oleh PETA (tidak pernah dan tidak akan melakukan pengujian pada hewan).
Sudah mendapatkan sertifikasi BPOM.
Efek melembabkan langsung terasa setelah pemakaian.

Aku kurang suka produk Lacoco en Nature karena:

Harganya lumayan mahal untuk ukuran produk lokal (mungkin karena bahannya premium semua ya).
Baru tersedia secara online di market place (Shopee dan Tokopedia) dan distributor resmi. 

Overall Rating:
8/10


***

In overall, aku puas dengan performa kedua produk Lacoco en Nature yang aku coba ini. Alhamdulillah kulit aku yang acne prone dan berminyak ini cocok dan tidak ada masalah ketika aku kombinasikan dengan skincare aku yang lain. Mengenai harga, aku sih berharap harganya bisa lebih bersahabat dengan dompet aku (maklum eike emak dengan dua anak). Tetapi aku ngerti banget kok harganya memang sesuai dengan kualitas produknya. Apalagi packagingnya memang kece.


Aku belum terpikir untuk repurchase kedua produk Lacoco en Nature ini, tetapi aku kepingin banget mencoba produk Amazonian Charcoal Glow Mask yang katanya bagus untuk mereka yang memiliki jenis kulit berminyak dan berjerawat. So this product is definitely on my makeup wishlist.

How about you, friends? Adakah teman-teman yang sudah mencoba produk Lacoco en Nature ini? Bagaimana pendapat kalian? Atau mungkin ada teman-teman yang tertarik untuk mencoba? Share pendapat kalian di kolom komentar di bawah ini ya! 

Instagram: @lacoco.id

Website: Lacoco en Nature


Thanks for reading! 

Auto Post Signature