Top Social

Showing posts with label Family. Show all posts
Showing posts with label Family. Show all posts

Lebih hangat dan nyaman dengan Minyak kayu putih dan minyak telon halal Baby HUKI

Thursday, 14 June 2018
Sudah menjadi kebiasaan di keluarga kami untuk mengoleskan minyak telon dan minyak kayu putih sehabis mandi. Oleh karena itu kedua minyak ini selalu tersedia di rumah dan selalu masuk dalam shopping list belanja bulanan. Saat ini banyak sekali produk minyak kayu putih dan minyak telon yang tersedia di pasaran, sebagai seorang ibu tentu saja aku menginginkan yang terbaik untuk anak termasuk soal memilih minyak telon dan minyak kayu putih. 


Mendekati hari Lebaran, tepatnya tanggal 9 Juni 2018 aku menghadiri Moms Blogger Gathering bersama Baby HUKI dan Brawijaya Hospital Care yang diselenggarakan di Ashley Hotel Jakarta.  Acara yang bertajuk “Lebih Hangat dan Nyaman dengan yang Halal” ini dihadiri oleh sekitar 40 mom bloggers dan membahas tentang produk minyak telon dan minyak kayu putih halal dari Baby HUKI, tips travelling bersama anak, dan pijat bayi. 


Minyak Kayu Putih dan Minyak Telon Halal Baby HUKI, Mudik Nyaman dengan anak


Acara yang dipandu oleh kak MC Yosh Aditya ini menghadirkan beberapa nara sumber. Nara sumber pertama adalah Ibu Risa Trisanti selaku Marketing Manager Baby HUKI yang menjelaskan tentang pentingnya memilih produk minyak telon dan minyak kayu putih yang bagus untuk anak. Baby HUKI sebagai brand lokal yang sudah berdiri lebih dari 20 tahun memiliki visi untuk menjadi sahabat ibu Indonesia dengan menghadirkan produk yang berkualitas dan tentunya aman untuk anak. Beberapa produk Baby HUKI yang sudah tidak asing diantaranya botol bayi dan liquid cleanser. Kali ini, Baby HUKI menghadirkan minyak kayu putih dan minyak telon halal. Kehadiran minyak kayu putih dan minyak telon halal Baby HUKI ini tentu membuat para ibu (termasuk aku) senang karena ada rasa nyaman dan tenang saat menggunakan produk yang sudah mendapatkan sertifikasi halal. Apalagi kedua produk ini sudah teruji secara klinis dan aman untuk kulit sensitif.

 Ibu Risa Trisanti. Marketing Manager Baby HUKI

Mendekati hari raya Idul Fitri, pasti banyak moms yang akan mudik ke kampung halaman ya. Namun terkadang mudik bisa jadi merepotkan karena anak rewel selama perjalanan. Penyebab anak rewel sendiri bisa bermacam-macam seperti perut kembung atau mual. Agar mudik nyaman dengan anak, Ibu Risa menyarankan untuk untuk membawa minyak kayu putih dan minyak telon halal Baby HUKI di perjalanan. Kedua minyak ini memang memiliki banyak manfaat diantaranya menghangatkan tubuh, membantu meredakan sakit perut, perut kembung,  rasa mual dan gatal-gatal akibat gigitan serangga/nyamuk. 

Kenapa pilih Minyak Kayu Putih dan Minyak Telon Baby HUKI?


Ibu Risa juga menjelaskan kalau minyak kayu putih memiliki zat aktif Sineol yang yang membuat kayu putih bisa digunakan untuk menghangatkan badan, obat kembung anak, dan mencegah gigitan serangga. Nah, kadar Sineol pada minyak kayu putih HUKI  ini lebih tinggi dibandingkan produk lain sehingga efek yang didapatkan lebih terasa. 



