Top Social

Showing posts with label Hobi. Show all posts
Showing posts with label Hobi. Show all posts

5 Tips Agar Wisata Kamu di Bogor Lebih Efektif dan Berkesan

Friday, 14 April 2017
Siapa sih yang nggak kenal dengan Bogor? Kota yang mendapat julukan Kota Hujan ini memang kaya akan objek wisata yang  dapat dipilih sesuai selera, dari wisata alam, edukatif, romantis, ramah anak, sejarah, atau sekadar untuk mencicipi aneka kuliner Bogor. Selain itu, kamu bisa berburu hotel murah di Bogor, menginap selama 1-2 malam, dan menuntaskan rencana wisata yang sempurna. Memangnya, siapa sih yang tidak  ingin menjadikan liburannya menjadi pengalaman yang berkesan, tepat sasaran, dan tidak banyak membuang-buang uang serta waktu? Untuk itu, berikut adalah 5 tips agar wisata Kamu di Bogor dapat lebih efektif dan mengesankan.

Bogor (sumber : yukpiknik.com)

[BEAUTY 101] 10 Aktivitas seru dan menyenangkan (dan bikin cantik) yang bisa kamu lakukan saat weekend di rumah

Friday, 22 January 2016

It's weekend, girls!


Aktivitas apa yang biasa kalian lakukan saat weekend? Apakah kalian menghabiskan waktu di luar atau hanya di rumah saja? Meskipun kalian hanya di rumah saja, bukan berarti weekend kalian nggak menyenangkan ya. Weekend di rumah bisa sama seru-nya kok. Tya punya rekomendasi 10 aktivitas seru dan menyenangkan yang bisa kalian lakukan di rumah saat weekend. Here we go!

http://www.talkativetya.com

Refleksi Akhir Tahun 2015 Blog Talkativetya.com

Thursday, 31 December 2015

Happy Holiday, everyone! 


Nggak terasa hari ini adalah hari terakhir di tahun 2015 dan dalam hitungan jam akan berganti menjadi 2016. Postingan kali ini Tya akan menulis sesuatu yang sedikit berbeda, yaitu tentang refleksi dari blog aku ini, apa saja yang telah aku capai dan apa yang menjadi impianku di tahun depan terkait blog ini.  Semoga tulisan ini tidak membuat kalian bosan ya.

Pixy Make-up Remover - murah meriah tapi hasil mantab!

Saturday, 2 March 2013

Kali ini aku mau mengupas tuntas salah satu perlengkapan lenong terbaruku, yaitu Pixy Make-up Remover. Sebenernya aku beli produk ini karena lapar mata dan dompet cekak. Niatan awal aku adalah beli make-up removernya Maybelline (tau kan? Yang kombinasi warna biru sama putih ituuuu), cuma pas ngecek harga (aku lihat di Indomaret) kok mahal banget ya untuk yang ukuran kecilnya. Setelah menghitung-hitung sisa uang di dompet, kayanya si Maybelline makeup remover ini terpaksa harus ditunda.

Somehow, pas lagi ngantri bayar, ngeliat ada satu bagian rak yang khusus menjual produk Pixy. Dengan menggunakan kekuatan mata laser, aku coba baca label dari produk-nya. Wah, ternyata Pixy juga punya makeup remover! Saking excited-nya, aku sampai keluar dari antrian untuk memastikan apakah mataku nggak salah lihat. Dan ternyata benar sodari-sodari semua! It was Pixy makeup remover. Tanpa banyak basa-basi langsung aja aku cemplungin ke keranjang belanja.

Sampe di rumah, langsung dibongkar dan inilah hasil kupas tuntas Pixy Eye Makeup Remover-nya...


Blush-on Review - Wardah Blush-on in shade A

Thursday, 14 February 2013


Review kali ini didedikasikan untuk bumil Wulan yang sukses ngomporin aku untuk bikin review blush-on Wardah ini. Jujur aja, blush-on ini udah lama ngendon di meja rias nggak kepake. Bukan karena aku nggak suka sama produk ini, Cuma memang waktu itu kulitku sempat iritasi dan dokter saranin jangan pakai makeup dulu. Oke, langsung aja kita bahas yaa...

