Top Social

Showing posts with label Travel. Show all posts
Showing posts with label Travel. Show all posts

Rencana Solo Travelling Tya ke Semarang dan Jogja

Thursday, 21 February 2019
Ada satu hal yang ingin sekali aku lakukan dan sudah beberapa tahun masuk ke dalam resolusi namun masih belum tercapai, yaitu solo travelling! Bisa dibilang aku termasuk orang yang jarang liburan. Terkadang jatah cuti tahunan bisa awet sampai dipaksa ambil cuti sama pak manajer di kantor. Mungkin karena aku sekarang sudah berkeluarga sehingga cukup sulit mengatur waktu dan perizinan untuk liburan sendirian. Terakhir kali aku pergi liburan adalah di bulan Januari lalu dan itupun hanya sekadar staycation di dalam kota. Tahun ini, dengan penuh percaya diri aku kembali memasukkan solo travelling ke dalam resolusi dan rencananya aku mau solo travelling ke Semarang dan Jogja nih.


Kenapa sih destinasinya Semarang dan Jogja? Ada beberapa alasan kenapa aku memilih Semarang sebagai kota tujuan travelling sendirian aku. Pertama, aku memiliki beberapa teman yang tinggal di Semarang dan sekitarnya. Berhubung ini akan jadi solo travelling perdana aku, adanya teman dekat yang tinggal di kota tujuan tentu akan membuat hati lebih tenang. Kedua, I couldn’t remember the last time I went there. Sepertinya terakhir kali aku ke Semarang dan Jogja itu ketika aku masih SMP (sekitar 20 tahun yang lalu). Tentu saja kedua tempat ini sudah jauh berbeda dengan yang dulu. Ketiga, Semarang dan Jogja masih di pulau Jawa. Yah namanya traveller amatir dan sudah lama tidak jalan-jalan, aku mau mulai dari destinasi yang tidak terlalu jauh. Hehehe. 

Solo travelling ke Semarang

Setelah bujuk rayu manja, pak suami akhirnya memberikan izin juga untuk aku liburan sendirian. Namun aku hanya diberi jatah 2 hari saja karena alasan kasihan kalau anak-anak ditinggal terlalu lama. Agar solo travelling aku berjalan mulus, aku membuat rencana perjalanan dan lokasi yang akan aku datangi selama di Semarang. Nah ini dia beberapa lokasi yang akan aku kunjungi di Semarang.

1. Lawang Sewu

Sebetulnya aku tuh penakut, apalagi kalau udah urusan sama yang horor. Tetapi masa iya sudah sampai Semarang terus nggak mampir ke Lawang Sewu? Apalagi menurut Liputan6, gedung tua bersejarah ini termasuk salah satu destinasi wisata wajib Semarang. Selain nilai sejarahnya, alasan lain kenapa aku memasukkan Lawang Sewu ke dalam destinasi karena aku ingin mencoba wisata malamnya. Banyak yang bilang wisata malam Lawang Sewu itu seru! 


2. Kota Tua Semarang

Ketika teman-teman dan saudara tahu aku akan solo travelling ke Semarang, mereka merekomendasikan aku untuk mengunjungi Kota Tua Semarang. Selain menikmati arsitektur di arena ini, aku juga bisa sekaligus mengunjungi beberapa tempat yang sedang hits seperti 3D Trick Art Museum dan Taman Srigunting. Kalau sudah capek jalan-jalan, ada banyak kafe dengan bangunan otentik yang bisa dikunjungi di Kota Tua Semarang. Kebayang kan serunya ngopi sore sambil menikmati atmosfer old city-nya. 


3. Puri Maerokoco

Lokasi wisata berikutnya yang aku akan datangi adalah Puri Maerokoco yang katanya nih disebut juga sebagai Taman Mini-nya Jawa Tengah. Namanya sendiri diambil dari kisah Mahabarata tentang seorang dewi yang ingin memiliki seribu bangunan dalam satu malam. Di Puri Maerokoco, kita bisa melihat berbagai rumah adat dan kebudayaan Jawa Tengah. Tidak hanya itu saja, di sini juga tersedia fasilitas lainnya seperti sepeda, pasar apung, sepeda air, sampai kereta mini lho. 

