Top Social

Showing posts with label Blogging 101. Show all posts
Showing posts with label Blogging 101. Show all posts

Cara mudah membuat Blog Layout dengan Canva - Bikin Blog terlihat menarik!

Saturday, 2 June 2018
Bagi seorang blogger, blogwalking atau berkunjung ke blog sesama blogger tentu bukan hal asing. Blogwalking tidak hanya sekadar membaca tulisan terbaru dan mendapatkan informasi, tetapi juga bisa membantu menaikkan traffic dan kualitas blog kita. Dari sekian banyak blog yang dikunjungi, pasti pernah dong berkunjung ke blog yang tampilannya kurang menarik sampai membuat kita kurang nyaman dan jadi (sedikit) malas untuk membacanya. Padahal bisa jadi konten tulisannya bagus. 


Tidak bisa dipungkiri, tampilan blog atau blog layout memegang peranan cukup penting dalam menggaet pembaca. Apalagi blog layout adalah hal pertama yang dilihat pembaca sebelum mereka benar-benar membaca tulisan kita. First impression is important, indeed. Blog layout yang terlalu meriah dengan taburan glitter, lagu, dan warna mencolok selain kurang enak dipandang (dan bisa bikin sakit mata), tentu membuat blog ‘berat’ saat dibuka (apalagi kalau kuota internet sudah menipis). Sedangkan blog yang tampilannya biasa saja malah cenderung ‘kosong’ juga kurang enak karena tidak ada sense of personality dari si bloggernya. Serba salah kan? Jadi, ketika Komunitas ISB yang berkolaborasi dengan CNI menyelenggarakan workshop “Easy Steps to the Perfect Website Layout” tanpa pikir panjang aku langsung mendaftarkan diri. 


Dama Vara, seorang lifestyle blogger yang juga berkarir di dunia desain, ditunjuk menjadi pemateri dalam workshop yang diselenggarakan di Pizza Hut Gatot Soebroto hari Minggu lalu (27/05). Dama Vara memang cocok menjadi pemateri karena dia memang sudah banyak memiliki pengalaman di dunia desain dan IT, bahkan sampai mendapatkan kesempatan mengikuti workshop bersama Mozilla. Keren!

Dama Vara, Lifestyle blogger yang juga aktif di bidang desain dan IT.

Materi diawali dengan penjelasan tentang persona. Apa sih persona itu? Dalam dunia desain, persona adalah tipe customer yang ingin kita raih dari sebuah desain. Persona ini sendiri terbagi dua, persona primer (customer utama yang ingin diraih) dan persona sekunder. Lalu apa kaitannya dengan blog? Blog juga memiliki persona, yaitu kategori pembaca primer dan sekunder. Apabila kita ingin mendapatkan kategori pembaca anak muda dengan rentang umur 18-26 tahun, tentu tampilan blog kita juga harus menyesuaikan. Kebayang dong kalau tampilan blog-nya kaku tentu mereka enggan mampir ke blog kita. Untuk itu sangat penting bagi kita blogger untuk mengetahui siapa target pembaca kita dan sebisa mungkin menyesuaikan blog layout sesuai target pembaca.


Menurut Dama Vara, persona tidak hanya sekadar dari blog layout secara keseluruhan tetapi juga per postingan di blog. Ini bisa dilakukan lewat pemilihan judul yang tepat, penambahan tautan (link) ke tulisan yang berkaitan, dan fitur rekomendasi tulisan. Dama Vara memberikan contoh menggunakan salah satu tulisannya di blog yang berjudul “Siapa Bilang Traveling itu Mahal? Ini Dia 10 Rahasia Traveling dengan Budget Minim.” Dari judul ini, kita bisa mengetahui bahwa pembaca primer tulisan ini adalah anak muda (mungkin mahasiswa) dengan dana pas-pasan. Sedangkan pembaca sekunder tulisan ini adalah mereka yang punya keinginan untuk travelling tetapi masih ragu-ragu.


Penambahan tautan (internal link) pada tulisan seperti BACA JUGA turut andil membantu agar pembaca semakin betah berlama-lama di blog kita. Apalagi kalau tautan yang kita sisipkan memiliki topik yang berkaitan. Adanya fitur YOU MIGHT ALSO LIKE pada blog memudahkan pembaca dalam mendapatkan referensi tulisan yang juga berkaitan. Biasanya fitur ini berada di akhir tulisan. Coba deh teman-teman cek apakah fitur ini sudah ada di blog? Kalau belum, jangan ragu untuk menggunakan fitur ini. Buat teman-teman yang buta dengan dunia desain, tidak perlu pusing soal blog template karena sekarang banyak sekali situs penyedia blog template baik yang gratis maupun berbayar. Salah satu rekomendasi situs yang menyediakan blog template berkualitas adalah etsy.com Dengan menggunakan template blog yang berkualitas dan sesuai dengan tema keseluruhan blog, kita bisa membuat blog lebih menarik dan menambah pembaca.

Create a stunning blog layout with Canva. 

Bicara soal membuat blog lebih menarik, elemen blog layout yang paling pertama dilihat adalah cover pada suatu postingan. Dengan desain cover yang bagus, pembaca pun bisa lebih cepat mencerna informasi. Lalu bagaimana cara membuat cover yang bagus? Solusinya adalah CANVA, yaitu aplikasi desain yang dirancang sedemikian rupa sehingga siapapun (termasuk yang buta desain seperti aku) bisa membuat sebuah desain yang cantik dan menarik. Aplikasi ini bisa diakses lewat smartphone dan juga dari komputer lewat situs www.canva.com. Aku pribadi lebih senang menggunakan aplikasi ini lewat komputer karena tampilan layar yang lebih lebar dan lebih mudah dalam mengedit. 

Without further ado, berikut ini adalah langkah membuat cover postingan blog menggunakan Canva: 

1. Buka situs www.canva.com atau akses lewat smartphone (aplikasi bisa diunduh di Google Play). Kalian bisa login menggunakan akun social media Facebook atau email. 

2. Klik CREATE A DESIGN  dan pilih desain yang diinginkan. Untuk cover postingan blog, Dama Vara menyarankan untuk menggunakan desain Twitter Post (1024 px X 512 px). 