Packaging
Aku beli Wardah blush-on ini udah lama banget dan seperti biasa belinya di toko kosmetik langganan. Jadi, maafkan kalau blush-on ini udah jelek banget kemasannya (karen selalu aku bawa kemana-mana). Seingetku, waktu itu packagingnya cuma dibungkus sama plastik aja, nggak pake box. Dari segi kemasan, blush-on ini termasuk imut. Ukurannya yang kecil cocok banget untuk dibawa kemana-mana (bandingin sama blush-on Oriflame Giordano). Dalam satu paketnya udah termasuk sama brush kecil dan dilengkapi dengan kaca yang juga kecil.

Desain kemasan pun minimalis, nggak neko-neko, tapi tetep enak dilihat. Kalau aku perhatikan memang hampir semua produk Wardah desainnya begitu. Mulai dari makeup sampai skin care-nya. Untuk lebih jelasnya, bisa langsung melipir ke website Wardah di www.wardahbeauty.com


Online Shop Review - Yume FasShop @FaceBook (great place to shop with low budget!)

Wednesday, 13 February 2013
Hari ini aku mau bikin review diluar make-up. Tenang aja, bukan karena aku bosen nge-review make-up kok (tungguin aja review make-up yang lagi aku susun dalam waktu dekat). Kali ini, aku mau bikin review tentang online shop. That's right girls, online shop! our little dirty secret.. siapa sih yang nggak suka belanja online. I do!

Sejak aku hamil semester akhir dan setelah melahirkan, aku mulai tergila-gila belanja online. Maklum, sebagai bumil yang super aktif (waktu itu aku masih ngajar di ILP Rawamangun dan ngajar sampe jam 9 malam lho! naik angkutan umum pula), aku nggak punya banyak waktu untuk JJS ke mall atau main ke pasar kaget untuk hunting keperluan baby. Jadi aku menjatuhkan pilihanku pada belanja online. Ternyata belanja online itu seru lho! Apalagi kalau seller-nya baik hati. Duuh, berasa punya personal shopper banget. Kebiasaan belanja online ini pun terbawa hingga sekarang. 

Alasan aku kenapa memilih belanja online bukan hanya masalah waktu, tetapi juga produk yang ditawarkan. Banyak sekali produk-produk yang menarik dan belum tentu ada di toko atau mall. Harga yang dibandrol pun kebanyakan murah meriah. Kalaupun nggak murah, at least masih lebih murah dibandingkan beli di toko. Pokoknya, belanja online itu seru dan menegangkan. Halah.

Haduh maaf aku jadi blepetan ngomongin yang lain. Oke oke, langsung aja masuk ke reviewnya yaa... Let the drum rolls.... Inilah online shop yang mau aku review...Jreng jreng jreng....



[DIY] Felt flower to fix my beloved Crocs Hanalei ^.^

Monday, 11 February 2013


Aku ini punya kaki yang aneh. Aneh karena apapun sepatu atau sandal yang aku pakai, pasti rusak dalam waktu singkat. Entah sol-nya lepas atau jebol, talinya putus, karetnya kendor, bahkan sampai hak-nya copot. Sebagian merek sepatu udah pernah aku coba, mulai dari produksi luar sampai merek luar negeri. Sebut aja Bata, Yongki Komaladi, Bucherri, Fladeo, Kickers, Otha, bahkan merek-merek yang nggak jelas sekalipun. Tapi ya itu, nggak ada yang bisa bertahan lama. Kalo kata suamiku yang ganteng itu, kaki aku emang aneh dan kalau jalan pun grasak grusuk. Whatever...

Alhamdulillah, pertengahan tahun lalu aku memantapkan diri untuk nyoba Crocs. Pilihanku jatuh pada model Hanalei yang berhak wedges dan berwarn netral. Sempet dagdigdug juga sih beli sepatu ini. Waktu itu belinya online dan kuatir nggak pas ukurannya. Pas sepatunya sampe, ternyata pas banget! Horeeee! Selain itu enak dipake dan nggak bikin pegel. Seneng banget deh. Starting that day, Crocs are my fave shoes! Dipake ngajar seharian, nanjak jalanan komplek, sampe ngejar-ngejar bis nggak berasa pegel lho! Pokoknya top markotop.

