Top Social

Showing posts with label Diet. Show all posts
Showing posts with label Diet. Show all posts

5 Tips Memilih Yogurt untuk Menurunkan Berat Badan

Wednesday, 22 June 2016
Happy Fasting, semuanya!

Semenjak melahirkan anak kedua hingga detik ini, aku masih berusaha keras mengembalikan berat badanku ke berat awal. Nggak Cuma sekadar olahraga saja, tetapi diet pun dijalani meski berat. Bagi aku, diet itu lebih berat dibandingkan olahraga karena aku doyan makan. Apalagi kalau makanannya berkuah dan pedas. Yahud banget deh. Padahal nih, kunci sukses menurunkan berat badan adalah dengan menjaga dan memperhatikan apakah makanan dan minuman yang dikonsumsi itu baik untuk tubuh atau tidak. 

Salah satu jenis minuman yang sangat disarankan untuk mereka yang sedang diet adalah yogurt. Yogurt adalah produk olahan susu yang dibuat dengan cara memfermentasikan susu menggunakan bantuan bakteri. Yogurt juga dikenal sebagai natural remedies karena kandungan yang terdapat di dalamnya bisa membantu pencegahan penyakit dan menjaga kesehatan tubuh. 


Kini sudah banyak produk minuman yogurt  dengan berbagai rasa dan kemasan yang beredar di pasaran. pertanyaannya, apakah yogurt tersebut baik dikonsumsi untuk diet? Jangan asal pilih yogurt dan malah merusak program diet. Nah, postingan kali ini Tya mau kasih tips bagaimana cara memilih yogurt yang baik dan tepat dan bisa membantu program diet kamu. Yuk baca selengkapnya. 

[BEAUTY 101] Tips Kulit Cantik di Bulan Ramadan

Monday, 13 June 2016
 Assalamualaikum, ladies!

Bulan Ramadan tentu saja penuh dengan aktivitas mendekatkan diri pada Yang Maha, tetapi bukan berarti kita lupa menjaga kesehatan dan kecantikan kulit lho. Setelah beribadah selama sebulan penuh dan (insyaAllah) kembali ke fitri, tentunya kita ingin tampil di Hari Raya dengan cantik. Iya nggak? Nah, gimana caranya supaya kulit kita tetap terjaga kesehatannya selama bulan Ramadhan? Intip tips-nya berikut ini ya:


[BEAUTY 101] Lemon Water VS. Lime Water - Mana yang lebih baik?

Sunday, 23 August 2015
Good morning, Ladies!

Siapa yang lagi struggling nurunin berat badan! *acungkan tanganmu* Hehe. Menurunkan berat badan itu benar- benar perjuangan yang luar biasa. Dibutuhkan tidak hanya sekadar kerja keras, tetapi juga komitmen dan niat yang SUPER kuat.  Bagi yang diet, pasti sudah tidak asing dengan lemon water ya. Lemon water ini memiliki segudang manfaat untuk tubuh, baik yang lagi berdiet maupun yang hanya ingin menjaga kesehatan tubuh. Mulai dari meningkatkan metabolisme tubuh, membantu menurunkan berat badan, meningkatkan kekebalan tubuh, sampai mempercantik kulit. 

Kebanyakan lemon yang dijual di Indonesia adalah lemon import yang harganya aduhai (sekilo lemon yang isinya cuma 4-5 biji bisa mencapai 50 ribu rupiah). Nah, ada nih saudaranya si lemon, yaitu lime, yang lebih beken dipanggil jeruk nipis. Apakah jeruk nipis ini memiliki kemampuan yang sama seperti lemon dan bisa dijadikan sebagai pengganti lemon? Yuk cari tahu di sini.

[BEAUTY 101] 5 Kebiasaan Baik untuk Tubuh Langsing Sehat

Friday, 1 May 2015



Happy Weekend, ladies!

Siapa sih yang nggak mau memiliki badan yang ideal, langsing, tetapi juga sehat? Aku yakin itu adalah impian semua wanita di dunia. Sayangnya, tidak semua wanita beruntung memiliki gen 'langsing' yang bisa membuat mereka tetap pada berat badan ideal mekipun mereka makan dengan porsi besar dan sedikit berolahraga. 

Sebagian besar wanita termasuk aku mengeluhkan sulitnya perjuangan menurunkan berat badan. Tidak sedikit juga wanita yang pada akhirnya putus asa dan memutuskan untuk menggunakan 'jalan pintas' agar bisa mencapai berat badan ideal dengan mengkonsumsi obat diet, obat pelangsing, atau melakukan diet supet ketat yang tidak sehat dan tidak terjamin keamanannya. Bagi yang punya dana lebih, mereka bahkan rela mengeluarkan uang untuk melakukan operasi sedot lemak. Semuanya demi satu tujuan, mendapatkan bentuk tubuh yang ideal dan tubuh langsing. 