Minyak telon HUKI memiliki banyak fungsi yaitu untuk menghangatkan badan, mencegah kembung dan masuk angin, dan juga sebagai minyak pijat bayi. Adanya kandungan Oleum Cocos (minyak kelapa) dengan kadar yang pas membuat minyak telon HUKI tidak hanya bisa menghangatkan badan bayi tetapi juga teksturnya pas untuk memijat bayi. Dengan manfaat 2 in 1 (menghangatkan badan dan untuk memijat), para moms tidak perlu repot lagi dan tentunya lebih hemat. Selain itu, aroma, tekstur dan kehangatan dari Minyak Kayu Putih dan Minyak Telon baby HUKI juga didesain pas untuk kulit bayi sehingga aman digunakan dan tidak akan membuat iritasi. 

Oya, minyak kayu putih halal Baby HUKI ini cocok digunakan untuk anak usia 3 tahun keatas dan juga orang dewasa. Sedangkan minyak telon halal Baby HUKI cocok digunakan untuk bayi dan balita dengan usia 0 – 3 tahun. Minyak kayu putih dan minyak telon Baby HUKI tersedia dalam 3 ukuran yaitu 30 ml, 60 ml, dan 125 ml sehingga moms bisa memilih sesuai kebutuhan. Harganya pun terjangkau dan mudah didapatkan di Supermarket, Hypermarket, baby shop tertentu dan apotek tertentu. 

Pijat bayi untuk tumbuh kembang yang optimal


Dokter Spesialis Rehab Medik Brawijaya Hospital Antasari, dr.Amendi Nasution, SpKFR (K)
Berikutnya, para moms yang hadir mendapatkan penjelasan dan praktek langsung pijat bayi bersama nara sumber Dokter Spesialis Rehab Medik Brawijaya Hospital Antasari, dr.Amendi Nasution, SpKFR (K) dan Arina, Fisioterapis Brawijaya Hospital Antasari. Selain itu hadir juga dua mom influencers Kania Safitri dan Zata Ligouw yang berbagi cerita tentang pijat bayi dan manfaatnya.  dr. Armendi menjelaskan bahwa pijat bayi bermanfaat untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Ini karena saat pemijatan, anak akan mendapatkan stimulasi sentuhan yang dapat merangsang sistem sensorik dan motorik untuk pertumbuhan otak, membentuk kecerdasan dan perkembangan fungsi pada anak sesuai dengan tahapan usianya. Pijat bayi atau baby massage ini merupakan salah satu pelayanan unggulan di Brawijaya Hospital Antasari yang didukung oleh dokter spesialis rehab medik dan terapis profesional.

Pijat bayi bermanfaat untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Ini karena saat pemijatan, anak akan mendapatkan stimulasi sentuhan yang dapat merangsang sistem sensorik dan motorik untuk pertumbuhan otak, membentuk kecerdasan dan perkembangan fungsi pada anak sesuai dengan tahapan usianya.


Bertepatan dengan Hari Pijat Internasional yang jatuh pada tanggal 7 Juni 2017, Baby HUKI memperkenalkan teknik pijat yang bisa dilakukan oleh moms di rumah maupun di perjalanan mudik nanti. Teknik pijat ala Baby HUKI  “Lebih Hangat dan Nyaman dengan yang Halal” menggunakan minyak kayu putih dan minyak telon halal Baby HUKI ini mudah dipraktekkan lho.

Salah satu gerakan pijat bayi Baby HUKI yang diperagakan Arina, Fisioterapis Brawijaya Hospital Antasari.

Dulu waktu mereka masih bayi, aku memang rutin memijat mereka. Namun seiring bertambahnya usia mas Deniz dan ade Zinan, ritual pijat memijat ini memang mulai ditinggalkan. Jadi ketika ada sesi praktek pijat bayi di acara moms blogger gathering ini, tentu saja aku kembali bersemangat untuk memijat kedua bocil di rumah. Apalagi banyak manfaat yang bisa didapatkan, salah satunya membangun ikatan (bonding) yang kuat dengan anak. Teknik pijat Baby HUKI ini terdiri dari 12 gerakan yang mudah dipraktekkan yang dimulai dari dada hingga kaki. 

