Top Social

Showing posts with label Blogger Perempuan. Show all posts
Showing posts with label Blogger Perempuan. Show all posts

Kenapa aku menulis blog? - BPN 30 Day Blog Challenge (Day 1)

Tuesday, 20 November 2018
Jadi ceritanya kemarin pagi aku dapat informasi dari salah satu grup blogger di WhatsApp kalau Blogger Perempuan sedang mengadakan blog challenge. Tujuannya sungguh mulia, kawan, yaitu biar traffic blog di menjelang akhir tahun ini bisa meningkat sehingga tercapailah target traffic sesuai harapan. Bagi aku, ini bagaikan tamparan di kedua pipi (plak plak) karena memang tahun ini semangat ngeblog bisa dibilang menurun drastis. Aku nggak akan tulis alasannya karena pasti alasannya udah basi. Hehehe. 


Anyway, tamparan yang cukup keras dan sakit ini membuat aku jadi semangat untuk ikut BPN 30 Day Blog Challenge. Apalagi pas lihat topiknya ternyata pas sama niche blog aku, yaitu beauty dan lifestyle. Jadi, dengan resmi aku akan memulai challenge ini dengan topik pertama: Kenapa menulis blog?


Kapan kecintaan menulis itu muncul?

Dari sejak kecil aku sudah dekat dengan kegiatan membaca dan menulis. Big thanks to my mom and dad. Mereka berdua adalah orang yang selalu mendorong aku dan kedua adikku untuk suka membaca dan menulis. Latar belakang daddy sebagai seorang dosen di UI (saat ini beliau sudah pensiun) sedikit banyak mempengaruhi kesukaan aku pada membaca dan menulis. Entah sudah berapa banyak uang saku yang aku dapatkan dari membantu beliau mengoreksi ujian mahasiswa. Dari kegiatan mengoreksi ujian ini, aku jadi ikut-ikutan belajar mata kuliah yang diuji. 

Kenangan lain yang tidak terlupakan adalah menghadiri pameran buku setiap tahun. Aku dan kedua adikku bebas memilih buku apa saja tanpa ada batas anggaran. Rumah kami penuh dengan buku. Bahkan di rumah kami ada satu ruangan yang isinya hanya buku dari lantai hingga ke plafon.

Sebelum menulis blog

Di tahun 2005, aku mulai bergabung dengan komunitas sastra. Komunitas menulis yang pertama kali aku ikuti adalah kemudian.com. Di komunitas inilah aku menulis banyak puisi dan akhirnya kenal dengan penulis-penulis lainnya. Dari komunitas menulis online ini, aku mulai rajin posting puisi aku di Facebook notes dan ikut dalam kegiatan seni. Salah satu tempat yang cukup sering aku kunjungi (dan pernah tampil baca puisi juga) adalah Wapres (Warung Apresiasi Sastra) Bulungan. Waktu itu, aku dan teman-teman penulis berkumpul dan berdiskusi banyak tentang sastra dan kepenulisan. 

Menikah dan blog

Aku masih aktif ikut dalam beberapa komunitas sastra sampai menjelang aku menikah di bulan Oktober 2009. Setelah menikah, aku merasa kurang nyaman lagi ikut kegiatan di komunitas karena biasanya kegiatan tersebut diadakan di Jakarta dan sampai larut malam. Rasanya tak pantas aja meninggalkan suami  sampai tengah malam hanya untuk diskusi. Tetapi gimana ya? Aku kan tetap butuh outlet untuk menyalurkan hobi menulis aku. Long story short, I decided to continue my writings on a blog. 

Blog Talkativetya.com pada awalnya hanya berisi curhatan tidak jelas dalam bahasa Inggris (sok banget nulis pakai bahasa Inggris, hehehe) dan puisi-puisi aku yang sebelumnya ada di Facebook notes. Saat itu aku belum punya visi akan dibawa ke mana blog ini. Pokoknya asal nulis dan nulis asal aja (makanya nggak ada yang baca). 

Talkativetya dan niche Beauty

Tidak pernah terbayang sebelumnya kalau seorang Tya yang tomboi akan punya beauty blog. Semua ini berawal ketika aku menjadi pengajar bahasa Inggris di salah satu lembaga hukum negara. Saat itu, aku mengajar corporate class dengan dandanan super cuek (namanya juga tomboi). Jangankan ber-makeup, pakai baju aja kadang ngasal. Tapi kok rasanya nggak profesional ya mengajar bapak-bapak pejabat tapi nggak rapi? Terus aku mulai deh coba-coba pakai makeup (ingat banget dulu pertama kali coba pakai eyeliner cair dan lipstik ya pas mengajar di MK)

Namanya juga baru belajar makeup, tidak kenal sosmed dan Youtube, tentu saja makeup aku jauh dari sempurna. Aku tidak akan pernah lupa hari itu ketika aku mencoba pakai eyeshadow untuk pertama kalinya (FYI, aku pakai eyeshadow dari Inez) dan dikomentari oleh salah satu pengajar, “Tya, kamu itu udah cantik jadi nggak usah pakai makeup deh soalnya makeup kamu jelek.” Jedeer! Berasa disambar petir di siang bolong pas dengar komentar itu (waktu itu emang siang hari sih). Tidak usah ditanya, tentu saja aku sedih dan malu. Tetapi justru kejadian itulah yang menjadi penyemangat aku untuk belajar makeup dan menuliskan pengalaman aku ber-makeup di blog. So I came to decision on niche beauty at the end of 2012.