3. Siapkan foto yang akan dimasukkan ke dalam desain. Canva sendiri menyediakan foto namun jumlahnya terbatas dan tidak gratis. Solusinya, kita bisa menggunakan foto CC0 (Common Creative Zero) dari beberapa situs penyedia foto seperti PEXELS. 


4. Unggah foto dengan klik UPLOADS di yang ada di toolbar sebelah kiri. 


5. Selanjutnya klik ELEMENTS > FRAMES untuk menambahkan frame sehingga foto yang sudah diunggah bisa dimasukkan ke dalam desain.


6. Masukkan foto ke dalam frame dengan cara drag and drop. Setelah itu kita bisa mengedit foto dengan klik filter pada bagian toolbar atas. 


7. Tambahkan teks dengan klik TEXT di toolbar sebelah kiri. Canva menyediakan berbagai kombinasi teks yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Jenis, ukuran, dan spacing font juga bisa diatur lewat toolbar di bagian atas. 


8. Apabila desain sudah selesai, kita bisa mengunduh file dengan klik DOWNLOAD yang ada di toolbar bagian atas. Pilih format JPG agar kualitas foto tidak berubah. 


9. Cover posting blog siap digunakan! Hasil cover postingan blog yang aku buat ini bisa kalian lihat di foto awal. 

Bagaimana? Sangat mudah bukan membuat cover postingan blog yang menarik dengan menggunakan Canva. Beberapa cover postingan lainnya di blog ini juga aku buat menggunakan Canva dan memang blog terlihat lebih rapi dan menarik untuk dibaca. Selain untuk membuat cover postingan blog, kita juga bisa mendesain infografik, Youtube thumbnail, dan masih banyak lagi. Jujur, Canva ini emang surganya desainer amatiran seperti aku.  Berikut adalah beberapa contohnya: 


Dalam workshop ini, Dama Vara juga membagikan banyak tips desain yang penting dan bisa membuat desain kita lebih apik. Semua tips tersebut aku rangkum dalam infografis berikut ini (yang aku buat dengan menggunakan Canva juga lho): 


CNI, Bisnis Zaman Now

Dengan blog layout yang menarik, tentu pembaca pun akan senang berlama-lama di blog kita dan berimbas pada meningkatnya blog traffic. Kalau blog traffic sudah meningkat, tentu akan lebih mudah juga bagi para blogger untuk memonetasi blog. Nge-blog jalan, uang tambahan pun didapat. 

Bicara soal penghasilan tambahan, sebagai pelopor bisnis MLM di Indonesia yang sudah ada sejak dulu dan konsisten dengan produk-produknya yang berkualitas, CNI bisa menjadi pilihan berbisnis zaman now. Beberapa produk CNI yang terkenal dan banyak disukai diantaranya adalah CNI Ester-C Plus, Nutrimoist, dan Kopi Gingseng. Mas Gusti dari divisi Marketing CNI Indonesia menjelaskan seiring perkembangan teknologi yang pesat, kini produk CNI bisa dengan mudah didapatkan lewat geraicni.com. GeraiCNI ini bisa diakses lewat website dan juga tersedia dalam bentuk aplikasi smartphone.


Mas Gusti juga menjelaskan, dengan adanya GeraiCNI, member CNI bisa dengan mudah memasarkan produk tanpa repot karena deskripsi produk tertulis jelas dan lengkap di GeraiCNI. Dengan bergabung dalam Program Afiliasi CNI, member bisa mendapatkan omzet hingga jutaan rupiah. Lumayan pakai banget kaan. 

Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat, blogger gathering pun ditutup dengan buka puasa bersama dan berfoto bersama. Terima kasih banyak untuk Komunitas ISB dan juga CNI yang telah menyelenggarakan acara dengan baik dan materi yang disampaikan pun juga sangat bermanfaat. Semoga workshop ini membuat kita terus semangat menimba ilmu dan melatih keahlian untuk menjadi blogger yang lebih baik. 

Thanks for reading!

Beauty Blogger, Yuk Asah 5 Skill berikut ini!

Sunday, 15 April 2018
Belakangan ini dunia digital influencer semakin berkembang. Banyak blogger-blogger dan influencer baru di media social bermunculan dengan ciri khasnya masing-masing. Aku sendiri sebagai seorang blogger (semoga sudah cukup pantas disebut sebagai blogger) tentu senang karena ini berarti ngeblog dianggap sebagai kegiatan yang berfaedah, bukan lagi sekadar tempat curhat tidak jelas. Ditambah lagi banyak perusahaan yang semakin menyadari kekuatan blogger dalam membentuk opini, sehingga ini membuka peluang bagi para blogger untuk bekerja sama. 

Namun semakin banyaknya blogger (dan juga influencer) membuat persaingan lebih ketat. Bisa jadi saat ini kita terkenal, tapi dalam waktu singkat sudah dilupakan dan digantikan oleh orang lain. Bagi mereka (blogger dan influencer) yang mungkin hanya mengandalkan luxurious lifestyle tanpa ada keunikan atau ciri khas, siap-siap saja dihempas manja sama Syahrini. Maksudnya mereka akan dengan cepat ditinggalkan oleh followers-nya ketika mereka sudah bosan. Hal ini juga disampaikan oleh mas Tuhu Nugraha pada workshop Digital Influencer Fenomena & Strategi Kreatif  yang diadakan pada acara BCC BloggerDay 2018. 

Baca juga:

Mas Tuhu Nugraha mengatakan bahwa untuk bisa bertahan dan bersaing, seorang blogger dan influencer perlu memiliki nilai tambah. Nilai tambah yang dimaksud di sini adalah skill atau keahlian khusus. Dengan memiliki keahlian khusus, seorang blogger bisa menciptakan lahan pekerjaan baru dan tidak melulu mengandalkan endorsement, paid review, atau content placement

Di workshop yang diselenggarakan di Ashley Hotel Jakarta ini, mas Tuhu juga sedikit menyinggung tentang 9 ide model bisnis yang bisa dilakukan oleh seorang blogger. Beliau juga sudah menuliskan tentang ini di blog beliau. Jujur, materi workshop dan tulisan mas Tuhu mengenai model bisnis ini sangat membuka mata aku. Banyak pertanyaan yang muncul di kepala: “mau sampai kapan ngerjain paid review?” “emangnya bakalan terus kuat mondar-mandir menghadiri event?”. Belum lagi ada ketakutan akan umur yang semakin bertambah. Sebagai seorang blogger yang fokus pada niche beauty, aku sangat sadar kalau brand tentu lebih memilih influencer dan blogger yang masih kinyis-kinyis seperti daun lalapan segar.