Solo travelling ke Jogjakarta 

Kalau sudah sampai Semarang, rasanya tanggung ya kalau nggak mampir ke Jogja. Nah ini juga masuk ke dalam rencana perjalanan aku. Kebetulan ada satu teman blogger yaitu mbak Manda (Primastuti Satrianto) yang tinggal di Jogja dan aku sudah janji akan mengunjungi beliau kalau ada kesempatan. So, it’s a good chance to visit her! Awalnya aku sempat bingung memilih transportasi yang pas dari Semarang menuju ke Jogja. Maklum lah, namanya pergi sendirian. Aku ingin perjalanan aku tetap nyaman dan tentu saja aman. 

Untung saja ada saudara yang menginformasikan kalau sekarang sudah ada layanan bus travel DayTrans Semarang. Shuttle bus DayTrans Semarang ini melayani rute Semarang - Jogja dan Semarang - Solo. Pesan tiketnya pun juga mudah karena bisa dilakukan secara online. Pas banget deh! 


Berhubung aku hanya menjadwalkan satu hari saja di Jogja, aku akan mengunjungi beberapa destinasi wisata wajib Jogja, yaitu: 

1. Keraton Yogyakarta

Bangunan bersejarah yang menjadi tempat tinggal Sultan Yogyakarta dan keluarganya ini memang salah satu ikon kota Jogja. Aku berencana menggunakan pemandu wisata ketika mengunjungi keraton. Ini karena pemandu wisata bisa menjelaskan tentang arsitektur dan sejarah keraton dengan lebih detil sehingga kunjungan aku lebih berbobot dan nggak cuma muter-muter aja. 


2. Malioboro

Kayanya ini sih nggak perlu dibahas panjang lebar ya kenapa harus mengunjungi Malioboro. Semua orang pasti tahu kalau Malioboro wajib banget dikunjungi kalau ke Jogja. Banyaknya pedagang kaki lima dan lesehan membuat Jalan Malioboro selalu  ramai. Setelah berjalan mengelilingi Keraton Jogja, aku langsung menuju Malioboro untuk window shopping sambil menikmati kuliner Jogja. Oya, katanya sekarang banyak spot foto menarik di Malioboro jadi tentu saja aku tidak akan melewatkan sesi foto-foto. Lumayan kan buat stok feeds IG. 


3. Pasar Beringharjo

Jalan-jalan ke Jogja tapi nggak bawa oleh-oleh batik pasti dianggap hoax. Hehehe. Rencananya di sini aku mau beli beberapa daster batik dan baju batik untuk pak suami dan anak-anak. Selain batik, Pasar Beringharjo juga menjual makanan tradisional, uang kuno, bahan untuk membuat jamu, sampai barang antik. Aku juga berharap di Pasar Beringharjo ini aku bisa mendapatkan beberapa barang unik untuk jadi properti foto. 


***

Mohon maaf ya kalau destinasi yang aku kunjungi di Semarang dan Jogja mainstream banget. Hehehe. Namanya juga traveller amatir dan waktunya juga terbatas. Jadi harus bisa dimaksimalkan. Aku berharap sebelum tahun 2019 berakhir, rencana solo travelling ini bisa terlaksana. Bagaimana nih pendapat teman-teman, apakah ada destinasi wisata Semarang dan Jogja lainnya yang perlu aku kunjungi selain yang aku sebutkan di atas? Kalau teman-teman punya tips solo travelling boleh juga share di kolom komentar ya biar persiapan aku lebih maksimal. 

Thanks for reading!