***

Kenapa menulis blog? Sejauh ini hanya blog yang memberikan kebebasan bagi aku untuk menulis. Aku belajar mengenal diri aku sendiri dan menemukan gaya menulis yang Tya banget. Kalau ditanya apakah aku akan berhenti menulis di blog? I will definitely say no I won’t stop. Meskipun nanti aku sudah tidak fokus di niche beauty ini, rasanya aku akan tetap menulis di blog. Entah itu menulis tentang kegiatan sehari-hari, anak-anak, bahasa Inggris, atau topik lainnya yang saat ini mungkin tidak terpikirkan. 

Keep blogging!

#bloggerperempuan 
#BPN30dayChallenge2018

[REVIEW] Lacoco Aloe Vera Soothing Mist dan Lacoco Hydrating Divine Essence

Friday, 17 August 2018
Belakangan ini semakin banyak brand lokal Indonesia yang mengeluarkan produk perawatan kulit wajah alias skincare. Tentu dengan beragamnya produk skincare terutama skincare lokal, kita juga harus cermat  dan bijak dalam memilih produk yang baik dan sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit wajah. Kali ini, Tya akan mengulas dua produk skincare dari Lacoco en Nature, yaitu Lacoco Aloe Vera Soothing Mist dan Lacoco Hydrating Divine Essence.


Awalnya aku tidak percaya kalau Lacoco en Nature ini merupakan brand asli Indonesia karena kemasannya terlihat elegan dan tidak kalah dengan brand terkenal dari luar negeri. Tetapi ini betul lho, Lacoco en Nature memang merupakan brand lokal yang berbasis di Jogjakarta. Brand yang menyediakan berbagai produk kecantikan dengan bahan-bahan terbaik dari alam ini didirikan pada tahun 2017. Nama Lacoco sendiri diambil dari kata coconut (kelapa) yang punya filosofi “sebatang pohon untuk segala manfaat".



Kebetulan beberapa teman blogger ada yang sudah mencoba produk Lacoco dan puas dengan hasilnya sehingga aku semakin penasaran untuk mencoba. Dari sekian banyak produk Lacoco (kalian bisa cek produk lengkapnya di website Lacoco di sini), aku memutuskan untuk mencoba dua produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit aku yaitu Lacoco Aloe Vera Soothing Mist dan Lacoco Hydrating Divine Essence. 

Lacoco Aloe Vera Soothing Mist

 Nett. 100ml
IDR 250.000


Berbagai manfaat dalam satu produk. Bisa digunakan sebagai pembersih, toner, dan juga eksfoliator. Kandungan AHA & BHA akan membersihkan kulit dan mengangkat sel kulit mati sehingga kulit menjadi lebih cerah dan lembut. Mengandung lidah buaya untuk menjaga kelembaban kulit, serta sebagai agen anti inflamasi untuk menenangkan kulit. Dilengkapi dengan ekstrak bunga camelia dan magnolia untuk memberi sensasi segar pada kulit.
INGREDIENTS
Water, Glycerin, Butylene Glycol, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Lavandula Angustifolia (Lavender) Extract, Jeju Lava Seawater, Portulaca Oleracea Extract, Salix Alba (Willow) Bark Extract, 1,2-Hexandiol, Phenoxyethanol, Lactic Acid, Polyglutamic Acid, Tetrasodium EDTA, Ethylhexylglycerin, Brassica Campestris (Rapeseed) Flower Extract, Camellia Japonica Flower Extract, Centaurea Cyanus Flower Extract, Cosmos Sulphureus Flower Extract, Magnolia Kobus Flower Extract, Narcissus Pesudo-Narcissus (Daffodil) Flower Extract, Rosa Hybrid Flower Extract, Decyl Glucoside 

Packaging box Lacoco Aloe Vera Soothing Mist ini menurut aku punya desain yang simple dan elegan. Seperti yang aku bilang sebelumnya, kemasannya sama kecenya dengan brand skincare luar. Seriusan deh. Pada sisi box kita akan mendapati informasi seputar produk seperti deskripsi produk, cara pakai, komposisi, manufaktur, tanggal produksi sampai tanggal kadaluarsa. Face mist-nya sendiri dikemas dalam botol plastik tebal transparan dengan warna rose gold yang mewah. Pada botolnya juga tercetak informasi seputar produk (meski tidak selengkap pada box).


Salah satu alasan utama kenapa aku tertarik mencoba soothing mist dari Lacoco en Nature ini adalah klaimnya yang mengatakan bahwa produk ini multifungsi, yaitu bisa digunakan sebagai toner, moisturizer, eskfoliator, cleanser, sampai jadi setting spray. Kok bisa ya satu produk punya banyak fungsi? Ternyata rahasianya ada pada kandungan utama Lacoco Aloe Vera Soothing Mist ini, yaitu:
  • Aloe vera berfungsi untuk melembapkan dan menenangkan kulit serta mencegah iritasi pada kulit. Selain itu kandungan aloe vera juga mencegah munculnya tanda penuaan seperti garis halus dan keriput.
  • Willow bark berperan dalam membersihkan dan eksfoliasi sehingga kulit menjadi lebih bersih dan bercahaya. Eksfoliasi ini juga membantu menghilangkan komedo, mencegah jerawat, menghaluskan kulit, dan mempercepat regenerasi sel.
  • Purslane atau yang biasa disebut krokot berfungsi untuk merejuvenasi kulit dan membantu mencerahkan kulit.
  • Jeju oreum flower complex adalah gabungan tujuh jenis bunga (Camelia, Magnolia, Centaurea, Canola, Narcissus, Cosmos, Rose) khas Pulau Jeju, Korea, yang memiliki berbagai manfaat. Beberapa manfaatnya adalah melembapkan, menenangkan, merawat pori-pori, mencegah minyak berlebih, dan memberikan efek segar pada wajah.
  • Jeju Lava Sea Water bermanfaat untuk mencegah penuaan dini pada kulit. 
Karena memang Lacoco Aloe Vera Soothing Mist ini menggunakan bahan-bahan alami, aku hampir tidak mencium wangi apapun dari soothing mist ini lho. Kalaupun ada itu sangat samar. Nozzle spray-nya juga berfungsi dengan baik dan bisa menyemprotkan produk secara merata ke seluruh wajah. Nah, soal klaim multifungsinya aku akan jelaskan satu persatu berdasarkan pengalaman aku mencoba produk ini selama kurang lebih satu bulan.