BAGIAN DADA
  • LOVE MOTION. Tuangkan 2-3 tetes minyak telon hangat ke telapak tangan lalu buat gerakan membentuk hati pada bagian dada. Gerakan ini dimulai dari ulu hati mengarah ke bahu atas lalu turun lagi ke ulu hati. Ulangi sebanyak 3 kali.
  • CROSS. Selanjutnya buat gerakan seperti membentuk tanda silang. Gerakan dimulai dari bawah ke atas bahu, kemudian bersilangan di sisi lainnya. Gerakan ini berfungsi untuk membantu mennguatkan otot pernafasan bayi di bagian dada depan. Lakukan gerakan ini sebanyak 3 kali. 
Gerakan Love Motion pada bagian dada.

BAGIAN PERUT
  • I LOVE U. Gerakan pijat yang membentuk huruf I, L, U ini bermanfaat untuk membantu mengurangi kembung dan mengatasi sembelit pada bayi. Pemijatan dimulai dari bagian kiri bayi dan dilanjutkan di bagian kanan bayi. Lakukan gerakan ini sebanyak 3 kali. Oya, semua gerakannya ke arah bawah ya agar searah usus besar. 
  • WALKING FINGER. Gerakan yang satu ini berfungsi untuk mencegah kembung, kram otot perut, dan mengatasi kolik pada bayi. Gerakannya dimulai dengan cara melakukan tap (tepukan lembut) di bagian perut menggunakan 3 jari searah usus besar, yaitu dari bagian kanan ke bagian kiri perut bayi. 
Gerakan I Love U untuk membantu melancarkan pencernaan dan mengurangi kembung dan kolik. 

BAGIAN LENGAN
  • MILKING. Sesuai dengan namanya, gerakan pijat ini memang seperti memerah. Lakukan pemijatan dari bagian atas kearah bawah kemudian naik ke atas lagi dan ulangi sebanyak 3 kali pada lengan kiri dan kanan. Gerakan pijat ini berfungsi untuk menguatkan otot-otot lengan bayi dalam posisi tengkurap. 
  • ROLLING. Gerakan memutar ini membantu menguatkan otor lengan saat menopang badan bayi di posisi tengkurap. Dengan menggunakan kedua tangan mom, buat gerakan memutar mulai dari pangkal lengan sapai pergelangan tangan. 
  • FINGER SHAKE. Gerakan memijat jari bayi satu per satu yang berfungsi untuk menguatkan motorik halus serta otot lengan dan jari bayi agar bisa menggenggam objek lebih kuat. Gerakan ini dilakukan dengan dari pangkal jari ke ujung jari. 
Gerakan Finger Shake agar motorik halus semakin berkembang. 

BAGIAN KAKI
  • MILKING. Gerakan ini sama seperti gerakan Milking pada bagian lengan dan berfungsi agar otot-otot besar di tungkai kaki menjadi kuat sehingga bisa menopang tubuh bayi saat berdiri sampai berjalan.
  • SQUEEZING. Merupakan gerakan memutar/sirkuler dengan cara satu tangan memutar dari pangkal paha ke arah pergelangan kaki. Fungsinya agar otot-otot besar di tungkai menjadi kuat. 
  • FINGER SHAKE. Gerakan ini sama seperti pada bagian lengan, yaitu memijat jari satu per satu dari pangkal jari ke ujung jari agar otot jari kaki bayi menjadi kuat. 
Gerakan Milking (memerah) agar otot besar di kaki semakin kuat. 