Karena crocs aku ini warnanya creme, jadilah kalo kena becek atau kotor kelihatan banget. Biasanya crocs ini aku rendam pake bayclin dan aku sikat. Sebulan lalu, entah karena kadar bayclin yang terlalu pekat (crocs-ku kotor banget karena naik motor dan hujan-hujanan), kain kanvas-nya sobek! Awalnya sih aku cuek aja, lama-lama kok lubangnya makin besar ya?? Sampai akhirnya minggu lalu, pas aku cuci lagi crocs itu, lubangnya semakin besaaaaar.... OMG! 

Lumayan stress ngeliat lubang di crocs-ku itu. Pertama karena aku nggak punya sepatu serep untuk ngajar. Kedu karena hanya sepatu itu yang nyaman dipake seharian. Sempet kepikiran untuk beli lagi, cuma sialnya nomor telepon ol shop yang jual crocs itu raib entah kemana. Terus ngecek harga di ITC ternyata muahal sekali, beda jauh sama beli di online shop. 

Dan hari Selasa lalu, entah kenapa aku kepikiran bros-bros handmade-ku yang berserakan di rumah. Maklum nggak ada waktu lagi untuk ngerjain pesenan bros. Tiba-tiba aja terlintas ide kenapa nggak aku tempel aja bros-ku di lubang crocs?? It's gonna be a fashion statement! Akhirnya, aku ubek-ubek isi box bahan kain bros-ku dan ketemu kain flanel warna hitam. Hmmmm, dibikin model apa yaaa?? Setelah utak atik sana-sini, akhirnya jadilah bros yang akan aku tempel di crocs-ku. Ini hasilnya.... Tadaaaaa! Lucu kaaan?? 

Nagasari pisang coklat keju (cemilan sehat dan yummy)

Wednesday, 16 January 2013
Oke, sebagai emak beranak satu dan seorang picky eater pula (huff....), aku dituntut untuk lebih kreatif menyajikan makanan untuk Deniz. Hampir semua resep yang aku bikin itu aku modifikasi sedemikian rupa supaya memenuhi syarat dan ketentuan dari Deniz. Hehehehe...

Anyway, lagi musim dingin (musim hujan) gini, enaknya nyemil yang hangat-hangat tapi juga bergizi. Deniz termasuk anak yang seneng makanannya hangat. Kalau udah dingin kadang suka nggak mau. Cukup merepotkan juga karena kadang aku harus kerja ekstra keras (misalnya aja goreng nugget 2x2 kali tiap makan untuk menjaga supaya tetap hangat and crispy). Oke, fokus tya.... Balik lagi soal cemilan hangat, kebetulan aku masih ada sisa daun pisang pas bikin arem-arem (resepnya menyusul yaaaaak, ini juga gampang banget lhoo) dan kepikiran mau bikin cemilan dengan bahan yang ada di rumah. Setelah utak atik sana sini, jadilah resep si nagasari jadi-jadian ini.. *-* 

kenapa jadi-jadian? Karena aku bikin nagasari ini bukan pakai tepung beras, tapi pakai roti tawar. Sangat praktis dan rasanya nggak kalah enak lhoooo....

Langsung aja yak,

Petra Jewelry ternyata sudah tutup!

Tuesday, 15 January 2013
Bagi yang tinggal di Depok, tentu tahu toko ini. Petra Jewelry adalah salah satu toko perlengkapan aksesoris yang lengkap di Depok. Tepatnya di jalan Margonda Raya.  Toko ini menjual perlengkapan dan peralatan kerajinan tangan, mulai dari kalung, bros, rajut, kristik, dll. Selain itu, Petra juga menyediakan kursus gratis kerajinan tangan lho. Tentunya bahan beli sendiri, tapi untuk jasa kursus dan peralatannya disediakan. Asyik banget deh. Nggak cuma perlengkapan untuk membuat aksesoris, Petra menjual beragam aksesoris siap pakai. Sebut saja bros, anting, kalung, kacamata, cosmetic pouch, stationery, sampai jilbab. It's heaven for craft lovers!