  • Toner: Aku menggunakan Lacoco Aloe Vera Soothing Mist ini setelah membersihkan wajah dengan facial wash. Biasanya aku cukup menyemprotkan 2-3x lalu aku tepuk-tepuk hingga produknya meresap. Setelah itu, aku menggunakan Lacoco Hydrating Essence. Efek yang aku rasakan adalah essence lebih cepat meresap dan efektif melembabkan kulit. 
  • Moisturizer: Biasanya aku menggunakan Lacoco Aloe Vera Soothing Mist sebagai pelembab kalau aku lagi buru-buru atau udah capek kerja dan pingin cepat tidur. Jadi setelah membersihkan wajah, aku langsung semprotkan ke wajah, tunggu sampai meresap, terus tidur deh atau timpa langsung dengan sunblock dan makeup. Sebagai moisturizer, Lacoco Aloe Vera Soothing Mist ini cukup baik dalam melembabkan kulit. Bisa jadi juga karena faktor jenis kulit wajah aku yang berminyak. 
  • Cleanser Nah ini yang paling bikin penasaran. Setelah beberapa kali trial and error, Lacoco Aloe Vera Soothing Mist ini memang bisa membersihkan makeup dan kotoran di wajah dengan baik. Namun perlu diperhatikan kalau makeup yang dipakai adalah light coverage makeup ya (bedak, alis, lipstik). Jadi kalau kamu pakai medium-full coverage dan makeup mata seperti maskara tentu saja produk ini kurang efektif. Cara membersihkannya adalah dengan menyemprotkan produk pada kapas lalu usapkan pada wajah. Wajah bersih dan lembab dalam satu langkah. 

Lacoco Hydrating Divine Essence

Nett. 100ml
IDR 250.000


Memberikan perawatan terbaik untuk wajah. Melembabkan dan mencerahkan dalam satu waktu. Melazero sebagai bahan aktif telah teruji secara klinis dapat mencerahkan wajah tanpa membuat iritasi. Dilengkapi dengan vitagen (derivative dari vitamin C) sebagai antioxidant yang bermanfaat sebagai anti aging. 
INGREDIENTS
Water, Glycerin, Butylene Glycol, Triethanolamine, Arisaema Amurense Extract, Carbomer, Aminopropyl Ascorbyl Phosphate, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Polyglutamic Acid, Phenoxyethanol, Decyl Glucoside, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, CI 77891, Fragrance, Tetrasodium EDTA, Ethylhexylglycerin, 1,2-Hexandiol 

Kebetulan salah satu produk skincare yang aku pakai bersifat acid dan aku dapat saran dari beberapa teman untuk mengombinasikan skincare aku dengan produk yang bersifat hydrating agar kulit aku tetap terjaga kelembapannya. Dari kandungan utamanya, Lacoco Hydrating Divine Essence ini adalah produk essence yang pas untuk kebutuhan kulit aku.

Essence ini dibungkus dalam box dengan desain simple dan elegan. Selain itu, semua informasi seputar produk tertulis dengan jelas di tiap sisi box. Essence-nya sendiri dikemas dalam botol airless pump dengan warna rose gold yang mewah. Lagi-lagi, nggak nyangka deh kalau ini produk lokal dari Indonesia. Tampilannya super sophisticated! Menurut aku penggunaan botol airless pump itu bagus untuk produk essence karena sistemnya membuat tidak ada udara di dalam botol sehingga kualitas produk tetap terjaga dan steril.


Tekstur Lacoco Hydrating Divine Essence ini creamy dan mudah meresap ke dalam kulit. Efek melembapkannya juga langsung terasa begitu essence ini diaplikasikan ke wajah. Aku rasa ini berkat kandungan utama aloe vera yang ada pada Lacoco Hydrating Divine Essence. Kalau dari daftar komposisinya, ada kandungan fragrance pada essence ini tetapi wanginya benar-benar soft kok. Jadi aku sama sekali tidak merasa terganggu. Justru wanginya bikin rileks.


Bagaimana dengan klaimnya? Aku sudah mencoba Lacoco Hydrating Divine Essence selama satu bulan lebih dan aku merasakan perubahan yang cukup signifikan pada kulit wajah aku. Kulit wajah jadi terasa lebih lembab dan halus (aku rasa ini juga berkat kombinasi dari penggunaan Lacoco Soothing Aloe Vera Mist). Sedangkan untuk efek mencerahkan wajahnya, aku tidak terlalu memperhatikan sih karena memang aku tidak terobsesi ingin punya kulit wajah yang cerah. Kalau untuk bekas jerawat dan flek hitam, menurut aku jangka waktu satu bulan belum bisa untuk melihat hasilnya. Jadi we’ll see what happens in the next few months ya. 

Aku suka produk Lacoco en Nature karena:

Great packaging. 
Menggunakan bahan alami sehingga aman untuk semua jenis kulit.
Semua produknya bebas paraben dan sulfate.
Sudah mendapatkan sertifikasi cruelty free oleh PETA (tidak pernah dan tidak akan melakukan pengujian pada hewan).
Sudah mendapatkan sertifikasi BPOM.
Efek melembabkan langsung terasa setelah pemakaian.