Sebenarnya, menurunkan berat badan bisa dilakukan dengan cara yang sehat tanpa menyiksa dengan cara mengubah kebiasaan kita sehari-hari. Berikut adalah kebiasaan kecil yang bisa membantu menurunkan berat badan dengan cepat dan alami.

I AM FAT, WHAT????

Wednesday, 18 April 2012

Hari ini adalah hari paling mengerikan sedunia. Why? Because I’ve just realized that I AM FAT AND GETTING FATTER! Perhatian: aku nggak lagi ngajar present tense dan present continuous yaa...

Hadoooh sodara-sodara sebangsa setanah air. Bukannya aku mau lebay macam alay (sori yeee, aye bukan ababil!), tapi ini emang fakta yang berbicara. 

Pertama, badan berasa berat. Setelah menimbang dengan menggunakan timbangan yang insyaAllah akurat, ternyata beratku 74 kilo! Ini benar-benar malapetaka! Berat badanku sekarang sama persis dengan 2 tahun yang lalu ketika aku mau melahirkan. Kalau dulu sih mending, beratnya ketahuan karena lagi ngandung Deniz. Lah sekarang?????

Kedua, pas lagi nyetrika baju—aku baru nyadar—ini baju kok pada melar semua ya? Ternyata eh ternyata, bajunya nggak salah. Bajuku nggak ada yang melar, tapi emang ukurannya yang bertambah besar! Dududududuuuuh.....

Dan yang terakhir niih, kan saban sore selalu gowes sepeda sambil boncengin Deniz, kok berasa beraaaat banget gowesnya. Terus pernah nih suatu hari, pas itu sepeda dinaikin, aku peratiin kok ban-nya kempes ya? Kupompalah itu ban sepeda sampe kenceng sekenceng-kencengnya (macam facelift gitu lah). Pas dinaikin, kok kempes lagi ya? Walhasil hari itu aku batal boncengin sepeda dengan alasan ban-nya kempes. Besok-nya, itu sepeda dicek sama Adit, ternyata nggak ada yang kempes tuh. Terus pas dinaikin sama dia, itu ban baek-baek aja. Jadiiiiiii kesimpulannya......?????? 

(Lagi-lagi) DIET!

Friday, 13 January 2012
Aku nggak punya bajuuuu!!!!

Itu adalah kalimat pamungkas tiap kali aku mau berangkat ke kantor, berangkat ngajar, atau hanya sekadar pergi jalan-jalan santai. Meskipun pada kenyataannya, lemari bajuku (dan suamiku) sudah sesak oleh baju, tapi tetap saja kalimat itu selalu terucap. Tidak pernah tidak.

Aku nggak punya bajuuuuu!!!! *teteeeep kalimat yang sama

sebenarnya, bukan karena aku tidak punya baju secara harfiah, karena seperti yang aku bilang, bajuku membludak di lemari. Kalau mau diterjemahkan secara bebas, kalimat itu sebenarnya masih ada lanjutannya....

Aku nggak punya bajuuuuu (yang pas untuk dipakai)!!!!

Yap, baju banyak, melimpah bahkan, tapi nggak ada satupun yang sreg di hati. Kadang, meski sudah dipikirkan matang-matang semalaman akan pakai baju apa besok, tetap saja kalimat itu selalu terucap (lagi). Bukannya aku tidak bersyukur dengan banyaknya baju yang terlipat rapi di lemari, tapiii (ah lagi-lagi pakai kata tapi) memang nggak ada baju yang pas, yang nyaman, yang modis, yang oke untuk dipakai....

Sebenarnya, bukan salah bajunya juga sih kenapa mereka nggak pas, nggak nyaman, nggak modis dan nggak oke dipakai, semuanya kembali ke diriku lagi. Huff, yah, dengan berat hati aku mengakui sejujur-jujurnya, ini karena masalah berat badan. Lagi-lagi berat badan. Semenjak hamil dan melahirkan, berat badanku naik mengikuti persamaan eksponensial matematika. Melejit naik hingga ke puncak dalam waktu singkat. Dari berat semasa single 52kg, berat badanku naik jadi 72kg hingga detik ini. Dua puluh kilo yang entah dari mana mereka bisa bercokol di tubuhku.