Travel Skincare Essential - Skincare yang aku bawa saat staycation

Monday, 11 February 2019
Bisa dibilang aku termasuk orang yang jarang travelling. Makanya setiap kali aku pergi, entah itu pergi sendiri atau bareng sama orang lain/keluarga, pasti bawaan aku yang paling heboh sendiri. In other words, I cannot pack lightly! Ujung-ujungnya aku sendiri yang kerepotan sama barang bawaan aku. Jadi ketika beberapa pekan yang lalu aku staycation bersama keluarga di Hotel Sofyan Cut Meutia, aku udah niat mau bawa barang sedikit saja, termasuk untuk perintilan skincare aku.

Yang jadi persoalan, produk skincare yang aku pakai lumayan banyak dan kemasannya besar. Di saat seperti ini aku baru sadar kenapa beberapa brand kosmetik mengeluarkan produk dalam ukuran travel-size. Ya tujuannya biar bawaannya ringkas #duh. Aku pun mikir kenapa juga aku nggak investasi beli travel bottles set. Penyesalan memang selalu di akhir ya. Mau beli pun juga udah nggak keburu.


Akhirnya, dalam kondisi waktu packing yang mepet aku mencoba mencari cara bagaimana agar seluruh skincare aku bisa masuk ke dalam satu makeup pouch. Setelah membongkar isi meja rias, ini dia produk skincare yang aku bawa saat staycation. 

Garnier Oil Infused Micellar Water

Aku selalu menerapkan double cleansing setiap hari, terutama di malam hari. Bayangkan saja betapa banyak kotoran, debu, dan sisa makeup yang menempel di wajah setelah seharian beraktivitas. Tentu saja menggunakan sabun wajah nggak akan bisa mengangkat semua kotoran secara maksimal. Salah satu micellar water favorit aku adalah Garnier Oil Micellar Water.
Berbeda dengan varian lainnya, Garnier Oil Micellar Water memang mengandung minyak sehingga lebih efektif dan cepat mengangkat makeup, termasuk makeup waterproof yang biasa aku pakai seperti maskara dan eyeliner. Micellar water ini juga enak dibawa travelling karena tersedia dalam ukuran 125ml jadi tidak terlalu banyak makan tempat. 

Naruko Tea Tree Purifying Clay Mask & Cleanser in 1

Sejak mencoba produk ini di bulan November 2018 lalu, aku langsung jatuh cinta sama produk serbabisa ini. Naruko Tea Tree Purifying Clay Mask & Cleanser in 1 punya kandungan phytoferulin, yang merupakan kombinasi dari 11 ekstrak tumbuhan dan telah dipatenkan oleh Naruko. Oya, produk ini bisa dipakai sebagai face wash sekaligus masker. Jadi cocok banget dibawa staycation biar bisa maskeran dan relaksasi. Review lengkapnya bisa kalian baca di tulisan berikut ini ya!


Himalaya Herbals Purifying Neem Cleansing Astringent Toner

Belakangan ini aku mulai menerapkan CTMP method untuk rutinitas skincare aku dan Himalaya Herbals Purifying Neem Cleansing Astringent Toner ini aku gunakan sebagai toner pertama sebelum hydrating toner. Ceritanya sebagai exfoliating toner gitu (meskipun kalau lihat ingredients-nya kayanya sih nggak bisa dikategorikan sebagai exfoliating toner, LOL). Aku sudah pakai produk ini selama sebulan lebih dan sejauh ini nggak ada masalah dengan kulit wajah aku. Ada sensasi dingin (dari kandungan menthol-nya) setelah pemakaian produk ini tapi cuma bentaran aja kok. Penggunaan toner Himalaya Herbals ini bantu angkat kotoran di wajah yang masih tersisa di wajah setelah dibersihkan dengan face wash. Bentuk botolnya yang pipih (ukuran 100ml) dan tutup flip-top bikin produk ini aman untuk dibawa-bawa tanpa makan tempat dan kuatir tumpah. 

Ini dia semua produk skincare yang aku bawa saat staycation.