Aku kurang suka produk Lacoco en Nature karena:

Harganya lumayan mahal untuk ukuran produk lokal (mungkin karena bahannya premium semua ya).
Baru tersedia secara online di market place (Shopee dan Tokopedia) dan distributor resmi. 

Overall Rating:
8/10


***

In overall, aku puas dengan performa kedua produk Lacoco en Nature yang aku coba ini. Alhamdulillah kulit aku yang acne prone dan berminyak ini cocok dan tidak ada masalah ketika aku kombinasikan dengan skincare aku yang lain. Mengenai harga, aku sih berharap harganya bisa lebih bersahabat dengan dompet aku (maklum eike emak dengan dua anak). Tetapi aku ngerti banget kok harganya memang sesuai dengan kualitas produknya. Apalagi packagingnya memang kece.


Aku belum terpikir untuk repurchase kedua produk Lacoco en Nature ini, tetapi aku kepingin banget mencoba produk Amazonian Charcoal Glow Mask yang katanya bagus untuk mereka yang memiliki jenis kulit berminyak dan berjerawat. So this product is definitely on my makeup wishlist.

How about you, friends? Adakah teman-teman yang sudah mencoba produk Lacoco en Nature ini? Bagaimana pendapat kalian? Atau mungkin ada teman-teman yang tertarik untuk mencoba? Share pendapat kalian di kolom komentar di bawah ini ya! 

Instagram: @lacoco.id

Website: Lacoco en Nature


Thanks for reading! 

SKIPPY Choconut Oat Energy Bar, resep praktis untuk camilan sehat

Saturday, 5 May 2018
SKIPPY Peanut Butter. Siapa sih yang tidak kenal? Pasti semua sudah tahu dong kalau brand yang satu ini memang terkenal dengan kelezatan selai kacangnya. Aku selalu punya stok selai kacang SKIPPY ini di rumah untuk olesan roti dan terkadang untuk olesan biskuit malkist. Roti selai kacang ini menjadi menu sarapan keluarga dan juga bekal mas Deniz untuk sekolah karena praktis. Namun Tetapi terkadang ya bosan juga makan roti dengan olesan selai kacang. Kepingin deh mencoba menikmati SKIPPY Peanut Butter dengan cara yang berbeda. 


Kebetulan beberapa minggu ini aku sedang menjalani program diet. Selain untuk menjaga kesehatan, aku melakukan ini juga untuk menurunkan berat badan (berat badan aku sudah masuk kategori obesitas. Hiks). Aku sendiri mencoba mencari tahu kenapa berat badan aku bisa membengkak, ternyata penyebab utamanya adalah camilan yang tidak sehat. Gorengan, keripik, dan biskuit adalah beberapa camilan yang sering aku konsumsi. Sebetulnya kalau aku bisa mengontrol jumlah yang aku makan, mungkin camilan tersebut tidak akan terlalu mempengaruhi berat badan aku. Tetapi setelah dihitung, dalam sehari aku bisa nyemil lebih dari 3 kali! Jumlah ini bisa bertambah kalau aku harus lembur mengerjakan tugas kuliah, menyiapkan lesson plan, dan juga mengejar deadline tulisan. 


Dengan kondisi seperti itu, salah satu kebiasaan buruk yang aku ubah selama menjalani program diet ini adalah mengganti camilan aku dengan camilan sehat. Dari sinilah aku mendapatkan ide, kenapa tidak membuat camilan sehat menggunakan SKIPPY Peanut Butter? Selai kacang sendiri memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, berikut ini adalah beberapa diantaranya: 

1. Menekan rasa lapar.

Kandungan selai kacang yang padat membuat makanan ini mampu menahan lapar dan mengurangi keinginan nyemil sehingga cocok untuk mereka yang sedang diet. 

2. Menyehatkan jantung. 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kacang membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular seperti stoke dan serangan jantung.

3. Mampu mencegah kanker usus. 

Mengonsumsi selai kacang bisa membantu mengurangi terjadinya kanker usus terutama pada wanita. 

4. Mencegah penyakit Alzheimer. 

Kacang merupakan salah satu makanan yang memiliki kandungan niacin tinggi. Niasin merupakan salah satu vitamin B (vitamin B3). Tubuh membutuhkan niacin untuk bisa menggunakan energi yang ada pada karbohidrat, lemak, dan protein. Selain itu, Niacin juga diperlukan untuk perbaikan DNA dan penggunaan kalsium di dalam tubuh. Niacin yang terkandung di dalam selai kacang ini, berdasarkan hasil penelitian, mengonsumi makanan yang mengandung niacin bisa membantu menurunkan risiko terjadinya penyakit Alzheimer hingga 70%. 

5. Mengandung lemak sehat.

Meskipun sedang diet, tubuh tetap membutuhkan lemak, yaitu lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fat). Lemak sehat ini bisa ditemukan pada produk kacang-kacangan, termasuk selai kacang. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mereka yang rajin mengonsumsi lemak sehat memiliki sedikit lemak di perut dibandingkan mereka yang mengonsumsi lemak jenuh dan karbohidrat.

6. Kaya akan nutrisi. 

Selai kacang mengandung protein dan juga potasium yang berfungi menurukan risiko hipertensi, stroke, dan penyakit jantung lainnya. Selai kacang juga merupakan sumber serat pangan yang baik untuk kesehatan usus. Selain itu, selai kacang mengandung magnesium untuk kesehatan tulang dan otot, vitamin E, dan antioksidan.