Aku seneng banget belanja di Petra karena di sana semuanya self service. Semuanya ngambil sendiri. Bahkan untuk perlengkapan aksesorisnya seperti manik-manik, kancing, jepit, peniti, rantai kalung dan sebagainya. Nanti ketika mau bayar baru deh dihitung biayanya. Jadi, kita sebagai pembeli puas. Untuk harga, menurut aku Petra lumayan murah. Memang sih tidak semurah di Mangga Dua, tapi kalau dihitung ongkos jalan ke Mangdu ya sama aja. Belum capek di jalannya. Hehehe. Toko Petra ini terdiri dari 3 lantai. Lantai pertama menjual aksesoris siap pakai, lantai dua untuk perlengkapan aksesoris, dam lantai tiga untuk kursus.


My make-up pouch (bunch of stuff that keep me beautiful)

Monday, 7 January 2013

I've started putting on make-up since 2-3 years ago. Quite a shame for me because it's a bit late. I haven't got many experiences on make-up yet. It required lots of trial and error to find my personal make-up style. On the way through, I also tried lots of tiny items that make me pretty, crap that make my face like a drag queen, and even stuff which ruined my face. No offense >.<

Then, last night I got an idea to write about my make-up pouch. Yeah, I know it's really not important (not as important as politics or the world's crisis), but somehow I can't leave my house without it. It doesn't mean that I can't live without my make-up on anyway, but still I need it because who knows?

Okay, let's just cut the crap. During my quest for the most suitable make-up, I finally come to the finish line. Not really the finish line because maybe today or tomorrow I'll find new stuff which is better than mine. However, up until now, I'm satisfied with what I've got in my make-up pouch. So, this is it!


Maskara - Maybelline The Hypercurl Volum' Express Cat Eyes

Sunday, 6 January 2013
Sesuai dengan rekues dan janjiku untuk memperbanyak review, kali ini aku mau kupas tuntas produk maskara keluaran Maybelline New York. Ngomongin soal maskara, merek Maybelline ini udah yang paling tokcer, tangguh, cadas, dan .... (tambahin sendiri kata sifat positif menurut kamu). Dari pertama kali belajar ngelenong sampai sekarang dan masih belum canggih juga ngelenongnya, Maybelline ini selalu setia nangkring di tas kosmetik aku. Benda ini termasuk salah satu item yang nggak boleh ketinggalan selain eyeliner.

Maybelline ini banyak mengeluarkan varian maskara. Dari line Volum' Express aja ada beberapa, Volum' Express Turbo Boost, Magnum, Hypercurl, dll. Masih banyak lagi lainnya yang nggak keluar di Indonesia dan juga belum pernah aku coba. 

Kali ini, aku mau review Maybelline The Hypercurl Volum' Express Cat Eyes, maskara yang sekarang lagi aku pakai, menggantikan The Magnum Volum' Express. Langsung aja yaa....



My greatest weakness ---- BOOKS!

Sunday, 22 January 2012
Ngomongin soal my greatest weakness (jadi keinget waktu ngebahas soal strength and weakness bareng murid privatku), aku jadi ikut kepikiran soal kelemahan terbesarku dalam hidup. Apa ya? ceriwis, nggak juga, malah banyak yang bilang itu malah membantu di pekerjaan aku. Doyan makan? hmm, so far aku nggak nganggep itu sebagai kelemahan, malah anugerah karena bisa menikmati berbagai jenis makanan. Hihihihi... Atau suka begadang? kayanya juga nggak deeh. Mengutip bang Haji Rhoma Irama, begadang itu boleh kalau ada tujuannya. Dan seingetnya aku sih. aku nggak pernah begadang tanpa tujuan, minimal banget browsing atau ngaskus (*semoga bisa cepet ISO, hayaaah)

Setelah bertapa 7 hari 7 malam, puasa mutih, dan bakar segala rupa kemenyan, akhirnya jawaban atas pertanyaan itu pun datang menghampiri. Sekilas mirip-mirip kaya kuntilanak lah... Ternyata jreng jreng jreng, kelemahan terbesarku adalah BUKU!