Hatomugi Skin Conditioner

Aku menggunakan Hatomugi Skin Conditioner ini sebagai hydrating toner setelah menggunakan Himalaya Herbals Purifying Neem Toner. Kemasan aslinya Hatomugi Skin Conditioner sendiri nggak travel friendly (500ml), jadi aku memindahkan produk ini ke dalam travel spray bottle. Oya, untuk menghidrasi maksimal, aku pakai Hatomugi ini dengan compressed sheet mask. Selain itu aku juga pakai Hatomugi Skin Conditioner ini sebagai face mist.


Hakubi White C Gel

Ini adalah produk Hakubi pertama yang aku coba dan langsung cocok. Fungsi utamanya sebetulnya adalah spot treatment untuk menghilangkan flek hitam di wajah. Tetapi aku juga menggunakan Hakubi White C Gel ini sebagai pelembab agar warna kulit wajah aku merata. Efek yang aku rasakan ketika menggunakan Hakubi White C Gel ini adalah kulit langsung terasa matte. So it’s a plus point for my oily and acne-prone skin! Kebetulan aku punya beberapa sample size-nya jadi langsung aja aku cemplungin ke pouch. Praktis!


Bioaqua Compressed sheet mask

Beberapa bulan belakangan aku menggunakan Hatomugi Skin Conditioner setiap malam dengan menggunakan sheet mask. Sebelumnya aku pakai sheet mask dari Miniso. Cuma entah kenapa susah banget dapetin produk sheet mask Miniso di Depok (padahal di Depok ada 3 store). Akhirnya aku beli compressed sheet mask ini di Shopee pas harbolnas. Sejauh ini sih aku suka aja dengan sheet mask-nya. Yang penting wajah aku ketutupan sama masker dan Hatomuginya bisa meresap ke dalam kulit. Nanti aku akan tulis review lengkapnya ya!


Watsons Airlaid Facial Puffs

Pertama kali tahu produk ini dari salah satu sahabat dekat aku. Terus pas banget di Watsons produk ini lagi promo buy 1 get 1. Jadi aku langsung beli banyak buat stok deh. Kapas ini enak banget untuk aplikasi toner karena super tipis jadi pemakaian toner juga hemat. Untuk staycation, aku cuma bawa beberapa lembar aja dan aku masukkan ke dalam zipper plastic bag.


Selection Facial Cotton Special Thin

Pasti kalian sudah tidak asing dengan kapas ini ya karena memang mudah mendapatkannya. Meskipun namanya special thin, tipisnya nggak sampai kaya Watsons Airlaid Facial Puffs jadi lebih cocok dipakai untuk cleanser products seperti micellar water dan cleansing milk. Sama seperti kapas toner-nya Watsons, aku cuma bawa secukupnya saja dan dimasukkan ke dalam zipper plastic bag. 

Erha21 Perfect Shield Helios Total Skin Protector SPF50/PA ++

Skincare terakhir yang aku bawa adalah sunscreen dari Erha. Adanya 7 in 1 benefit dari sunscreen ini membuat aku merasa tenang aja kalau panas-panasan di luar. Tapi tetap ya sebisa mungkin menghindari terkena sinar matahari langsung. Sejauh ini aku tidak ada masalah dengan sunscreen Erha ini. Bentuknya juga mungil sehingga bisa nyempil di dalam tas makeup. Oya, review lengkap sunsreen Erha ini bisa kalian baca di postingan ini.



*** 

Itu dia produk skincare yang aku bawa ketika pergi staycation satu malam. Menurut kalian ini terbilang banyak atau sedikit? Apa yang teman-teman biasanya bawa ketika staycation? Share di kolom komentar ya!

Thanks for reading!

Staycation di Hotel Sofyan Cut Meutia dan Jalan-jalan di Monas

Monday, 21 January 2019
Akhirnya setelah sekian lama aku dan sekeluarga bisa staycation! Weekend kemarin kami menginap di Hotel Sofyan Betawi Cut Meutia di kawasan Menteng. Kami sekeluarga bisa staycation berkat voucher hadiah blog competition Jakarta Modest Fashion Week yang diselenggarakan BloggerCrony tahun lalu. Jadi, thank you so much BloggerCrony! Anyway, ini adalah staycation perdana kami sebagai keluarga, jadi jangan tanya bagaimana excited-nya dua bocah ketika tahu mereka akan menginap di hotel. They were in cloud nine!