Selain harus menggunakan bahan-bahan yang sehat dan baik untuk tubuh, camilan sehat juga harus praktis dan mengenyangkan. Ini karena jadwal mengajar aku yang padat dengan jeda istirahat hanya 15 menit (bahkan terkadang kurang dari itu). Setelah bertapa mencari ide, aku membuat SKIPPY Choconut Oat Energy Bar menggunakan SKIPPY Chocolate Peanut Butter yang memenuhi semua kriteria camilan sehat versi Tya. Biar nggak tambah penasaran, ini dia resep dan cara membuatnya! 

Bahan: 

  • ½ cup SKIPPY Chocolate Peanut Butter
  • 1 ½ cup oatmeal
  • ½ cup madu murni
  • ½ cup kacang almond sangrai
  • ½ cup kismis hitam


Cara membuat: 

  1. Campur semua bahan ke dalam mangkuk. Aduk menggunakan spatula hingga semua bahan tercampur rata.
  2. Siapkan loyang dan lapisi dengan baking sheet. Masukkan adonan yang sudah tercampur rata ke dalam loyang dan padatkan.
  3. Masukkan adonan ke dalam kulkas dan diamkan selama 1 jam atau hingga adonan cukup keras.
  4. Keluarkan adonan dari loyang dan potong sesuai selera. SKIPPY® Choconut Oat Energy Bar siap dinikmati!


Bagaimana? Mudah kan cara membuat SKIPPY Choconut Oat Energy Bar ini. Saat membuat camilan ini, aku juga mengajak anak-anak untuk ikut membantu sehingga mempererat kedekatan antara orangtua dan anak. SKIPPY Peanut Butter memang pas untuk dikreasikan karena teksturnya yang creamy sehingga mudah untuk diolah menjadi berbagai makanan. Oya, bentuk dan besarnya potongan bisa disesuaikan dengan selera. Biasanya aku potong persegi panjang sesuai dengan porsi aku. Sedangkan untuk anak-anak, aku potong dengan bentuk kotak agar lebih mudah dikonsumsi. Video tutorial membuat SKIPPY Choconut Oat Energy Bar juga bisa dilihat di bawah ini ya agar lebih jelas prosesnya.



Alhamdulillah SKIPPY Choconut Oat Energy Bar ini sangat membantu aku menahan rasa lapar di sela-sela jadwal mengajar. Campuran oat, kacang almond, dan kismis membuat energy bar ini memiliki tekstur yang kenyal, crunchy, dan mengenyangkan. Bahan-bahannya pun memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh. Keinginan aku untuk nyemil juga berkurang dan berat badan aku saat ini terbilang stabil (doain semoga bisa turun berat badannya ya!). Surprisingly, anak-anak pun doyan dengan SKIPPY Choconut Oat Energy Bar ini. Biasanya mereka makan camilan sehat ini setelah capai berkeliling kompleks naik sepeda. 


Yippie! This is how I enjoy my SKIPPY® Peanut Butter. Dengan kreativitas, selai SKIPPY pun bisa disulap menjadi camilan sehat yang bisa mendukung program diet aku. Bagaimana dengan kamu? Tertarik untuk mencoba resep ini? Jangan lupa share pendapat kalian mengenai resep ini ya dan mampir juga ke akun social media SKIPPY Indonesia. 





Thanks for reading! 

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan dan Praxis sebagai perwakilan SKIPPY® Peanut Butter Indonesia.


5 Cara Meningkatkan Mood dan Produktivitas dengan Casio My Style Colorful Calculator

Saturday, 17 February 2018
#CasioMyStyle

Menjalani keseharian sebagai ibu rumah tangga, guru Bahasa Inggris, blogger, sekaligus masih berstatus sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri membuat aku memiliki banyak aktivitas. Pagi hari aku sudah disibukkan dengan tetek bengek rumah seperti masak, menyiapkan sarapan dan bekal anak, menyetrika baju, dan membereskan rumah. Sore harinya, aku mengajar bahasa Inggris di salah satu lembaga bahasa di Depok hingga jam 9 malam. Sesampainya di rumah aku masih harus berkutat dengan aktivitas lainnya seperti belajar, mengerjakan tugas kuliah, menulis blog, sampai foto-foto untuk keperluan review di blog. Tidak jarang aku baru bisa beristirahat lewat tengah malam. 

“Seriusan segitu padatnya aktivitas kamu, Tya?”, tanya salah seorang teman. 

Yups, percaya atau tidak, seperti itulah aktivitas aku sehari-hari. Belum lagi kalau menjelang UAS atau ada deadline tulisan blog yang membuat aku harus meluangkan waktu lebih banyak. Dengan segudang aktivitas, tentu merupakan hal yang wajar kalau mendadak aku diserang penyakit ‘M’ alias malas atau bad mood yang membuat produktivitas aku menurun. Biasanya penyakit ini muncul kalau aku sudah sangat jenuh dan capek dengan aktivitas yang sedang aku kerjakan. Namanya penyakit, kalau tidak segera diobati tentu berbahaya ya. Konsekuensi-nya ngeri pisan! Malas belajar bisa berujung pada nilai UAS yang jelek. Malas update blog bisa membuat blog kita terancam kehilangan pembaca setia. Bahkan malas membereskan rumah bisa bikin kita nggak betah dan suami ngambek (wah yang ini bahaya banget!). 