Setiap kali ngomongin berat badan, ujungnya selalu berakhir pada afirmasi "Aku harus diet!". Nyatanya, merealisasikannya nggak semudah mengucapkan. Beberapa kali mau diet, bentrok pada kenyataan aku harus menyusui. Dan memang nafsu makanku menggila sejak menyusui. Ah, aku tidak mau egois, demi bentuk tubuh lalu aku mengorbankan ASI untuk deniz. Beberapa kali juga aku sampai pada titik putus asa, dimana aku siap lahir batin menenggak pil yang mengklaim bisa merampingkan tubuh. Ah, lagi-lagi, aku tidak mau egois, kali ini untuk tubuhku sendiri.Bagaimana dengan membeli baju baru? Ah, kalau mau menuruti nafsu membeli baju, yang ada aku, Adit dan Deniz nggak makan karena uangnya habis buat beli baju.

Namun, kalau kondisi ini diteruskan tanpa ada penyelesaian, lama-lama semua bisa gila. Aku gila karena selalu dilanda kebingungan setiap berpakaian dan Adit (suamiku) juga ikut-ikutan gila karena selalu aku paksa untuk memilihkan baju. Kacau. Chaos. 

Jadi, untuk yang kesekian kalinya, entah sudah ratusan kali atau bahkan ribuan kali aku ucapkan kalimat ini.... bahwa (lagi-lagi) aku harus DIET! 

Doakan aku yaaa.....


Capek dengan segala kurus menguruskan badan!

Sunday, 6 September 2009
CAPEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEK........

The D-day tinggal 1,5 bulan lagi dan berat badanku masih aja mentok di 55 kg. Padahal targetku adalah 50kg, bahkan berharap bisa turun sampai 45 kg.

Lama-lama, I'm sick of all these diet things... So, starting from today... I bloody hell don't care about it any more!

Kalau orang bilang aku gendut... Get off you b***h!

Kalau orang bilang pahaku besar... talk to the hand!

Kalau orang bilang tanganku gede... f*** you!


Jadi, kalau ada yang tidak suka dengan penampilanku, gak usah lihat-lihat. Just leave me alone with my body...

Puasa dan Melilea untuk tubuh yang sehat!

Tuesday, 25 August 2009

Bulan Ramadhan merupakan bulan suci yang dinantikan oleh segenap umat muslim di seluruh belahan bumi. Tentu saja beribadah di bulan ini memiliki pahala yang berlipat ganda dibandingkan bulan-bulan lainnya. Demi menyambut bulan penuh berkah ini, banyak orang yang bersungguh-sungguh mempersiapkan diri dalam menghadapi bulan ini. Mulai dari latihan puasa di bulan sebelumnya (Rajab dan Sya'ban) hingga minum suplemen dan vitamin.

Aku pribadi, memiliki cara khusus dalam menjalankan puasa yang sehat di bulan Ramadhan tahun ini. Berhubung bulan Oktober nanti aku akan menikah, maka bulan Ramadhan ini, selain dijadikan ajang untuk mengejar pahala, juga untuk menurunkan berat badan. Cara yang aku lakukan adalah dengan mengkonsumsi Melilea Greenfield Organik. Dengan mengkonsumsi Melilea, aku tidak hanya mampu menjalankan puasa dengan lancar tetapi juga sekaligus mendapatkan tubuh yang sehat.

Salah satu cara yang aku lakukan dalam mengkonsumsi Melilea selama bulan Ramadhan ini adalah sebagai berikut:

Berbuka puasa:
  • minum segelas teh hangat atau hidangan berbuka lainnya
  • minum Melilea Greenfield Organik dan 30 menit kemudian minum air putih
  • makan buah-buahan dan minum air putih
Setelah shalat magrib:
  • makan beberapa potong kue/hidangan berbuka lainnya
  • makan buah-buahan dan minum air putih
Setelah shalat tarawih:
  • Melilea Greenfield Organik (bisa dicampur dengan jus buah atau dengan jeruk nipis)
  • 30 menit kemudian minum air putih
  • makan buah-buahan
  • boleh makan nasi dengan lauk pauknya (1/2 porsi)
  • minum air putih
Waktu sahur:
  • Melilea Greenfield Organik (bisa dicampur dengan jus buah atau jeruk nipis)
  • 30 menit kemudian minum air putih
  • boleh makan nasi dengan lauk pauknya (1/2 porsi)
  • minum air putih
Tips berpuasa dengan Melilea:
  • Minum MELILEA Greenfield Organic minimal 3x mulai jam berbuka sampai waktu imsak
  • Minum air putih minimal 2 liter mulai jam berbuka sampai waktu imsak
  • Buatkan Soya lebih kental [3 sendok untuk 1 gelas takaran] agar stamina Anda lebih fit di siang hari
  • Jangan makan berlebihan pada minggu pertama puasa
  • Untuk menghindari rasa ingin buang air kecil saat shalat Tarawih, minum air putih secukupnya sehabis waktu berbuka puasa dan perbanyaklah setelah shalat Tarawih sampai waktu imsak
  • Metode di atas juga bisa dilakukan sewaktu menjalani puasa lainnya

