Top Social

Alasan Bergabung di Blogger Perempuan Network - BPN 30 Day Blog Challenge (Day 4)

Friday, 23 November 2018
Meskipun aku sudah ngeblog sejak tahun 2009, aku baru bergabung dengan komunitas blogging sekitaran tahun 2015. Waktu itu (2009 - 2015), kegiatan menulis blog hanyalah sekadar menulis tanpa ada tujuan. Kalau ada yang baca ya alhamdulillah, kalau nggak ada view-nya pun aku cuek aja. Memang saat itu aku menjadikan blog sebagai buku harian online (walaupun nulisnya nggak setiap hari). Tema tulisan random dan gaya menulis pun kaya cabe-cabean. 


Di tahun 2012 ada satu kejadian yang menjadi titik balik aku untuk menggeluti kegiatan menulis blog dengan serius. Yang udah baca tulisan aku untuk BPN 30 Day Blog Challenge Day 1 pasti tahu deh apa kejadiannya. Eh? Belum baca? Langsung lah cuss klik tulisannya biar nyambung ceritanya. 

Baca juga: 

Sebagai seorang blogger newbie, aku ini macam orang yang tidak punya peta dan tersesat di dunia blogging. Istilah SEO (Search Engine Optimization), DA (Domain Authority), PA (Page Authority), Google Analytics, page views, bounce rate, dan keywords layaknya bahasa asing yang sulit dipahami. Mana aku tahu kalau semua istilah itu sangat mempengaruhi kualitas sebuah blog? Jangankan itu, menulis yang baik dan benar aja aku belum khatam. 

Sadar kalau aku tuh tidak punya ilmu apapun tentang blogging, aku mulai mencari wadah yang bisa membantu mengembangkan diri aku dan juga blog Talkative Tya. Aku masih ingat saat itu ada seorang teman di dunia maya yang menyarankan aku untuk bergabung dengan BP (Blogger Perempuan). Kata dia, komunitas blogging ini ngemong  (baca: menjaga dan mendukung) member-nya. Selain itu, karena semua anggotanya adalah perempuan tentu saja urusan sharing atau curhat jadi lebih nyaman. Betah deh di sini. 


Ada beberapa alasan kenapa aku bergabung di Blogger Perempuan Network:

1. Mengasah ilmu blogging

Sejak gabung dengan BPN, aku jadi paham istilah-istilah bahasa Mars yang aku sebutkan sebelumnya. BPN tidak pernah pelit dalam membagikan ilmunya dan ini berlaku tidak hanya untuk para pejabat tinggi BPN tetapi juga member. Salah satu hal yang aku cinta dari komunitas ini adalah member-nya saling mendukung dan membantu baik lewat media sosial maupun ketika bertemu langsung. 

Bangga dong pernah jadi nara sumber untuk #BPTalk di tahun 2017

2. Menambah pengetahuan

Berapa banyak niche blog yang kalian tahu? Travel, beauty, lifestyle, food, parenting, dan masih banyak lagi. Di Blogger Perempuan Network, aku berkenalan dengan berbagai niche blog dengan beragam gaya penulisan. Pokoknya segala ada deh. Dari blogwalking dan membaca tulisan teman-teman anggota BP, pengetahuan aku pun bertambah. Misalnya saja ketika aku udah mati gaya menghadapi tantrum anak, ndilalah ketemu postingan salah satu anggota BP yang membahas masalah ini. Klop banget! Atau ketika aku lagi cari informasi tentang tempat makan yang asyik di salah satu area, aku bisa mampir ke blog teman-teman travel blogger dan food blogger dan mencari informasi di sana. 

3. Memperluas networking

Aku bersyukur bisa mengenal Blogger Perempuan. Dari komunitas ini aku bisa punya banyak teman dari seluruh Indonesia dan bahkan beberapa diantaranya sudah seperti kakak/adik perempuan sendiri. Dua tahun yang lalu (kalau nggak salah) BP punya program Arisan Link dan di situ aku dan beberapa blogger lainnya masuk ke dalam satu grup. Meskipun arisannya sudah bubar, grup yang dibentuk BP ini tidak bubar dong. Kami tetap komunikasi dan berbagi banyak hal. Segala topik dibahas di grup ini. BPN juga cukup sering mengadakan event offline dan dari event itulah aku kenal banyak teman-teman blogger lainnya. Oya, dari networking ini juga aku bisa kenal sama orang-orang yang membantu mempercantik blog Talkative Tya lho. Salah satunya adalah mbak Ria Kurniasih, pemilik blog Mom’s Odell yang bantu bikin template blog ini. 

Baca juga: 

4. Menambah penghasilan  

Aku tidak pernah menyangka kalau dari ngeblog aku bisa mendapatkan uang tambahan. Ini sih yang bikin terharu juga. Apalagi di saat kondisi keuangan keluarga sedang tidak stabil seperti sekarang, invoice yang cair itu bagaikan mata air di Gurun Sahara. Banyak perusahaan yang bekerja sama dengan Blogger Perempuan untuk memperkenalkan perusahaan dan produk/jasa mereka. Di sinilah letak simbiosis mutualisme-nya. BPN mengajak anggotanya untuk membantu. 

Apakah selalu dibayar dengan uang? Oh tentu tidak, Ferguso. Meskipun begitu, BPN selalu berusaha adil dan memberikan penawaran yang baik kepada anggotanya. Tinggal kitanya aja mau apa nggak. Beberapa kali aku mendapatkan komentar tentang kegiatan blogging yang aku jalani ini, “Enak ya jadi blogger dibayar.” Again, it’s not always about the money sister! Tujuan utama ngeblog bagi aku adalah untuk berbagi pengalaman. Kalaupun memang mendapatkan penghasilan dari berbagi pengalaman, itu adalah berkah yang harus disyukuri. 


I can proudly say that my decision to join BP was one of the best decision I’ve made in my life.  Tidak terasa sudah 3 tahun aku bergabung dengan Blogger Perempuan Network dan entah sudah berapa banyak BP membantu aku dalam berbagai hal. Buat kalian yang juga baru mulai ngeblog atau mungkin yang sudah ngeblog dan ingin mengembangkan blog kalian, Blogger Perempuan Network is the place. 

Jadi, sudah gabung di Blogger Perempuan Network belum? 
Post Comment
Post a Comment

Hai! Terima kasih banyak sudah membaca postingan ini. Jangan sungkan menuliskan komentar di bawah ini ya. Komentar, masukan, dan kritik kalian sangat berarti untuk aku. Oya, please jangan masukkan link hidup di komen ya. Semua komentar dengan link hidup akan langsung di-delete.

Have a nice day!

Auto Post Signature