Terus apa dong obatnya? Nah kali ini Tya mau berbagi hal-hal yang aku biasa lakukan agar rasa malas dan bad mood kabur: 

1. Beristirahat sejenak

Ini jelas adalah obat paling manjur buat aku biar kembali produktif. Tidak perlu lama-lama kok, 5-10 menit saja sudah cukup. Kalau terlalu lama yang ada malah tambah malas. Hehehe. Biasanya saat beristirahat ini aku gunakan juga untuk melakukan perenggangan tubuh agar aliran darah lebih lancar. Gerakannya juga mudah kok untuk diikuti seperti yang tertera di gambar berikut ini.

Sumber: http://blog.walkingspree.com/walkingspree/office-stretches-to-do-at-your-desk/

2. Selalu sedia camilan

Snack is a must! Buat aku, bekerja itu nggak lengkap tanpa adanya camilan. Berhubung belakangan ini badan aku semakin berisi, aku berusaha mengganti camilan aku dengan camilan yang lebih sehat seperti buah-buahan dan kacang-kacangan. Buah yang paling sering aku buat camilan adalah pepaya karena rasanya enak, mengenyangkan, dan bisa membantu melancarkan pencernaan. Selain itu, harganya juga murah meriah sekitar 5 ribu saja (belinya di tukang sayur langganan ya). Aku juga memilih kacang sebagai camilan karena kacang mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh dan juga kecantikan. Camilan lainnya yang tidak kalah praktis adalah kismis dan kurma. Keduanya mengandung glukosa yang bisa membantu menambah tenaga ketika aku capek.


3. Mendengarkan musik atau membaca

Ketika aku sedang bekerja atau belajar, aku memang tidak pernah mendengarkan musik karena bisa membuat konsentrasi aku buyar. Tetapi ketika aku mulai jenuh, musik menjadi salah satu andalanku untuk bisa mengembalikan mood bekerja. Untuk musiknya sendiri aku tidak ada preferensi khusus. Selama musik tersebut enak didengar, aku pasti suka. Terlebih lagi jika musiknya memiliki nada yang uplifting dengan ritme cukup cepat agar aku kembali bersemangat. Belakangan ini aku lagi senang mendengarkan Sia, Kelly Clarkson, dan beberapa musisi lainnya yang lagi nge-hits.


4. Bereksperimen dengan makeup

Nah ini adalah salah satu resep rahasia aku untuk mengembalikan mood dan kembali produktif. Sebagai seorang beauty enthusiast, bermain dengan makeup bisa membantu aku kembali rileks dan semangat. Mulai dari mengaplikasikan berbagai warna lipstik di bibir, mencoba padu padan warna eyeshadow, sampai dandan full makeup. Biar tambah semangat, aku sering bereksperimen dengan warna-warna gonjreng seperti merah, pink, dan ungu. Walaupun hasil bermain dengan makeup ini tidak ada yang lihat, aku tetap merasa puas dan mood pun jadi happy lagi deh. 



5. Mewarnai

Kata siapa mewarnai hanya untuk anak-anak saja? Mewarnai juga bisa untuk orang dewasa lho. Mewarnai corak dan pola dengan berbagai warna dipercaya bisa membantu mengurai stress dan membuat pikiran menjadi rileks. Warna sendiri ternyata juga memiliki efek positif terhadap tubuh dan bisa digunakan sebagai alat terapi. Berikut ini adalah beberapa warna dan efeknya terhadap tubuh. 

Sumber: http://indulgy.com/post/xKRqHtXJf2/chromotherapy-color-therapy-and-the-many-benefit

Bagi aku pribadi, mewarnai sangat membantu aku untuk lebih tenang dan menjaga suasana hati tetap baik. Selain mewarnai dari buku mewarnai untuk orang dewasa, aku juga suka mencetak halaman mewarnai dari internet yang berisi kutipan-kutipan yang memberi semangat. Tidak jarang aku dan anak-anak mewarnai bersama. Kegiatan mewarnai ini ternyata juga membuat aku dan anak-anak semakin dekat. 


Terapi warna atau chromotherapy ini bisa diterapkan dalam segala aspek kehidupan lho. Mulai dari makanan, desain interior ruangan kerja, pemilihan warna di dalam kamar tidur, warna pakaian, makeup seperti lipstik dan eyeshadow, sampai alat tulis seperti kalkulator. Bicara soal kalkulator, siapa sih yang tidak kenal dengan kalkulator CASIO?  Belum lama ini, CASIO meluncurkan produk terbarunya yaitu Casio My Style dengan varian yang colorful dan stylish. Casio My Style Colorful Calculator ini tersedia dalam 10 warna berbeda yang semua warnanya menggemaskan yaitu: hitam, putih, merah, pink, biru muda, biru, hijau, kuning, ungu, dan orange. 


Serunya lagi nih, kita bisa membeli kalkulator CASIO My Style Colorful Calculator yang sesuai dengan kepribadian kita. Untuk mengetahui warna apa yang melambangkan kepribadian kamu, langsung aja ke http://www.knowyourcolor.id. Di situ kamu akan dites dengan beberapa pertanyaan yang akhirnya akan menunjukan your true color!. Hasil tes aku menunjukkan bahwa warna aku adalah RED! Aiih, pas banget karena warna ini memang warna favorit aku. Oya, selain mendapatkan hasil warna kepribadian, kamu juga akan mendapatkan kode voucher diskon sebesar 20% untuk pembelian CASIO My Style Colorful Calculator ini di MatahariMall.com


Emm, warna kepribadian aku kan merah, tetapi aku justru memiliki CASIO My Style Colorful Calculator dengan warna light blue. Ada yang tahu alasannya kenapa? Aku itu kan orangnya ekspresif, suka ngoceh (makanya nama blog ini TalkativeTya), dan nggak bisa diam alias pecicilan. Nah warna light blue ini bisa dibilang semacam penyeimbang untuk kepribadian aku karena warna biru ini melambangkan ketenangan, kesetiaan. Adanya kalkulator CASIO dengan warna ini bisa membantu aku tenang ketika menghitung apa saja. Mulai dari menghitung band score IELTS murid sampai menghitung total belanja sayur di tukang sayur langganan. Selain itu, kalkulator ini juga memiliki tombol yang nyaman dengan tulisan pada keyboard yang memberikan kesan informal sehingga cocok digunakan kapan saja. So, kalau menghitungnya tenang dan nyaman tentu kemungkinan adanya kesalahan bisa diminimalisir. Iya nggak?