Sofyan Hotel Cut Meutia ini berada di Jalan Cut Meutia, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Lokasinya sangat strategis karena tepat di pusat kota Jakarta. Kalau teman-teman mau ke hotel ini naik Commuter Line, turun di Stasiun Gondangdia dan dari situ tinggal jalan kaki saja. Dekat banget deh, paling hanya 5 menit berjalan kaki. Jarak tempuh dari hotel ke Monas juga kurang dari 10 menit menggunakan mobil lho. Hotel ini juga cocok untuk mereka yang mau naik kereta ke luar kota karena lokasinya dekat dengan Stasiun Gambir. Satu hal yang paling suamiku suka adalah lokasi hotel yang sangat dekat dengan Masjid Cut Meutia, jaraknya mungkin tidak sampai 30 meter. “Wah, jarang-jarang ketemu hotel yang dekat masjid. Bisa salat berjamaah terus nih,” begitu kurang lebih komentar mas suami. 



Selain lokasinya yang strategis, kelebihan lain dari Sofyan Hotel Cut Meutia ini menggunakan prinsip syariah dalam setiap pelayanan yang diberikan. Mulai dari kebijakan dan peraturan hotel sampai pelayanan hotel menggunakan prinsip syariah ini sehingga tercipta suasana yang ramah, nyaman, dan harmonis untuk setiap tamu yang menginap di Sofyan Hotel. Oya, hotel ini juga sudah mengantongi sertifikasi Halal MUI lho. 

Sebelum datang ke hotel, aku ingin memastikan apakah ruangan hotel tempat kami menginap itu bisa untuk satu keluarga. Soalnya kata ibuku beberapa hotel mengharuskan untuk menambah kasur (extra bed). Alhamdulillah setelah aku menanyakan hal ini via telepon, pihak Hotel Sofyan mengatakan bahwa kami tidak perlu extra bed dan anak-anak bisa ikut sarapan (meskipun kupon sarapan yang kami dapatkan hanya untuk 2 orang saja). Hemat!

Arsitektur Sofyan Hotel Cut Meutia ini kalau dilihat dari luar seperti rumah betawi.  Tidak heran kalau hotel ini juga disebut Hotel Sofyan Betawi. Dari sejak pertama datang, kami disambut dengan ramah oleh staf hotel. Proses check-in pun juga tidak lama. Setelah mengisi data diri, kami pun langsung menuju kamar. Yeay! We were officially staying in a hotel! Tipe kamar yang kami tempati adalah Superior Room di lantai 5.


Hotel Sofyan Cut Meutia terdiri dari 5 lantai dengan 90 kamar. Hotel ini juga sudah dilengkapi dengan lift.  Tipe kamar yang bisa dipilih di hotel ini adalah  Suite room, Executive room, Deluxe room, dan Superior room. Tipe kamar yang kami tempati adalah Superior Room dengan twin bed di lantai 5. Fasilitas yang tersedia di dalam kamar menurut aku sudah lengkap dan sangat mumpuni untuk staycation seperti akses wifi internet, safe deposit box, LCD tv dengan saluran TV dalam dan luar negeri, coffee and tea set maker, dan kulkas kecil.