Lalu bagaimana kita menghadapi persoalan ini? Ya tentu saja dengan menambah keahlian khusus (skills) seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Bicara tentang upgrade skill ini, sebetulnya banyak sekali keahlian yang bisa kita gali dan kembangkan. Sky is the limit, alias tidak ada batasan. Namun menambah skill yang sesuai dengan passion dan niche blog kita pastinya akan lebih mudah dan menyenangkan. Setuju? Untuk para beauty blogger, ada beberapa keahlian yang bisa kalian coba dan kembangkan. 

1. Menulis di luar blog

Yang namanya blogger tentu sudah tidak asing dengan menulis. Namun menulis yang dimaksud di sini adalah menulis di luar blog. Sebagai seorang blogger yang menulis untuk blog kita pribadi, kita bebas berekspresi dengan gaya bahasa apapun dan bebas membahas apapun yang kita suka. Well, dunia menulis tidak selebar daun kelor. Ada banyak sekali jenis tulisan yang mungkin belum pernah kita coba seperti copywriting, storytelling, atau penulisan reportase. 


Pengalaman aku saat menjadi salah satu kontributor The Journal IFEX tahun 2018 ini, aku ‘dipaksa’ untuk keluar dari zona nyaman. Seorang Tya yang selama ini selalu menulis tentang kecantikan dengan gaya santai, mendadak menulis dengan gaya reportase 5W+1H. Beban pun bertambah karena menulisnya harus dalam Bahasa Inggris dan dengan tema yang khusus berkaitan dengan furniture (kebayang dong dari yang biasanya nulis tentang lipstick mendadak nulis tentang produk rotan). Aku belajar banyak dari pengalaman ini, mulai dari teknik wawancara, gaya bahasa, sampai proses editing sebuah tulisan. 

A post shared by Atisatya Arifin | Blogger (@atisatyaarifin) on

Lalu bagaimana kita bisa mengasah skill menulis ini? Banyak caranya kok. Mengikuti workshop menulis adalah salah satu cara yang bisa kalian coba. Selain itu, banyak membaca juga penting untuk melihat perbedaan gaya penulisan. But the most important thing is PRACTICE. Berlatih menulis dengan gaya penulisan yang out of comfort zone tentu akan terasa berat di awal, tetapi dari banyak berlatih ini kita akan terbiasa dan kualitas tulisan pun meningkat. Nah kalau tulisan sudah bagus, tentu kita bisa menjual skill ini dan membuka peluang kerja yang lebih luas. 

2. Makeup Artist 

Skill yang kedua ini sangat erat dengan dunia kecantikan. Profesi Makeup Artist (MUA) adalah profesi yang menjanjikan dan sustainable. Gimana nggak menjanjikan? Bayaran seorang MUA yang sudah terkenal seperti Anpasuha, Bubah, dan Petty Kaligis bisa jutaan lho dalam sekali merias. Belum lagi kesempatan merias orang-orang penting atau selebriti. Sedangkan sustainable atau berkelanjutan ya sudah jelas karena selama masih ada jomblowan dan jomblowati, pasti ada pasangan yang menikah. Coba deh hitung dalam satu bulan pasti ada dong undangan nikahan. Apalagi kalau udah musim nikahan, dalam sebulan kamu bisa dapat lebih dari 3 undangan. 


Di hari spesial, si pengantin pasti mau tampil secantik-cantiknya dan disinilah MUA mendapatkan penghasilannya. Tidak perlu takut rebutan sama MUA lainnya karena kebudayaan di Indonesia itu sangat beragam, jadi tema pernikahannya pun juga macam-macam. Ada yang menikah dengan menggunakan adat Jawa (seperti aku dulu waktu menikah), adat Sunda, dan adat daerah lainnya. Ada juga yang menikah dengan tema internasional.  Apakah seorang MUA hanya merias pengantin saja? Tentu tidak dong, klien seorang MUA juga beragam mulai dari anak SMA yang mau prom night, mereka yang mau lamaran atau tunangan, sampai mereka yang mau datang ke nikahannya mantan. MUA pun juga sering bekerja sama dengan brand kosmetik baik untuk memberikan workshop atau menjadi brand ambassador. Seru kan? 


Untuk menjadi seorang MUA profesional memang perlu waktu, modal, dan kerja keras. Beberapa teman beauty blogger aku pun ada yang menjadi MUA dan sedang belajar menjadi MUA (seperti bu dokter Amanda Anandita. Semangaaat!). Tapi percayalah, semua akan terbayar ketika sudah menjadi MUA yang kompeten dan profesional. 

3. Belajar Fotografi 

Sebuah tulisan akan lebih menarik apabila didukung dengan foto yang sesuai. Bagi seorang beauty blogger, foto memiliki peran yang penting. Bayangkan apabila kamu membaca suatu ulasan produk kecantikan seperti lipstick tetapi fotonya kurang menarik atau bahkan gelap dan berbayang? Tentu kamu akan langsung klik close tab di browser kamu. 


Kualitas foto yang baik tidak hanya bisa membantu meningkatkan traffic blog kamu lho. Dengan mengasah skill fotografi, kamu bisa membuka banyak peluang baru di luar blogging. Sebagai contoh, ada beauty blogger Jennifer Tan (@jennitanuwijaya) yang punya jasa foto produk dan sewa studio di Jakarta bernama Cloud Studio (@cloudstudio_id). Asyik kan dari hobi foto untuk ngeblog terus bisa dipakai untuk mendapatkan penghasilan.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk belajar fotografi seperti bergabung dengan komunitas fotografi, mengikuti workshop dan kursus fotografi. Selain itu tentu saja kita perlu banyak berlatih untuk mendapatkan foto yang berkualitas. 