Hal lain yang aku suka dari CASIO My Style Colorful Calculator ini adalah bentuknya yang nyaman digenggam dan ramping. Dengan dimensi 8,4 x 70 x 118 mm dan berat sekitar 50 gram, tentu saja kalkulator ini super enteng dan mudah dibawa ke mana saja. Mau masuk ke dalam tas bisa, masuk ke saku celana bisa, sampai masuk tas makeup pun bisa. Oya, kalkulator ini menggunakan dua sumber daya yaitu tenaga surya dan batere lho. Jadi kamu tidak perlu kuatir kalkulatornya mendadak mati kehabisan batere ketika sedang dipakai.


Casio Computer Co., Ltd., merupakan salah satu produsen produk elektronik dan solusi alat bisnis terbaik di dunia. Sejak didirikan pada tahun 1957, CASIO telah memenuhi kredo perusahaan, yaitu “kreativitas dan kontribusi” lewat pengenalan berbagai produk inovatif dan imajinatif. Tidak hanya kalkulator, CASIO juga menyediakan berbagai produk lainnya seperti jam tanga, kamera digital, kamus elektronik, alat musik, dan masih banyak lagi. Aku sendiri termasuk fans CASIO untuk jam tangan dan kalkulator. Beberapa jam tangan yang aku miliki adalah merek CASIO. Begitu juga dengan kalkulator CASIO yang aku miliki sejak aku masih di bangku SMA. Saat itu aku membeli scientific calculator yang digunakan untuk mata pelajaran matematika dan fisika. Hingga detik ini, kalkulator  dan jam tangan tersebut masih berfungsi dengan baik lho.

Di Indonesia sendiri, CASIO bekerja sama dengan PT. Sahabat Utama TraCo (SUT), yaitu perusahaan distribusi merek-merek kelas dunia di Indonesia yang telah beroperasi sejak tahun 1992 di bawah payung besar Sahabat Utama (SU) group, PT. Selain bergelut di bidang distribusi, Sahabat Utama TraCo juga mengembangkan merek dengan kelas internasional agar dapat diterima oleh pasar Indonesia. 

***

Itu dia beberapa hal yang aku lakukan untuk mendongkrak mood dan produktivitas kerja aku. Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu juga melakukan hal yang sama? Atau mungkin kamu punya tips lain untuk nge-boost mood dan produktivitas kamu? Jangan sungkan untuk share di kolom komentar ya. Oya, buat kamu yang kepingin punya kalkulator unyu dari CASIO ini biar kerja tambah semangat, langsung aja cuss ke MatahariMall.com yaa dan gunakan kode promo CASIOBLOGJG29R22 untuk mendapatkan diskon! 

Thanks for reading!

Eyelash Extension Murah di Fur Beauty Kemang

Tuesday, 28 November 2017
Happy Tuesday!

Agar bulu mata lentik dan terlihat tebal, biasanya aku menggunakan jepit bulu mata dan maskara untuk sehari-hari. Sedangkan untuk acara tertentu atau untuk foto keperluan blog, aku menambahkan bulu mata palsu agar lebih dramatis (eh tapi aku orangnya nggak drama kok). Sebetulnya pakai maskara atau bulu mata palsu sudah cukup membantu aku dalam penampilan kalau saja aku nggak sering buru-buru. Namun aktivitas yang segambreng dan multitasking membuat aku tidak punya banyak waktu untuk dandan, apalagi untuk pakai maskara atau bulu mata palsu.

Beberapa kali aku ketemu sama salah teman-teman beauty blogger di event dan aku perhatikan bulu mata mereka pada cantik dan lentik. Ternyata rahasianya adalah eyelash extension atau extension bulu mata. Jadi mau bangun tidur pun bulu mata tetap ON cetar dan nggak perlu ribet pakai maskara atau bulu mata palsu lagi. Akhirnya setelah menimbang-nimbang, aku memutuskan untuk mencoba eyelash extension. Permasalahannya, di mana aku harus eyelash extensions ya? Karena begitu banyak tempat yang kini menyediakan jasa extension bulu mata di Jakarta. Harganya pun bervariasi, dari yang murah meriah sampai yang mahal.


Ketika lagi browsing tempat extension bulu mata murah di Jakarta, aku ketemu sama BambiDeal, webiste penyedia voucher diskon. Di BambiDeal ini tersedia banyak sekali voucher diskon yang dikelompokkan dalam tiga kategori: Makanan, Kecantikan, dan Kegiatan. Langsung deh aku coba cek kategori Kecantikan, kali aja ada deals eyelash extensions. Eeeh ternyata beneran ada! Pilihannya merchant-nya pun ada banyak sehingga kita bisa pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan.



Pilihanku jatuh pada Paket Eyelash Extension di Fur Beauty. Voucher deal yang aku beli ini harganya IDR 180,000 untuk paket Eyelash Extension Russian Volume. FYI, harga normal eyelash extension ini adalah IDR 350,000, jadi dengan menggunakan voucher BambiDeal aku bisa mendapatkan diskon 48%. Hemat ya. Untuk bisa membeli voucher diskon di BambiDeal, pastikan kamu sudah mendaftar terlebih dahulu ya.