BAGIAN PUNGGUNG
  • LOVE MOTION. Gerakan ini sama seperti pada bagian dada. Gerakan dimulai dari bagian tengah punggung ke arah bahu kemudian kembali ke arah tengah punggung. Gerakan ini berfungsi untuk menguatkan otot-otot pungung saat menopang ketika baby tengkurap maupun duduk.
  • SPIRAL. Gerakan yang satu ini berfungsi untuk relaksasi punggung dan menguatkan otot di sepanjang punggung. Lakukan gerakan memutar mulai dari bawah leher mengikuti tulang belakang sampai ke arah bokong bayi. 
  • MENGGARUK. Lakukan gerakan seperti menggaruk mulai dari bawah leher turun sepanjang punggung, pinggang sampai ke arah bokong. Fungsinya untuk menguatkan otot-otot besar punggung, pinggang, dan bokong baby.
Gerakan Love Motion pada punggung. 
Mas Deniz tidak mau ketinggalan minta dipijat dengan minyak telon halal Baby HUKI.

Video lengkap teknik pijat Baby HUKI ini bisa dilihat di Youtube Baby HUKI berikut: 


Bagaimana responnya? Meskipun awalnya tidak mau karena kegelian, setelah dipijat Ade Zinan malah senang dan ketagihan! Sebagai anak yang aktif dan banyak bergerak, pijat ini sangat membantu menghilangkan rasa pegal dan capek (apalagi kalau habis bersepeda keliling kompleks). Setelah dipijat, ade Zinan juga tidurnya pulas dan tidak gelisah sehingga saat bangun tidur pun tubuh terasa segar dan bersemangat kembali. Mas Deniz pun tidak mau ketinggalan minta dipijat (meskipun kalau untuk mas Deniz biasanya aku lebih fokus pada bagian lengan, kaki, dan punggung). Anak senang dan sehat, moms pun bahagia ya.


Waktu terbaik untuk memijat bayi adalah di pagi hari agar anak bersemangat menyambut hari dan di malam hari agar bayi bisa tidur lebih nyenyak. Selain itu, sebelum melakukan pemijatan jangan lupa untuk memperhatikan hal berikut ini untuk mendapatkan manfaat maksimal: 
  1. Pastikan tangan bersih dan hangat. 
  2. Pastikan kuku jari tangan pendek dan tidak menggunakan perhiasan dan jam jangan agar tidak menggores kulit. 
  3. Usahakan memijat pada ruangan yang hangat dan tidak pengap. Jangan memijat di ruangan ber-AC. 
  4. Buat suasana senyaman mungkin, kalau perlu putar lagu yang tenang dan lembut. 
  5. Pandang mata bayi saat memijat dan ajak bayi untuk berkomunikasi agar tercipta ikatan batin yang kuat dengan bayi. 
  6. Luangkan waktu minimum 15 menit untuk melakukan pemijatan tanpa diganggu. Matikan smartphone atau TV saat memijat. 
  7. Jangan lakukan pemijatan saat bayi baru selesai makan. Beri jeda minimal 30 menit sebelum memijat. 
  8. Jangan memijat bayi yang sedang sakit. Ini justru membuat bayi tidak nyaman. 
  9. Jangan membangunkan bayi khusus untuk pemijatan. 
  10. Jangan memaksakan gerakan atau posisi pijat tertentu pada bayi. 
  11. Gunakan baby oil atau minyak telon yang bagus sebagai pelicin sehingga pemijatan mudah dilakukan. 
***

Aku senang dan bersyukur bisa menghadiri moms blogger gathering bersama Baby HUKI dan Brawijaya Health Care. Banyak sekali ilmu yang aku dapatkan dari acara ini. Terima kasih juga kepada BloggerCrony yang telah menyelenggarakan acara ini. Bagaimana moms? Sudah pernah mencoba pijat bayi dan anak? Kalau belum, yuk cobain karena banyak sekali manfaatnya untuk ibu dan anak. Gerakannya pun mudah dipraktekkan. 


Untuk informasi lebih lanjut, moms bisa menghubungi:


Website: www.babyhuki.co.id

Facebook: babyhukiofficial

Instagram: babyhukiofficial


Thanks for reading!

Dapat THR, dipakai untuk apa saja sih?