4. Interpersonal Skill

Tulisan adalah cara seorang blogger mengomunikasikan ide dan pendapatnya. Tapi blogger juga manusia (mendadak nyanyi ala Seurieus Band) yang tentu juga perlu interpersonal skill alias kemampuan berkomunikasi dengan orang lain. Apa sih susahnya berkomunikasi dengan orang lain? Kan tinggal cuap-cuap aja. Ternyata, berkomunikasi itu tidak semudah yang kita kira. Contoh Interpersonal skill sendiri ada berbagai macam seperti Listening (mendengarkan), Communication (komunikasi), Leadership (kepemimpinan), Motivation (motivasi), Respect (menghormati orang lain), Conflict Management (manajemen konflik), dan masih banyak lagi.


Apa sih pentingnya meningkatkan interpersonal skill? Dengan interpersonal skill yang baik, kita bisa memiliki hubungan yang baik dengan individu lainnya dan dengan kelompok. Selain itu, interpersonal skill bisa membantu menunjang karir yang kita miliki misalnya dengan memiliki good leadership kita bisa mendapatkan promosi naik jabatan. Bagi seorang blogger, interpersonal skill membantu dalam menjalin hubungan baik dengan blogger lainnya, agency, dan juga brand. Dengan interpersonal skill yang baik, kita akan diingat sebagai sosok yang ramah dan baik. 

5. Web skills 

Terakhir nih, keahlian yang menurut aku perlu untuk dipelajari seorang beauty blogger dan blogger pada umumnya adalah web skill. Beberapa keahlian yang masuk dalam web skill versi Tya adalah belajar SEO (Search Engine Optimization), coding, web dan blog designing, dan infographic.


Dengan mempelajari skill yang berkaitan dengan blog/web, kita bisa meningkatkan kualitas blog kita. Misalnya dengan SEO kita bisa membuat traffic blog meningkat. Sedangkan blog dan web designing dan infographic bisa membantu agar blog terlihat lebih menarik sehingga pembaca pun betah berlama-lama di blog kita. Kalau skill sudah oke, tidak menutup kemungkinan kita bisa menjadi trainer workshop atau mendapatkan kerjaan/project yang berkaitan dengan skill tersebut. 

Web skill ini bisa diasah dengan cara mengikuti berbagai workshop (baik yang gratisan maupun berbayar). Kita juga bisa belajar secara otodidak karena banyak sekali situs dan video yang membagikan ilmu secara cuma-cuma. 

*** 

Itu dia lima skill yang menurut aku bisa dikembangkan oleh seorang beauty blogger. Dengan skill tersebut, kita bisa bersaing dengan para blogger lainnya dan juga membuka peluang seluas-luasnya di luar dunia blogging. Dari kelima skill yang aku sebutkan, saat ini aku sedang mendalami interpersonal skill dan menulis di luar blog. Bagaimana dengan kalian? Adakah skill yang sedang kalian dalami juga? Atau mungkin kalian punya rekomendasi skill yang perlu dipelajari seorang beauty blogger? Share di kolom komentar ya! Siapa tahu rekomendasi kalian bisa menginspirasi aku dan blogger lainnya. Last but not least, never stop learning! 

Thanks for reading! 

7 Peralatan Fotografi yang penting untuk Blogger

Wednesday, 10 January 2018

Tidak terasa sudah 9 tahun aku ngeblog dan 5 tahun sejak aku mulai menekuni dunia blogging secara serius. Selama kurun waktu tersebut, aku belajar banyak hal terutama dalam bidang fotografi (bahkan hingga saat ini aku masih terus belajar). Bicara tentang fotografi, kadang ada rasa penyesalan yang muncul kenapa tidak dari dulu belajar fotografi. Padahal ayahku dulu mengajar mata kuliah Fotografi di kampus dan hampir sebagian besar sepupuku jago motret (beberapa diantaranya sekarang malah punya usaha foto prewed). Tapi ya penyesalan memang selalu datang belakangan. Kalau datangnya di awal mah bukan penyesalan lagi namanya. 

Meskipun niat awal ngeblog dulu hanya sebatas menyalurkan kecintaan pada menulis, sekarang ngeblog menjadi bagian dari hidup aku, termasuk untuk mendapatkan penghasilan tambahan (nggak munafik kok). Alhamdulillah beberapa kali aku dipercaya untuk menghadiri event, mengulas produk, sampai diminta untuk bikin video juga. Sebagai seorang blogger (eh kira-kira udah pantas disebut blogger nggak ya?), tentu kamera adalah salah satu peralatan fotografi wajib dimiliki. Kebayang nggak sih kalau baca suatu tulisan tapi nggak ada gambar atau foto apapun? Pasti garing kriuk-kriuk macam kerupuk ya bacanya. Adanya foto akan menunjang agar tulisan menjadi menarik dan pembaca pun betah, apalagi kalau fotonya hasil jepretan sendiri. Tentunya ada kepuasan tersendiri.  

Selain kamera, ada banyak peralatan fotografi lainnya yang bisa membantu agar hasil foto menjadi lebih baik. Nah di postingan kali ini, aku mau berbagi beberapa peralatan fotografi dan fungsinya yang bisa menunjang foto atau video yang dihasilkan blogger (dan siapapun penyuka fotografi)  jadi lebih baik dan berkualitas. Lanjut bacanya ya. 

1. Smartphone


Selain kamera, kini smartphone juga menjadi peralatan fotografi andalan blogger. Berukuran kecil, praktis, dan multifungsi adalah beberapa hal yang menjadi kelebihan smartphone. Apalagi dengan teknologi yang semakin canggih, banyak smartphone yang memiliki kualitas jepretan tidak kalah dengan kamera profesional. Lihat saja mbak Ariana yang mendalami teknik fotografi dengan kamera smartphone. Pasti kalian tidak menyangka hasilnya bisa sebagus itu. Kelebihan lain dari smartphone adalahan hasil foto kamera smartphone pun bisa langsung diedit menggunakan aplikasi photo editing sehingga hasil foto jadi lebih baik dan bisa langsung di-share. Jadi kita tidak perlu lagi menunggu sampai di rumah untuk mengedit foto menggunakan komputer atau laptop.