Biasanya kalau aku menginap di hotel, yang pertama kali aku tengok adalah kamar mandinya. Kamar mandi di Superior room ini ukurannya pas dan terbagi jadi dua area: kering untuk wastafel dan toilet dan basah untuk mandi). Amenities yang disediakan juga mumpuni, dua sikat gigi, sabun, shampoo, dan sisir kecil. Karena kami tahu hotel biasanya menyediakan hanya dua handuk saja, kami membawa handuk ekstra dari rumah untuk anak-anak. Kamar mandi Superior room Hotel Sofyan Cut Meutia ini menggunakan shower. Aku sempat berharap kamar mandi hotel ini akan menggunakan bath tub biar bisa berendam gitu. Ya namanya berharap boleh doong. Hehehe. Hal yang paling menyenangkan dari mandi di hotel adalah tersedia air panas dan dingin. Jadi kalau mau mandi air hangat tinggal putar keran aja, beres #norakbanget


Sekitar pukul 8 malam, kami sekeluarga menggunakan taksi menuju Monas (cuma bayar 10 ribu aja lho dari hotel). Ini dia yang ditunggu-tunggu sama duo bocah, Air Mancur Menari, pertunjukan air mancur yang diiringi lagu-lagu daerah yang diaransemen oleh Addie MS. Air Mancur Menari ini hanya ada di hari Sabtu dan Minggu saja dengan dua kali jam pertunjukan, 19.30 dan 20.30. Lama pertunjukannya sekitar 30 menit. Insyaallah nggak akan bosan karena ada MC yang seru dan selalu mengajak pengunjung berinteraksi. Ini adalah pertama kalinya kami menghabiskan malam minggu di Monas. Ternyata suasana Monas di malam Minggu ramai banget lho!


Sepulangnya dari Monas, kami langsung istirahat karena di hari Minggu pagi kami punya rencana untuk mengunjungi Monas lagi. Nah dua bocah ini tidurnya lasak alias nggak bisa diam, jadi mas suami menggabungkan dua tempat tidur agar kami bisa tidur berempat dengan lega. Suasana ruangan hotel yang nyaman, kasur yang empuk, dan selimut yang hangat membuat anak-anak langsung tidur pulas. 

Pagi hari kami bangun dengan badan yang segar dan langsung menuju ke Potpourri Restaurant untuk menikmati sarapan. Hotel Sofyan Cut Meutia menyediakan sarapan dalam bentuk buffet, jadi ada beragam menu yang bisa dipilih sesuai selera. Kebetulan dua bocah ini lidahnya selera nusantara, jadi sarapan yang mereka minta ya nggak jauh dari nasi goreng dan bubur ayam. Aku sendiri memilih sereal dan omelet dengan secangkir kopi. Sedangkan mas suami sarapan roti panggang dengan olesan selai. Saat sarapan, kami baru ngeh kalau ternyata banyak juga keluarga yang menginap di hotel ini.


Setelah sarapan, kami kembali mengunjungi Monas. Suasana Monas di pagi hari Minggu juga ramai oleh pengunjung, baik yang berolahraga atau yang sekadar jalan-jalan. Sayangnya kami kurang beruntung karena antrian untuk naik ke puncak Monas sudah panjang sekali. Jadi kami memutuskan untuk mengunjungi area Monas yang ada rusa-nya. Sedihnya, kami tidak menjumpai satu pun rusa di area tersebut. Lalu mas suami menyarankan untuk naik City tour bus yang menawarkan tur keliling kota Jakarta. Ketika kami mendatangi bus tersebut, staf bus-nya mengatakan bahwa City tour bus untuk umum baru tersedia jam 12 siang setelah CFD selesai. Duh, ini namanya belum jodoh. Kami pun kembali ke hotel untuk beristirahat sambil menunggu check-out. 

Antrian untuk masuk ke Monas jam 8 pagi udah kaya gini nih.
Nggak ketemu rusa ya udah foto aja di depan kandangnya. 
Ternyata City tour bus ini baru beroperasi jam 12 siang di hari Minggu.
Bersantai sambil menunggu check-out

Tidak terasa staycation kami pun berakhir. Meskipun hanya menginap satu malam saja, kami sekeluarga sangat puas dengan pelayanan di Sofyan Hotel Cut Meutia. Anak-anak pun sudah menagih untuk kembali menginap di sini. Buat teman-teman yang ingin staycation hemat di lokasi strategis, Sofyan Hotel Cut Meutia ini bisa jadi pilihan yang tepat.