Aku sendiri menjalankan cara konsumsi Melilea seperti yang di atas dan alhamdulillah hingga hari kelima ini kondisi tubuhku baik-baik saja dan tetap segar dan semangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Bagaimana dengan anda? insyaAllah berpuasa dengan mengkonsumsi Melilea Greenfield Organik ini menjadikan tidak hanya jiwa yang bersih tetapi juga tubuh yang bersih.

Selamat mencoba!

My Diet Plan with Melilea

Monday, 10 August 2009

As I told you before, I'm struggling very hard to lose my weight. Rather than using untrustable diet pills or doing some crazy diet plan, I choose Melilea as my diet plan.

The first time I knew Melilea was in 2007. I heard from one of my friend that Melilea can reduce your weight in a heathly way. At that time, I thought it was worth-trying to try this product and finally I bought it. I bought it from online store. The price was around 550 thousand rupiahs for the big bottle and 160 thousand rupiahs for the small one.

Most of people don't like drinking this product because the smell is so bad that you can throw up instanly. The first time I drank Melilea, I felt the same way too.... but I tried not to think about it and just think the result after I drank it. In a month, I drank the big bottle of Melilea and thanks God! I lost about 6 kilos! I was so happy!!! I felt much lighter and healthier. It was too bad that I didn't continue drinking Melilea to mantain my weight.

Now, after I have my own salary, I start using Melilea again. especially with the fact that I'm getting married in the next two months. My target is to lose around 5-6 kilos, so My weight is about 48-50 kilos (now I'm 55 kgs). Well, it's a long way to go and of course it will full of sacrify. I don't mind. i really don't mind at all.......

so, now all we can do is just wait and see....



To Be Fat Like Me - The War with The Weight

Monday, 27 July 2009
Do you know what is it feel to be fat like me?

I've struggled for more than 2 years to cut my weights back. Well, it was a very bad memory. I still remembered all the day i'd gone through. I made plan on every meal I ate. I did so many workouts. I'd tried so many exercises. Just name it, from gym, hired a personal trainer, aerobics, treadmills, swimming, bicycling, even capoeira. Thanks to God, I did lost some weights. I was 69 kgs when I started my diet. After 2 years, I successfully lost about 10 kgs.

Because I was too busy, I didn't do as many workouts as before. However, I still could lose another 3 kgs. So now, I'm 56 kgs. Even though lots of people said that I'm slimmer enough, I'm not satisfy enough. I want to loose another 5-6 kgs. I don't even mind if I can loose until 10 kgs!

I'm getting married in the next three months, so it's important to me to be in good shape. Especially when your husband gonna-be is a very handsome one. He's tall, really in good shape. No wonder every woman will fall in love wih him, or at least adore him from behind. Sometimes I feel so ugly when I go out with him. I feel that people think like these about us:

"why the man choose that girl? he could find prettier woman than her!"

"I'm prettier than her, he's much better to be my boyfriend"

See? those thoughts always cross my mind all the time. Moreover, I feel so bad when he pinch my upper arms, my waist, and my hips. It's very intimidating, though I know that he didn't mean to make me feel that way. That's why sometimes I lose my appetite while eating. I can't get rid those thoughts from my head.

And today... We went to a wedding party. When I was still at home, put on some make-up, got dressed. I felt pretty enough for him. That's what I thought. Unfortunately, it didn't stand long. When we arrived at the party, suddenly I felt as if I was the fattest and the ugliest woman there. I was surrounded by beautiful women, and it was obvious that they are slimmer than me. I lost my appetite instantly. I didn't feel like eating anything there. Although the food were very tempting. I really didn't enjoy the party. How could I?! I was intimidated by the people there... Really made me down...

Then, when I came home, all I could think about was my body. I'm not slim enough. I'm not pretty enough. For him... I just want to give my best to him, to my husband gonna-be. Is it wrong? Now, I can't stop crying thinking about it.

So, I promise to myself tomorrow I'll start my diet again. From the begining. I'll do anything to get rid of these fats and weights. I know it will be a hard time for me, but people have to survive, right? we have to struggle to get what we want.

Now, I announce that I'm having a war with my weight....just wish me luck and I can be the winner...


Auto Post Signature