2. Memory card 

Kadang ketika lagi asyik mengabadikan momen, kita suka lupa kalau kapasitas penyimpanan di kamera/smartphone sudah hampir penuh. Agar semua momen bisa diabadikan dan tersimpan, nggak ada salahnya punya memory card ekstra untuk berjaga-jaga. Oya sekarang juga sudah ada lho kartu memori SD WiFi. Jadi bagi para blogger yang kameranya belum support WIFI, memory card ini bisa menjadi solusi yang tepat tanpa harus beli kamera baru. Aku sendiri sudah merasakan manfaatnya menggunakan memory card wifi ini untuk kamera Canon Poweshot G12 aku. Hasil foto kamera bisa dengan mudah dipindahkan ke smartphone dan diedit atau diposting ke social media. 

Ini dia kartu memori yang aku gunakan untuk kamera aku.
Foto: jakartanotebook.com

3. Baterai cadangan dan power bank

“Kak, punya power bank nggak? Pinjam boleh ya?”
“Asem! Kamera aku low bat! Gimana nih?!”

Pernah punya pengalaman seperti itu? Aku dulu sering banget kaya gitu (maklum masih blogger amatiran). Rasanya tuh campur aduk, apalagi kalau event yang dihadiri punya kompetisi di sosmed seperti live tweet, best instagram photo, dan lainnya. Gregetan! Kadang mau pinjam powerbank sama tetangga (maksudnya blogger yang duduk sebelahan) suka nggak enak sendiri, kuatir si blogger juga butuh. Ditambah mungkin kita tidak begitu dekat dengan dia. Sedangkan kalau kamera lowbat, mau minta tolong fotoin juga sungkan. 

Masih tentang baterai kamera, aku sendiri pernah mengalami hal yang kurang mengenakkan. Ketika aku sudah rapi jali untuk foto-foto dan bikin vlog, tiba-tiba baterai habis. Emang sih salah aku karena aku tidak cek apakah baterai kamera terisi penuh atau tidak. Tetapi andai saja waktu itu aku punya baterai cadangan, tentu aku nggak perlu repot menghapus makeup dan mau tidak mau harus menyediakan waktu lain untuk foto. Dari pengalaman tersebut, aku menyadari kalau memiliki powerbank dan baterai kamera ekstra itu fardu ain. Kalau perlu sediakan dua powerbank dan baterai kamera biar hati lebih tentram. Setuju? 

4. Selfie stick - tongsis

Meskipun aku termasuk orang yang jarang menggunakan tongsis, menurut aku peralatan fotografi ini tetap harus dimiliki blogger, terutama untuk blogger yang suka bikin vlog dan jalan-jalan. Pernah nonton Mr Bean? Di salah satu episode, Mr. Bean sedang piknik dan mau berfoto diantara patung. Karena Mr Bean piknik sendirian, dia meminta bantuan orang asing untuk mengambil foto. Ternyata si orang asing ini punya niat jahat dan akhirnya mengambil kamera Mr. Bean. Dengan adanya tongsis, kita bisa mengambil foto diri sendiri tanpa perlu bantuan orang lain dan nggak sial kaya Mr. Bean. 

Familiar dengan scene Mr Bean yang satu ini? 
Mr Bean dikadalin si mas yang akhirnya nyuri kamera Mr Bean. 

Tongsis sendiri juga sangat membantu untuk mengambil foto di keramaian. Waktu itu aku menghadiri acara Hajatan Bank DKI dan situasinya sangat ramai. Aku pun harus puas berdiri di pinggir karena memang sangat sulit untuk bergerak ke depan panggung. The good thing, dengan bantuan tongsis aku berhasil mendapatkan foto-foto yang aku butuhkan untuk keperluan menulis. 

5. Tripod

Suka kesal karena hasil foto buram dan berbayang? Jangan keburu salahkan kameranya, bisa jadi itu karena tangan kita yang tidak stabil saat mengambil foto. Agar kamera tidak ‘shaking’ dan bisa menghasilkan foto dengan ketajaman tinggi, tripod adalah solusinya. Tidak hanya itu saja, tripod juga sangat membantu ketika ingin memotret diri sendiri tapi tidak ada yang bisa bantuin. Bagi aku yang hanya bisa melakukan sesi pemotretan blog di tengah malam, tentu tripod menjadi andalan. 

6. Ring light

Siapa sih yang suka lihat foto remang-remang atau gelap? Pencahayaan yang kurang saat memotret bisa membuat hasil foto gelap dan membuat pembaca dan calon pembaca blog kita tidak tertarik. Tentu saja ini bisa merugikan, terutama kalau foto-foto tersebut dibuat untuk keperluan lomba blog atau untuk mendukung suatu artikel sponsor. Agar hasil foto terang, kita bisa menggunakan ring light.

DIY Ring light LED yang mudah dan murah meriah.
Hasil foto menggunakan ring light.

Dulu ring light identik dengan peralatan fotografi studio, yang fungsinya untuk membantu pencahayaan terutama jika kita mengambil gambar di dalam ruangan. Namun sekarang kita bisa memiliki ring light bahkan membuat DIY ring light murah. Ring light ini sangat populer di kalangan beauty blogger yang memang lebih sering mengambil gambar foto close-up makeup . Hasilnya? Foto makeup tampak lebih jelas dan detil. 

Baca juga:

7. Alas foto dan background

Perlengkapan fotografi yang bisa membantu agar foto menjadi lebih menarik adalah alas foto dan latar foto (background). Alas foto biasanya digunakan untuk mengambil gambar produk yang berukuran kecil sampai sedang seperti makeup, aksesoris, dan masakan dengan sudut pengambilan gambar dari atas atau yang populer dengan nama flat lay. Sedangkan background digunakan untuk foto dengan sudut pengambilan gambar sejajar mata (eye level) atau sudut 45 derajat. 

Alas foto menggunakan meja kantor yang bermotif kayu.
Alas foto menggunakan potongan kertas dari paper shredder.
Foto menggunakan latar dinding.
Foto menggunakan latar kain payet. 

Alas foto bisa menggunakan bahan yang bervariasi, mulai dari kertas, kain, meja dan alas lainnya dengan permukaan datar. Sedangkan untuk background bisa menggunakan kain atau dinding. Untuk alas foto dan background ini, kita bisa pakai bahan apa saja yang ada di sekitar kita. Just be creative! Misalnya pakai kain seprei, selimut, koran dan majalah bekas, dan masih banyak lagi. 