Cari merchant sesuai dengan keinginan di BambiDeal.id
Untuk bisa membeli voucher diskon, pastikan kamu sudah mendaftar di BambiDeal.id

Proses pendaftarannya juga mudah kok, cukup klik tombol Daftar dan isi  form pendaftaran. Setelah itu akan muncul notifikasi bahwa kamu sudah terdaftar di BambiDeal. Notifikasi ini juga akan masuk ke email dan lakukan verifikasi. Done! Sekarang kamu udah bisa beli voucher diskonnya. Langsung saja cari merchant/deal yang diincar dan klik tombol BELI. Selanjutnya akan muncul pilihan paket yang diinginkan, lokasi, dan jumlah voucher. Kalau sudah selesai, klik TAMBAHKAN KE KERANJANG dan lakukan Checkout kalau data yang kamu masukkan sudah benar.

Pilih paket dan jumlah yang diinginkan.

Selanjutnya akan muncul form PEMBELIAN dan pilih Metode Pembayaran. Metode Pembayaran yang tersedia di BambiDeal bisa menggunakan transfer, kartu kredit, BCA KlikPay, BCA Virtual Account, Mandiri Clickpay, dan BD Wallet. Setelah memilih metode pembayaran, klik PESAN. Setelah melakukan pembayaran, voucher akan dikirim ke akun BambiDeal dan bisa diakses melakui AKUN SAYA  - VOUCHER SAYA.

Klik Beli lalu pilih metode pembayaran dan langsung pesan. 
Invoice akan dikirimkan via email dan bisa diakses lewat akun BambiDeal.
Voucher aktif bisa diakses lewat website atau mobile app.

Hari Minggu kemarin (26 November 2017), aku menggunakan voucher diskon eyelash extensions di Fur Beauty yang berlokasi di Kemang Timur. Oya, sebelum aku datang ke lokasi, aku melakukan reservasi terlebih dahulu dengan mengontak Fur Beauty dan menginformasikan kalau aku akan menggunakan voucher BambiDeal untuk pembayarannya.  Voucher diskon yang aku beli di BambiDeal ini adalah voucher Paperless, jadi aku tidak perlu mencetak voucher untuk diserahkan di lokasi/merchant. Aku cukup menunjukkan voucher tersebut via web mobile atau aplikasi android di smartphone. Ketika sampai di lokasi, aku langsung menunjukkan voucher di smartphone dan staf meng-klik tombol REDEEM. Tandanya voucher sudah terpakai. Aku pun siap dipercantik dengan extension bulu mata!

Suasana Fur Beauty yang nyaman.

Ketika masuk ke dalam Fur Beauty, aku langsung merasa betah karena dekorasinya imut-imut dan super comfy. Sebelum proses pemasangan extension bulu mata, aku menjelaskan pada mbak staf kalau ini adalah pertama kalinya aku melakukan extension bulu mata dan aku benar-benar clueless soal ini. Staf Fur Beauty dengan ramah menjelaskan tentang extension bulu mata dan tipe yang bisa dipilih. Ada empat model yang tersedia, yaitu natural, open eyes, cat eyes, dan doll eyes. Aku pilih model cat eyes karena model itu yang selalu aku pilih kalau pakai bulu mata palsu. Staf juga menyarankan agar aku menggunakan bulu mata yang tidak terlalu panjang tetapi lentik. Tujuannya agar bulu mata asli aku tidak kaget dengan penambahan ekstensi.


Proses pemasangan pun dimulai! Tahap pertama adalah staf menbersihkan area mata dan menghapus sisa makeup mata. Bagian bawah mata aku juga ditempeli semacam stiker warna putih yang berfungsi agar lem extension tidak mengenai kulit. Bagian kelopak mata aku pun diberi selotip agar aku nggak iseng buka mata selama proses pengerjaan. Ini perjuangan banget karena karena aku kan emang orangnya nggak bisa duduk diam dan bawaannya mau buka mata terus. Hihihi.

Staf pun mulai menambahkan extension bulu mata satu per satu. Jadi satu helai bulu mata extension ditempelkan ke satu bulu mata asli satu agar hasilnya terlihat natural. Lama pengerjaannya sendiri tergantung dari banyaknya helai bulu mata asli. Rata-rata tiap orang memiliki 90-120 helai bulu mata atau lebih sehingga perlu kerja keras dan konsentrasi tinggi agar setiap helai bulu mata extension bisa dipasang dengan sempurna. Salut deh!


Selama kurang lebih satu jam aku harus menutup mata sementara staf memasang eyelash extension. Selanjutnya, mata aku akan ditiup menggunakan alat khusus agar lem extension cepat kering. Akhirnya selesai juga deh! Gimana ya hasilnya?


Wow! Suka banget! Mata aku jadi terlihat lebih ‘terbuka’ meskipun tanpa menggunakan riasan mata apapun. Hasilnya sesuai dengan keinginan aku yaitu bulu mata lentik dan natural. Aku juga tidak merasa ada yang aneh atau mengganjal di mata.  Agar extension bulu mata bisa awet, disarankan agar bagian mata jangan terkena air selama 24 jam. Sekarang, nggak ada lagi deh buru-buru dandan. Bhaay maskara dan bulu mata palsu! 


Akhirnya kesampaian juga deh extension bulu mata. Thanks to BambiDeal yang kasih kupon diskon sehingga aku bisa extension bulu mata dengan harga terjangkau. Semoga review ini bisa membantu dan bermanfaat untuk kalian semua ya.

Thanks for reading!  

Auto Post Signature