Monday, 11 June 2018
Tidak terasa Idul Fitri tinggal menghitung hari saja. Hari raya yang satu ini memang yang paling ditunggu oleh semua umat muslim di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, Idul Fitri berarti libur panjang, mudik ke kampung halaman, berkumpul dengan sanak saudara, dan mendapatkan THR atau Tunjangan Hari Raya. THR, sesuai dengan kepanjangannya, adalah hak yang diberikan perusahaan kepada setiap karyawannya. Biasanya THR ini diberikan antara 1-2 minggu sebelum hari raya tiba. Bagi sebagian orang (termasuk aku sendiri), THR adalah berkah karena bisa membantu mewujudkan impian. 


Tahun ini keluarga kami hanya mendapatkan THR dari satu sumber saja (karena mas suami sudah tidak bekerja kantoran). Tapi tentu saja kami tetap bersyukur dengan apa yang kami terima dan berusaha memanfaatkan uang THR semaksimal mungkin. Setelah berdiskusi panjang lebar dengan mas suami, THR tahun ini kami bagi dalam beberapa pos yaitu: 

1. Membayar zakat fitrah

Hal pertama yang kami lakukan saat mendapatkan THR adalah membayar zakat fitrah. Masa sudah dapat uang THR terus malah melupakan hal yang wajib? Jangan sampai ya. Selain itu, tidak ada salahnya membayar zakat fitrah lebih awal agar hati tenang. Apalagi sekarang membayar zakat semakin mudah karena bisa dilakukan secara online. Beberapa tahun yang lalu kami pernah menunda-nunda membayar zakat sampai di malam takbiran dan ternyata banyak juga yang melakukan hal yang sama. Akibatnya kami harus menunggu antrian dan takbiran pun jadi sedikit terganggu. Kapok deh! 

2. Menyiapkan dana untuk Idul Adha

Terkadang kita lupa kalau hari raya umat muslim itu tidak hanya Idul Fitri saja, tetapi juga Idul Adha. Sayangnya THR tidak turun di hari raya kurban ini (berharap banget bisa THR dua kali dalam setahun ^.^). Padahal berkurban hukumnya wajib bagi mereka yang mampu. Selama ini aku merasa kalau kami tidak mampu berkurban, padahal permasalahannya adalah manajemen keuangan kami yang kurang baik. Hal ini juga disampaikan oleh pembicara financial workshop yang aku ikuti tahun lalu. Meskipun memang dana yang disisihkan belum bisa membeli satu kambing, setidaknya kami sudah menyicil sedikit. 

3. Membayar uang sekolah anak

Tunjangan Hari Raya selalu kami alokasikan untuk membayar uang sekolah mas Deniz. Uang THR tahun ini kami gunakan untuk membayar biaya daftar ulang sekolah, seragam, dan kebutuhan sekolah mas Deniz lainnya. Kebetulan Lebaran kali ini jaraknya berdekatan dengan tahun ajaran sekolah baru sehingga kami sangat terbantu dengan THR. 

4. Menabung

Keluarga kami, baik dari pihak aku maupun pihak mas suami, memang tidak pernah mudik karena kebanyakan keluarga kami memang tinggal di ibukota. Jadi kami memang tidak punya alokasi mudik. Sebaliknya, kami menyisihkan sebagian uang THR untuk ditabung. Tabungan ini hampir tidak pernah kami sentuh kecuali ada keperluan yang sangat mendesak seperti anak sakit. 

5. Membeli gadget impian

Sebagai seorang blogger, yang namanya gadget bisa dibilang merupakan kebutuhan primer. Smartphone, kamera, dan laptop adalah beberapa gadget yang wajib dimiliki seorang blogger. Kebetulan tahun ini dana THR masih tersisa cukup untuk meng-upgrade laptop aku yang belakangan ini mulai rewel. Selain itu, spefisikasi laptop lama aku memang rendah sehingga kalau dipakai untuk mengedit foto atau video pasti sangat lambat. Tentunya ini sangat mengganggu ya, apalagi kalau sedang dikejar deadline. Jadi sisa THR tahun ini aku pergunakan untuk membeli laptop Acer yang direkomendasikan oleh adikku. Oya, sebelum membeli aku juga membandingkan spesifikasi yang sesuai kebutuhan dan tentunya juga mencari perbandingan harga yang sesuai dengan budget. 