Baca juga: 

*** 

Itu dia beberapa perlengkapan penunjang fotografi yang menurut aku perlu dimiliki oleh seorang blogger. Bagi aku yang bukan fotografer profesional, semua peralatan foto yang aku sebutkan di atas sangat membantu kinerja aku sebagai seorang blogger untuk menghasilkan foto yang baik dan berkualitas. Bagaimana menurut kalian? Apakah ada peralatan fotografi lainnya yang membantu dalam ngeblog? Jangan sungkan untuk berbagi di kolom komentar di bawah ya. 

Thanks for reading! 

Tips Konten Marketing dan Menang Lomba Blog

Thursday, 31 August 2017
Happy Thursday!

Belakangan ini aku merasa semakin banyak yang mengajak blog talkativetya kerjasama dalam berbagai bentuk, mulai dari job review, content placement, sampai jadi buzzer. Tentu saja hati aku jadi berbunga-bunga dong macam gadis mau dilamar gitu. tidak hanya itu juga, berbagai lomba blog dengan beragam hadiah juga bertebaran. Tentu saja ini menjadi tanda kalau blogger memiliki pengaruh yang baik terhadap suatu produk/brand (sampai mau ajak kerjasama atau menyelenggarakan lomba) dan efektif dalam menyampaikan pesan. Bisa dibilang, orang sekarang lebih percaya sama tulisan para blogger dibandingkan lihat iklan di tv. Bagi aku pribadi, ini menjadi cambuk untuk terus belajar meng-upgrade kualitas konten di blog dan juga media sosial lainnya.

Pas lagi mikir gimana ya caranya upgrade skills ngeblog, Komunitas Indonesia Social Blogpreneur (ISB) bekerja sama dengan CNI Indonesia mengadakan workshop dengan tema 10 Quick Tips on Content Marketing. Bertempat di resto favorit aku Burger King Plaza Festival, Kuningan, workshop ini mengundang dua narasumber Niko Ryansah (Digital Marketing Specialist CNI) dan Haya Aliya Zaki (blogger senior). 

[DIY] LED Ring Light Murah Meriah dan Gampang

Wednesday, 3 May 2017
Happy Wednesday! 

Suka lihat foto close up riasan mata terus di mata-nya seperti ada lingkaran putih? Itu adalah ring light, yaitu pencahayaan yang berbentuk lingkaran yang memang biasa digunakan dalam dunia pemotretan. Penggunaan ring light dalam fotografi memang membantu menghasilkan foto yang tidak hanya lebih terang dan jelas, tetapi juga memperhalus dan mengurangi bayangan pada foto. Hasilnya? Foto jadi kece!


Belakangan ini, tidak hanya fotografer saja yang menggunakan ring light tetapi juga Youtubers dan blogger. Aku sendiri ikut ketularan karena salah seorang bestie-ku share tentang DIY ring light yang dia buat. Karena melihat hasil fotonya yang cetar abis, aku memutuskan untuk membuat DIY ring light murah meriah ini! 

[BLOGGING 101] Free Blog Planner Template

Saturday, 31 December 2016
Happy Saturday!

Poin nomor satu dalam resolusi blog-ku di tahun 2017 adalah konsisten menulis blog. Ditambah lagi materi ‘The Power of Social Media’ yang disampaikan teh Ani Berta beberapa waktu lalu semakin membuat aku semangat dan yakin kalau blog selalu update insyaAllah akan semakin banyak orang yang mendapatkan manfaat dari blog ini (dan insyaAllah juga mendatangkan rejeki lainnya. Aamiin). Aku termasuk tipe orang yang kalau dapat ide postingan harus langsung ditulis, minimal banget bikin draft kasar. Kalau nggak? Yuk dadah bye bye aja, si ide bisa langsung menguap lenyap. Untuk itu aku perlu alat bantu #tsah seperti planner. 

Ngomongin soal planner, di toko buku emang banyak sih yang jual planner. Apalagi di akhir tahun seperti ini, mulai dari yang berukuran mini sampai yang selebar meja pun ada. Sayangnya hampir semua planner yang dijual adalah planner standar, sedangkan aku butuh planner khusus untuk memaksimalkan blog-ku. Dulu aku suka download blog planner milik blogger-blogger luar negeri, cuma ada beberapa yang sreg ada yang nggak. So, I decided to make my own blog planner dan di hari terakhir sebelum berganti tahun ini, Tya mau bagi blog planner template gratis untuk kalian semua para blogger. 



Resolusi Blog di tahun 2017

Tuesday, 27 December 2016
Happy Tuesday!

Tidak terasa beberapa hari lagi kita akan meninggalkan tahun 2016 dan menyambut tahun baru 2017. Time goes by so fast!  Ada banyak sekali kenangan di tahun 2016 yang pastinya tidak terlupakan. Mulai dari kenangan manis, pahit, sedih. Komplit deh. Apapun itu, pasti banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari kejadian di tahun 2016. Nah, bagaimana dengan tahun 2017. Di tahun baru ini aku memiliki banyak harapan dan goals yang ingin aku capai, terutama untuk blog ini. Apa saja resolusi blog-ku di tahun 2017?

[BLOGGING 101] 5 Website Penyedia Foto Gratis untuk Blog

Saturday, 19 November 2016
Happy Friday! 

Tidak bisa dipungkiri bahwa foto dengan kualitas yang bagus bisa membantu blog terlihat lebih menarik dan tentunya membuat pembaca betah berlama-lama di blog kita. Setuju?  Meskipun blogger biasanya menggunakan foto hasil jepretan sendiri, tetapi tidak jarang juga blogger memerlukan foto dengan kualitas profesional untuk mendukung penulisan artikel tertentu. Foto berkualitas profesional ini bisa didapatkan dari beberapa sumber, sebut saja yang paling populer Shutterstock. Sayangnya, foto yang disediakan Shutterstock semuanya berbayar.


Buat blogger kelas remahan rengginang seperti aku yang dananya terbatas, tentu hanya bisa gigit jari saja melihat foto-foto di Shutterstock. Eh tapi jangan sedih, ternyata banyak juga lho website penyedia foto dengan kualitas profesional tanpa biaya apapun, alias gratis. Ini dia lima website penyedia foto gratis yang bisa kamu coba.

#JENIUSWAY to be Food Blogger with Fellexandro Ruby

Wednesday, 5 October 2016
Happy Wednesday, semuanya!