Yak sodara-sodara seiman setanah air..... BUKU!

Mau tidur mesti baca buku, mau makan mesti sambil baca buku, di bis baca buku, sambil nyemil baca buku juga, bahkan kadang sambil di kamar mandi pun baca buku!

Dan di tahun awal tahun 2012 ini saja aku sudah melahap nyaris 10 buku dalam waktu hanya 2 minggu. dua minggu itupun juga bukan karena bacanya lama, tapi karena memang bukunya belinya satu-satu, nggak borongan. Berikut ini adalah list buku yang sudah aku baca di bulan Januari 2012 ini:

Buku-buku yang sudah dilahap di bulan Januari 2012


  • Manusia Setengah Salmon - Raditya Dika (4/5)
  • Nyonya Jetset - Alberthine endah (3/5)
  • so real/surreal - Nugroho Nurarifin (2/5)
  • Mengawini Ibu - Khrisna Pabichara (5/5)
  • State of Fear - Michael Crichton (4/5)
  • Lord Edgware Dies - Agatha Christie (3/5)
  • Kisah Tragis Oe Hui Lan (putri orang terkaya di Indonesia) True Story - Agnes Danovar (4/5)
  • The Pilot's Wife - Anita shreve (4/5) Oprah's Book Club recommended







On progress (ebook format)
  • The Secret of The  Immortal Nicholas Flamel  (book 1) - Michael Scott (5/5)

Berdasarkan statistik yang nggak valid dan nggak sah, yang mengkalkulasi seberapa cepat aku menyelesaikan satu buku. Ternyata rata-rata satu buku bisa diselesaikan dalam 2 hari. Itu aja udah lama banget lhooooo.... biasanya, kalau memang lagi banyak waktu luang, satu buku bisa selesai dalam hitungan jam. Sebagai contoh, buku ringan semacam "Manusia Setengah Salmon"-nya Raditya Dika bisa selesai dalam 2 jam saja. Itu juga udah pake diselingi bobo siang, mandi, dan bengong.

Hoi Tya, suka membaca itu bagus kaleeee.... bukan kelemahan namanyaaa

Hohoho, emang sih suka membaca itu bagus. Buku adalah jendela dunia. Masalahnya, kenapa aku bilang kegemaranku membaca ini justru menjadi kelemahan ya karena aku nggak kuat iman kalau melihat buku. Sebagai contoh, lagi jalan-jalan di Gramedia, liat buku ajib pasti langsung terpanggil untuk beli, dan kadang kalau udah gitu, buku yang dibeli nggak cuma satu, tapi bisa sampai 4-5 buku. Walhasil, sesampainya di rumah nyesel deh.... Huhuhhuu, terpaksa berkorban nggak jajan atau beli baju karena duitnya udah kepake untuk beli buku.... Jadi, nggak salah kan kalau aku bilang buku adalah kelemahan terbesarku?

Makanya, kalau ada bursa buku murah, atau yang jual buku bekas, pasti aku beli, iyalah.... murah meriah gitu lhooo dan aku bisa beli buku banyak... Hehehe...So kawans, banyak-banyaklah membaca buku dan banyak-banyaklah mencari penghasilan tambahan untuk modal beli buku....

Aroma for Therapy

Thursday, 16 July 2009
Hai semuanya!