***

Berapapun nominal THR yang kita terima, jangan lupa untuk bersyukur. Selain itu, manfaatkan uang THR semaksimal mungkin. Kalau perlu buat skala prioritas apa saja yang ingin kamu beli agar uang THR tidak sia-sia. How about you? Bagaimana cara kamu mengatur uang THR? Adakah yang membeli gadget impian pakai uang THR seperti aku juga? Share di kolom komentar di bawah ini ya. 

Selamat hari raya Idul Fitri! 

Rumahku Surgaku dengan Permata Hijau Suites #nyatadekatnya

Tuesday, 19 December 2017
Home sweet home

Ungkapan bahasa Inggris tersebut sudah sangat akrab dan sering kita jumpai entah di keset depan pintu rumah atau terpampang di dinding ruang keluarga. Home sweet home sendiri dalam bahasa Indonesia memiliki padanan dengan ungkapan rumahku surgaku. Seenak-enaknya menginap di hotel bintang lima, tetap jauh lebih enak tidur di rumah sendiri. Kok bisa ya? Bisa dong karena rumah tidak hanya sekadar tempat berlindung dari panas, hujan, angin saja; tetapi rumah juga merupakan tempat di mana kita berkumpul dengan orang-orang yang kita cintai.


Ngomongin tentang rumah, aku jadi ingat ketika pertama kali aku menikah dan kami belum memiliki rumah sendiri. Saat itu kami tinggal bersama orangtua suami di daerah Jakarta Barat. Namun ini tidak bertahan lama, sekitar 5 bulan kemudian aku dan suami pindah ke rumah kontrakan di daerah Jakarta Selatan. Rumah kontrakan ini juga tidak lama kami huni, mungkin hanya sekitar satu tahun sebelum akhirnya kami pindah ke Depok hingga sekarang. Selama proses berpindah-pindah tempat tinggal ini, aku dan mas suami masih mempertahankan pekerjaan kami yang berlokasi di Jakarta (suami di sekitaran Senayan dan aku di Rawamangun). Kebayang dong bagaimana perjuangan kami menembus belantara kemacetan Jakarta agar bisa sampai di tempat kerja tepat waktu.

[TRAVEL] Kepulauan Seribu, Destinasi Wisata Alam untuk Liburan Keluarga

Friday, 20 October 2017
Happy Friday!

Kemarin malam ketika aku sedang merapikan file foto di komputer dan harddisk external, aku menemukan beberapa folder foto ketika aku sekeluarga pergi berlibur. Ternyata, terakhir kali kami pergi berlibur adalah ke pulau Belitung, mengunjungi kakak yang memang tinggal di sana sekaligus menikmati indahnya panorama pantai Belitung. Sayangnya cuaca kurang bersahabat ketika kami di sana. Dalam seminggu masa liburan kami, hampir setengahnya kami habiskan di dalam rumah karena hujan. Bisa dibilang liburan kami gagal, ditambah lagi adik Zinan waktu itu masih berumur satu tahun sehingga aku pun lebih sering repot mengurusi si kecil dibandingkan menikmati liburan. Yah namanya juga emak-emak, nggak ada istilah libur dari mengurus anak. 


Aku dan mas suami memang punya rencana untuk mengajak anak-anak berlibur, apalagi anak-anak sudah cukup besar. Bicara soal liburan, destinasi liburan kami nggak yang muluk harus ke luar negeri. Di Indonesia saja sudah cukup karena banyak destinasi wisata yang nggak kalah bagus dan menarik dengan yang di luar negeri. Berhubung dana liburan kami terbatas, kami mencoba mencari destinasi wisata yang tidak terlalu jauh. Pilihan kami jatuh pada Kepulauan Seribu yang masih merupakan bagian dari Ibukota Jakarta. 