Ngeblog kini semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Banyak sekali benefit yang bisa didapatkan dari menjadi seorang blogger. Sebut saja benefit seperti pahala karena berbagi informasi yang bermanfaat, pertemanan yang semakin luas di dunia maya (dan dunia nyata tentunya), sampai mendapatkan penghasilan. Banyak sekali konten yang bisa ditulis di blog, mulai dari beauty (seperti blog ini), kesehatan, travelling, sampai makanan. Hari Minggu kemarin, tepatnya tanggal 2 Oktober 2016, aku mendapatkan kesempatan menambah ilmu tentang how to be food blogger dengan cara jenius. Penasaran? Yuk lanjut bacanya. 


[BLOGGING 101] 5 Alasan Blogger Harus Gabung dalam Komunitas

Tuesday, 26 July 2016
Happy Tuesday!

Tidak terasa hari ini adalah hari terakhir tantangan ODOP (One Day One Post) dari teh Ani Berta. Tema yang dipilih untuk postingan terakhir juga super sekali, yaitu tentang berkomunitas, khususnya komunitas blogger. Meskipun blog ini sudah eksis sejak tahun 2009, aku baru benar-benar serius menulis di tahun 2012. So, aku masih menganggap diriku sebagai blogger pemula. Bahasa kekiniannya blogger newbie. Ketika mulai serius menggarap blog, aku belum bergabung dalam komunitas apapun. Bisa dibilang aku buta tentang urusan blog. Tahunya Cuma nulis dan posting saja. Paling mentok share tulisan lewat Facebook. Ketika tahu ada yang namanya komunitas blogger, barulah aku bergabung. 

Ternyata, banyak banget manfaat yang bisa didapatkan dari komunitas blogger. Apalagi buat blogger newbie macam aku ini. Berdasarkan pengalaman pribadi aku, ini dia 5 alasan kenapa kamu para blogger mesti gabung dalam komunitas. 


[BLOGGING 101] Tips Jadi Blogger Kece saat Menghadiri Talkshow dan Workshop

Wednesday, 20 July 2016
Happy Wednesday!

Blogger kini adalah hobi pekerjaan yang memiliki banyak keuntungan. Salah satu keuntungan menjadi seorang blogger adalah bisa mendapatkan kesempatan menghadiri berbagai macam acara. Mulai dari acara peluncuran produk, workshop, sampai talkshow. Tentunya senang dong. Kalau kamu mendapatkan undangan, ini tandanya kamu dipercaya oleh pihak pengundang dan blog kamu dianggap baik dan bisa membantu mereka atau klien. Kalau kamu datang atas inisiatif sendiri, itu tandanya kamu mau belajar dan menjadi lebih baik. Betul nggak? 

Ngomongin tentang menghadiri talkshow dan workshop, Tya punya beberapa tips gimana jadi blogger yang kece saat menghadiri event seperti workshop dan talkshow. Mau nggak jadi blogger kece? Kalau mau, yuk langsung baca tips-nya.

[BLOGGING 101] Tips Ngeblog Asyik ala TalkativeTya

Monday, 18 July 2016
Happy Monday!

Tidak terasa aku sudah menulis di blog ini selama kurang lebih 7 tahun. Selama perjalanan 7 tahun tersebut, banyak sekali ilmu blogging yang aku dapatkan sehingga aku bisa sampai di titik ini. Kali ini, Tya mau berbagi tips bagaimana cara ngeblog asyik tanpa stress. Penasaran apa saja tipsnya? 

[BLOGGING 101] Cara Menonaktifkan Google+ Comments pada blog

Thursday, 10 March 2016
Halo semuanya!

Aku baru sadar kalau sudah lama sekali aku tidak sharing tentang Blogging 101. Kebetulan banget salah satu adek-ku *adek ketemu gede* Belli menanyakan tentang Google+ comment pada blog. Jadi, sebagai kakak yang baik *haiiis* aku mencoba membantu bagaimana langkah menonaktifkan Google+ comment pada blog. 



[BLOGGING 101] 5 BLOGGING QUOTES TO KEEP YOU MOTIVATED

Tuesday, 19 January 2016
Aku suka banget baca-baca inspirational quotes, nggak hanya yang berhubungan dengan kehidupan, pekerjaan, cinta, tetapi juga blogging. Di awal tahun ini aku mengumpulkan beberapa blogging inspirational quotes favorit aku yang bisa menyemangati aku untuk menjadi blogger yang lebih baik dan menjadi blogger yang bermanfaat bagi banyak orang. Yuk intip bareng 5 blogging quotes favorit aku.



[BLOGGING 101] Tips Mencegah Plagiarisme pada Blog

Sunday, 6 September 2015
Assalamualaikum, ladies!

Belum hilang dari ingatan tentang beberapa beauty blog yang diretas oleh oknum tidak bertanggung jawab (baca artikel dan bagaimana cara melindungi blog kamu dari hackers di sini), kini dunia beauty blogger dikejutkan dengan adanya blogger yang mencatut foto beauty blogger lain dan menggunakannya di dalam blog-nya tanpa ijin si empunya. Aduuh, pusing deh pala barbie!

Apa yang dilakukan blogger kurang ajar itu termasuk dalam tindakan plagiarisme. Apa sih plagiarisme? Bagi kamu yang berstatus mahasiswa, pasti nggak asing dengan kata ini yang yakin banget sering diomongin oleh para dosen setiap kali ada tugas makalah. Plagiarisme adalah tindakan menjiplak/menyalin suatu karya dari orang lain dan membuatnya seolah-olah itu menjadi milik si plagiator/penjiplak (sumber: Wikipedia). Dalam kasus yang baru aja terjadi ini adalah foto yang digunakan ternyata milik blogger lain. 

Bagiku, plagiat tak ada bedanya dengan pencuri. Kenapa? Karena plagiat seenak udelnya mengambil milik orang lain tanpa ijin. Ini sudah betul-betul kurang ajar. Di luar negeri, apabila seseorang terbukti melakukan plagiarisme, maka orang tersebut dapat dituntut. Di Indonesia sendiri plagiarisme sudah mulai ditanggapi dengan serius, terutama di ranah akademis. Sayangnya, untuk karya cipta yang beredar di dunia maya, seperti blog ini, masih sangat minim sekali pengamanannya.