Sebagai pelajar yang setiap hari disibukkan oleh homeworks, tugas-tugas, dan ujian pastinya kamu pernah merasa jenuh, stress, lesu, dan tidak bersemangat? Atau orang kantoran dan mahasiswa? Kayanya semua orang pernah merasakannya. Terus, bagaimana kamu mengatasinya? Pastinya kamu punya banyak cara mulai dari tidur, makan, jalan-jalan, atau lainnya. Tapi kamu tahu nggak sih? Ternyata ada hubungan yang tidak terpisahkan antara kesehatan emosional dengan kesehatan fisik. Berdasarkan penelitian, stress emosional dalam jangka waktu yang lama dan ekstrem, kesedihan, kelelahan, dan bahkan tekakan yang disebabkan kejadian bahagia dapat menimbulkan efek dramatik pada tubuh kita, guys. Berbagai efek fisik ini dapat berefek pada gangguan pencernaan, gangguan tidur, dan fungsi imunitas tubuh dapat menurun. Wah, gawat juga yah!

Tya dan Menulis (1)

Tuesday, 14 July 2009

Tya dan Menulis?? Apa hubungannya??

Tentu ada dong, hubungannya sudah berlangsung sejak seorang Tya masih anak kecil. Masih di bangku sekolah dasar, tepatnya. Tya kecil memang sudah menggemari menulis. Mungkin ini disebabkan oleh faktor genetik juga, Daddy-nya Tya itu dosen komunikasi di FISIP UI, jadi saban hari Tya kecil sudah dicekoki dengan beragam bacaan. Dari membaca itulah Tya kecil jadi suka nulis-nulis. Mulai dari menulis diari yang norak abis sampai bikin puisi.

Pengarang favorit Tya kecil (sampai sekarang juga sih...) adalah Enid Blyton. Tya kecil ingat sekali waktu Daddy-nya membelikan 6 jilid novel Enid Blyton yang judulnya "Malory Towers". Wah, itu buku nggak ada yang ngalahin deh! Bisa dibaca sepanjang masa! Selain itu, masih banyak buku-buku lainnya, juga komik. Eh, tapi komiknya nggak sembarang komik lho. Komiknya tuh Tintin, Lucky Luke, dan berentet judul lainnya. Ah, Daddy-nya Tya emang baik banget deh!

Beranjak remaja, Tya remaja nggak ikut-ikutan baca majalah cewek seperti teman-temannya yang lain. Kata Tya remaja "Gak asik, isinya iklan melulu, mending baca Bobo." Bobo? Tya remaja suka baca Bobo? Betul banget! Tya remaja tidak terpengaruh sama teman-temannya. Bacaan setianya adalah Bobo (hingga sekarang pun bundelan Bobo itu masih tersimpan rapi di gudang). Makanya, Tya remaja pada waktu itu nggak gaul banget deh! dandanannya nggak fashionable. Gak up-to-date. Hihihi.... Tapi biar begitu, Tya remaja tidak menyesal lho. Tumbuh besar bersama Bobo benar-benar membuat hidup Tya remaja damai sentosa. Membaca cerpen-cerpen yang dimuat di Majalah Bobo benar-benar merupakan kebutuhan.

Dari remaja, Tya sudah mulai menulis puisi. Beberapa puisinya dipuji sama guru bahasa Indonesia. Tapi hanya sebatas itu saja. Sedihnya, buku yang berisi kumpulan puisi Tya remaja hilang. Entah kemana, apakah diambil orang atau tak sengaja terbuang. Sampai detik ini, Tya dewasa masih suka menyesali buku puisi yang hilang itu.

Beranjak dewasa, Tya makin gencar menulis. Apalagi waktu di SMA, guru bahasa Indonesianya sangat mendukung. Jadilah Tya produktif menulis puisi. Tiada hari tanpa membaca buku. Sementara teman-temannya asyik membaca novel-novel remaja dan manga, Tya waktu SMA lebih sering menghabiskan waktu istirahatnya di perpustakaan, membaca roman-roman melayu dan sastra pujangga lama. Semua dilalap habis. Itulah bekal seorang Tya dalam menulis ke depannya.

Memasuki dunia kuliah, Tya sempat vakum dalam menulis 3 tahun lebih hingga ia bergabung dengan komunitas penulis di dunia maya. Dari komunitas inilah, Tya mendapatkan sahabat-sahabat penulis yang terus mendukung dan menyemangatinya untuk terus menulis. Dan jadilah seorang Tya produktif kembali dalam menulis, khususnya puisi.

bersambung....

Auto Post Signature