Segitu dulu cerita staycation perdana kami. Kalau teman-teman punya rekomendasi hotel yang asyik untuk staycation bersama keluarga dengan harga murah meriah, boleh banget lho share di kolom komentar. 

Sofyan Hotel Cut Meutia


Twitter: @sofyanhotels


Thanks for reading!

[TRAVEL] Kepulauan Seribu, Destinasi Wisata Alam untuk Liburan Keluarga

Friday, 20 October 2017
Happy Friday!

Kemarin malam ketika aku sedang merapikan file foto di komputer dan harddisk external, aku menemukan beberapa folder foto ketika aku sekeluarga pergi berlibur. Ternyata, terakhir kali kami pergi berlibur adalah ke pulau Belitung, mengunjungi kakak yang memang tinggal di sana sekaligus menikmati indahnya panorama pantai Belitung. Sayangnya cuaca kurang bersahabat ketika kami di sana. Dalam seminggu masa liburan kami, hampir setengahnya kami habiskan di dalam rumah karena hujan. Bisa dibilang liburan kami gagal, ditambah lagi adik Zinan waktu itu masih berumur satu tahun sehingga aku pun lebih sering repot mengurusi si kecil dibandingkan menikmati liburan. Yah namanya juga emak-emak, nggak ada istilah libur dari mengurus anak. 


Aku dan mas suami memang punya rencana untuk mengajak anak-anak berlibur, apalagi anak-anak sudah cukup besar. Bicara soal liburan, destinasi liburan kami nggak yang muluk harus ke luar negeri. Di Indonesia saja sudah cukup karena banyak destinasi wisata yang nggak kalah bagus dan menarik dengan yang di luar negeri. Berhubung dana liburan kami terbatas, kami mencoba mencari destinasi wisata yang tidak terlalu jauh. Pilihan kami jatuh pada Kepulauan Seribu yang masih merupakan bagian dari Ibukota Jakarta. 

5 Tips Agar Wisata Kamu di Bogor Lebih Efektif dan Berkesan

Friday, 14 April 2017
Siapa sih yang nggak kenal dengan Bogor? Kota yang mendapat julukan Kota Hujan ini memang kaya akan objek wisata yang  dapat dipilih sesuai selera, dari wisata alam, edukatif, romantis, ramah anak, sejarah, atau sekadar untuk mencicipi aneka kuliner Bogor. Selain itu, kamu bisa berburu hotel murah di Bogor, menginap selama 1-2 malam, dan menuntaskan rencana wisata yang sempurna. Memangnya, siapa sih yang tidak  ingin menjadikan liburannya menjadi pengalaman yang berkesan, tepat sasaran, dan tidak banyak membuang-buang uang serta waktu? Untuk itu, berikut adalah 5 tips agar wisata Kamu di Bogor dapat lebih efektif dan mengesankan.

Bogor (sumber : yukpiknik.com)

Liburan Menyenangkan di Nusa Dua Bali

Tuesday, 13 September 2016

Mewanan, eksotis dan romantis!



Mungkin tiga hal itulah yang dicari para wisatawan lokal maupun asing dari pulau yang bernama Bali ini. Ya, nama pulau ini memang sangat mendunia terutama bagi para pencinta keindahan alam guys. Banyak sekali turis asing yang menyempatkan waktu liburannya untuk datang dan menikmati keindahan alam yang ada di pulau ini. 

Aku sendiri, sebagai orang Indonesia, baru sekali mengunjungi Bali. Waktu itu aku dan suami menghabiskan 3 hari di Bali dalam rangka honeymoon. Nah, gimana dengan kamu guys, apakah kamu sudah pernah menghabiskan waktu untuk berlibur disini? Sudah ataupun belum, kamu harus tetap datang kesini ya guys untuk menikmati berjuta keindahan yang ada di pulau ini. Terutama keindahan di kawasan Nusa Dua, Bali.

Auto Post Signature