Lalu bagaimana cara kita, para blogger, melindungi karya cipta kita dari plagiarisme? Berikut adalah tips mencegah plagiarisme blog.

[BLOGGING 101] How to Backup Your Blogger Blog

Tuesday, 25 August 2015
Assalamualaikum, everyone!

Belum lama ini beberapa beauty blogger Indonesia mengalami musibah maha dahsyat, blog mereka di-hack oleh orang-orang tidak bertanggung jawab. Kenapa aku bilang musibah maha dahsyat? Karena blog itu udah kaya anak sendiri, iya nggak sih? Bayangkan saja, membuat blog itu perlu kerja keras. Nggak cuma sekadar bikin akun dan pasang template yang lucu, tetapi juga memikirkan konsep blog dan bagaimana me-maintain blog itu sendiri. 

Aku sendiri ketika mendengar kabar ini langsung shock berat. Aku bisa ngebayangin gimana sedihnya mereka yang blog-nya di-hack. Bayangkan semua yang sudah mereka tulis, semua kerja keras, dan semua pencapaian dari blog tersebut hilang, lenyap begitu saja. Hiks, kalau aku sendiri yang mengalami itu pasti bakalan nangis bombay lebay macam alay. Boleh jadi aku akan langsung bikin boneka vodoo dan kirim guna-guna untuk si hacker. 

Dengan kejadian ini aku rasa hampir semua blogger (nggak cuma beauty blogger aja) tersadarkan akan pentingnya menjaga blog dari ancaman hacker. Aku langsung buru-buru mengamankan blog aku (mengganti password, melakukan double verification, dan backup blog). Beberapa tips menjaga keamanan blog juga sudah dibahas sama mbak Sekar Arum di postingan ini : [Blogging Talk] Blog Hacking dan Cara-Cara Melindungi Blog Kita.

Pada postingan kali ini, aku mau memberikan tutorial bagaimana melakukan backup pada blog dengan platform Blogger. Backup ini meliputi backup blog secara keseluruhan, backup template blog, dan backup postingan. Mungkin banyak blogger yang sudah tahu soal ini tapi tidak ada salahnya kan di-share lagi.

[BLOGGING 101] 8 Tahap Artikel Menuju "Published"

Sunday, 2 August 2015
Assalamualaikum, ladies!
(dan mungkin gentlemen yang juga baca blog ini)

Sebagai blogger yang masih pemula, aku berusaha mencari sebanyak mungkin informasi dan belajar dari para blogger senior dan teman-teman blogger lainnya. Ternyata dunia blogging nggak se-simple yang terlihat. Bagi kalian yang membaca postingan ini, mungkin kalian berpikir kalau tulisan ini ditulis dengan santai sambil ngopi (atau ngeteh), diiringi alunan lagu slow dari Sam Smith, sembari multi tasking melakukan aktivitas lainnya. Lima belas menit kemudian, voila! Tulisannya sudah di-publish!  

Oh, no no no. Kenyataannya tidak seperti itu lho. Butuh usaha yang tidak sedikit hingga suatu tulisan bisa ditayangkan di blog. Aku pribadi butuh waktu yang banyak untuk menyusun apa yang akan aku tulis, materi apa yang menarik atau sedang ngetrend, dan gambar atau foto apa yang cocok. Tidak jarang aku membuat mind map dan menuliskan to-do list. Semua ini belum termasuk mencari waktu senggang untuk menuliskan semua ide dan juga melakukan proof reading terhadap postingan yang akan tayang.

Bagi kamu yang penasaran apa saja sih yang aku lakukan hingga tulisan ini bisa di-publish? Yuk kepoin bareng-bareng.


8-tahap-suatu-artikel-ditulis-hingga-dipublish

[BLOGGING 101] My Blogging/Photography Equipment

Sunday, 26 July 2015
Assalamualaikum, ladies!

Pada post sebelumnya aku ngomongin tentang alas foto yang bisa bikin foto kamu tambah menarik. Dan seperti yang aku bilang juga di post sebelumnya, ada banyak faktor yang menentukan hasil foto bagus atau tidak. Pencahayaan, background, kamera, angle, sampai naluri fotografer sendiri memiliki andil yang besar. Nah, pada kesempatan ini aku mau share apa saja yang aku gunakan untuk mendapatkan hasil foto yang baik untuk keperluan bloggingku.


[BLOGGING 101] Alas Foto Murah Meriah versi TalkativeTya

Saturday, 25 July 2015
Happy Friday, cantik!

Apakah kalian sudah mulai masuk kerja/kuliah? Bagi yang sudah, jangan lemes yaa. Harus tetap semangat! Bagi kamu yang masih liburan, enjoy your holiday while you can!

Sebagai blogger yang masih pemula (iya, aku menganggap diriku ini masih pemula, belom ada seujung kuku-nya beauty blogger macam Jean Milka, Istiarina Putri, mbak Dine Aisah, atau Amanda Anandita Rizal), hasil tulisan aku masih banyak banget cela-nya. Itu dari segi tulisan, belum lagi soal foto. Alamak, kalo flashback liat foto-foto hasil jepretan aku di awal-awal blogging dulu rasanya eneg sendiri. Seiring sejalan, aku belajar banyak dari sesama blogger dan juga beauty enthusiast lainnya. Aku sangat bersyukur punya banyak teman yang nggak pelit untuk sharing ilmu.

Aku suka ngiri kalau udah liat hasil jepretan para blogger, terutama kalau mereka bikin review suatu produk. Background foto mereka itu selalu keren dan eye-catching. Emang sih hasil jepretan foto bagus itu nggak cuma faktor background aja tetapi banyak faktor lainnya (aku nggak akan bahas banyak tentang ini karena aku bukan fotografer). Tetapi, background yang unyu itu emang langsung mencuri perhatian dan bikin foto terlihat lebih menarik. Setelah ngubek-ngubek mbah Google, aku baru tahu kalau background foto itu diperjual belikan dengan nama beken 'alas foto'. 

Foto super kece dari Jean Milka (www.jeanmilka.com)
Foto produk hasil jepretan mbak Dine (sistersdyne.blogspot.com) yang super keren!

Auto Post Signature