Bangun Rasa Nasionalisme Anak Lewat Lomba 17 Agustus

Friday, 15 September 2017
Happy Friday!

Tidak terasa satu bulan telah berlalu sejak perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72. Meskipun begitu, suasana meriah masih terasa di keluarga kami terutama mas Deniz dan adik Zinan yang memang sangat antusias merayakan kemerdekaan negeri ini.

Aku dan mas suami dulu mendapatkan kehormatan menjadi Paskibraka (mas suami adalah Paskibraka Nasional tahun 1998 perwakilan dari DKI Jakarta, sedangkan aku sendiri Paskibraka Daerah tahun 2000). Tanpa kami sadari, jiwa nasionalisme yang kami dapatkan ketika kami mengemban tanggung jawab sebagai pengibar bendera merah putih terbawa hingga kami berkeluarga. Menonton siaran langsung pengibaran bendera di Istana Merdeka dan berpartisipasi dalam lomba 17 Agustusan adalah agenda wajib di keluarga kami.


Perayaan 17 Agustus tahun ini cukup spesial karena adik Zinan genap berumur 3 tahun dan sudah bisa merasakan euforia kemerdekaan. Jadi, kalau di tahun-tahun sebelumnya hanya mas Deniz yang antusias mengikuti perlombaan, kini bertambah satu anak adik Zinan yang antusiasnya tidak kalah besar. Kami pun sebagai orangtua tentu saja happy dan mendukung. Sedangkan mas Deniz (7 tahun) sendiri ikut beberapa perlombaan seperti lomba makan kerupuk dan lomba kelereng. Karena adik masih kecil, tidak banyak lomba yang bisa diikutinya. Satu-satunya lomba yang bisa adik ikuti bersama mas Deniz adalah parade sepeda hias. Serunya luar biasa! Kami sekeluarga gotong royong menghias sepeda dan kerja keras itu tidak sia-sia karena sepeda hias anak-anak berhasil menyabet juara 1 dan juara favorit. 

Ingin Merdeka Finansial? Yuk coba 4 Langkah Mudah Menyusun anggaran keuangan keluarga ini!

Wednesday, 30 August 2017
Happy Monday!

Sejak menikah hampir 8 tahun yang lalu, aku mau tak mau belajar bagaimana menyusun anggaran keuangan keluarga kecil kami. Dulu sebelum menika, aku nggak pernah ambil pusing kalau mau beli sesuatu. Mau beli eyeshadow, foundation, lipstik, ya segala macam perintilan makeup ya tinggal beli aja tanpa pikir panjang. Sekarang? Setiap rupiah yang keluar dari dompet harus di-acc dulu sama aku apakah sesuai dengan anggaran atau nggak (iya dong, kan aku menteri keuangannya di rumah). Tapi ya namanya manusia, meskipun sudah membuat perencanaan dan anggaran sedetil mungkin, kadang ada aja yang kebablasan. Ujung-ujungnya nelangsa di akhir bulan menunggu gajian (hayoo siapa yang suka kaya gini?)


Semenjak mas suami memutuskan untuk berhenti kerja dan mulai berwirausaha, aku dipaksa untuk lebih jeli lagi mengatur keuangan di rumah. Ada beberapa hal yang dengan berat hati harus kami keluarkan dari anggaran, ada juga yang terpaksa dianggarkan. Mumet luar biasa deh. Di saat lagi galau paripurna memikirkan anggaran belanja keluarga untuk bulan depan, KEB kembali mengundang aku untuk ikut Visa Financial Literacy Workshop #IbuBerbagiBijak pada hari Kamis, 24 Agustus 2017 yang tema-nya Planning and Budgeting. Wah, pas banget nih momennya!

Auto Post Signature