Top Social

Showing posts with label beauty treatment. Show all posts
Showing posts with label beauty treatment. Show all posts

[BEAUTY 101] Manfaat kopi untuk kecantikan kulit

Tuesday, 14 August 2018
Beberapa waktu yang lalu aku sempat posting satu foto wajah aku yang sedang menggunakan masker kopi di Instagram. Tidak disangka, banyak teman-teman yang mengomentari foto tersebut dan menanyakan tentang apakah kopi bisa dipakai untuk perawatan kecantikan. Tentu bisa dong! Selain nikmat untuk diminum, kopi juga memiliki manfaat untuk kecantikan kulit, baik itu kulit wajah dan kulit badan. Berikut ini adalah beberapa manfaat kopi untuk kulit yang aku rangkum dari beberapa sumber.


1. Mengurangi kantung mata hitam

Ada beberapa faktor penyebab kantung mata, tetapi penyebab yang paling lazim adalah kelelahan dan kurang tidur. Bagi sebagian orang kantung mata ini mungkin tidak terlalu mengganggu. Tetapi sebagian lainnya, terutama wanita, menganggap kantung mata adalah hal yang bisa mengurangi daya tarik penampilan. Meskipun kantung mata ini bisa ditutupi dengan penggunaan makeup seperti concealer, tetap saja tidak bisa menutupi dengan sempurna. Iya tidak? 


Ternyata kopi bisa membantu teman-teman yang memiliki masalah kantung mata lho. Caranya pun juga mudah. Teman-teman bisa membuat Coffee Eye Pads sendiri dengan menggunakan kapas yang dicelupkan dalam seduhan kopi. Kapas ini kemudian diletakkan di kantung mata dan didiamkan selama 10-15 menit. Penggunaan Coffee Eye Pads secara teratur bisa membantu mengurangi kantung mata. Untuk tutorial lengkapnya kalian bisa mampir ke sini ya. 


2. Mengangkat sel kulit mati 

Padatnya aktivitas setiap hari, ditambah keringat, debu, kotoran, paparan sinar matahari, dan polusi bisa membuat kulit terlihat kusam. Kulit yang kusam ini sebetulnya disebabkan oleh penumpukan sel kulit mati yang tidak bisa hilang hanya dengan mandi menggunakan sabun. Untuk bisa mengangkat sel kulit mati pada kulit badan, kita perlu melakukan scrubbing (penggosokan) badan menggunakan scrub atau lulur. 


Buat teman-teman yang mungkin stok lulurnya sedang habis, kalian bisa memanfaatkan kopi sebagai lulur badan. Bahan yang perlu kalian siapkan adalah bubuk kopi, gula, dan minyak zaitun. Campurkan semua bahan ini ke dalam mangkuk lalu aduk hingga merata. Lulur kopi pun siap digunakan. Untuk mendapatkan hasil maksimal, gunakan lulur kopi ini secara rutin 1-2 kali dalam seminggu dan kalian bisa melihat perbedaannya. 

3. Menyamarkan selulit dan stretch mark

Bagi teman-teman yang sudah melahirkan atau mengalami peningkatan/penurunan berat badan cukup drastis pasti tidak asing dengan selulit dan stretch mark. Meskipun keduanya bukan merupakan kondisi kulit yang berbahaya untuk kesehatan, tetapi kehadiran selulit dan stretch mark bisa membuat penampilan kurang menarik sehingga kita kurang percaya diri. Meskipun saat ini sudah banyak krim perawatan yang bisa membantu mengurangi selulit dan stretch mark, tidak ada salahnya kita menggunakan produk berbahan dasar alami seperti kopi untuk mengatasi masalah kulit ini. Selain lebih aman, bahan alami kopi juga mudah didapatkan dan lebih murah. 


Teman-teman bisa mencoba membuat DIY Coffee Scrub Bar menggunakan campuran minyak kelapa (VCO) dan bubuk kopi. Kandungan kafein pada kopi akan membantu mengurangi selulit pada kulit, sedangkan minyak kelapa bisa membantu mengurangi stretch mark. Scrub kopi ini kemudian dicetak dan didinginkan sehingga mudah untuk diaplikasikan pada area tubuh. Lengkapnya kalian bisa baca di postingan berikut ini. 


4. Menghilangkan jerawat dan bekas jerawat 

Buat teman-teman yang punya masalah kulit berjerawat dan bekas jerawat, kopi juga bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasinya lho. Kandungan kafein pada kopi bisa membantu mengontrol minyak berlebih sehingga jerawat enggan muncul. Selain itu kopi juga bisa mengecilkan pori-pori wajah, menghilangkan komedo, dan mencerahkan kulit wajah. Untuk mengatasi masalah jerawat dan bekas jerawat, teman-teman bisa membuat masker kopi yang sangat mudah dan praktis. Resep cara membuatnya bisa kalian baca di sini ya. 



5. Menghaluskan bibir pecah-pecah

Selain untuk wajah, kopi juga bisa membantu mengatasi masalah bibir pecah-pecah agar halus dan sehat. Teman-teman bisa membuat lip scrub menggunakan campuran bubuk kopi dan madu. Kafein pada bubuk kopi akan membantu memperlancar sirkulasi darah di bibir sehingga bibir nampak penuh. Selain itu, kopi juga bisa membantu mencerahkan bibir yang gelap. Sedangkan madu bermanfaat untuk melembabkan kulit pada bibir sehingga halus dan lembut. 

*** 

Itu dia beberapa manfaat kopi untuk kecantikan kulit. Kelima resep yang aku bagikan di atas sudah aku coba sendiri secara langsung lho dan memang efektif dalam mengatasi masalah kulit yang aku sebutkan. Bagaimana dengan kalian? Adakah resep di atas yang sudah kalian coba? Atau mungkin kalian punya resep lain dengan bahan dasar kopi yang baik untuk kesehatan dan kecantikan kulit? Jangan sungkan untuk berbagi di kolom komentar di bawah ini ya. 

Thanks for reading!

Terjebak ERHA: Mengatasi masalah kulit wajah berminyak dan berjerawat

Friday, 8 June 2018
Hampir setiap orang pasti memiliki masalah dengan kulit wajah, entah itu masalah ringan ataupun berat. Sebut saja komedo yang menumpuk di hidung, kulit berminyak bagaikan kilang minyak, jerawat dan bekas jerawat, flek hitam, garis halus, dan masih banyak lagi permasalahan kulit wajah lainnya. Begitu juga dengan aku. Aku ingat beberapa waktu yang lalu saat aku sedang mengajar, salah satu murid aku bertanya: “What is your biggest regret, miss?” Secara spontan aku menjawab: “Not taking care of my skin since I was young.” Salah satu penyesalan terbesarku adalah tidak menyadari pentingnya merawat kulit sejak dini. Efek dari kecuekan aku ini adalah munculnya masalah pada kulit wajah. Sampai aku tuh suka malu kalau keluar rumah tanpa makeup. Padahal, memiliki kulit yang sehat, mulus, dan cantik adalah impian aku (dan pastinya juga impian sebagian besar wanita ya).


Saat ini aku memiliki masalah di beberapa area wajah. Di area pipi, pori-pori wajah cukup besar karena aku memang memiliki jenis kulit berminyak. Selain itu, banyak flek hitam di area pipi. Flek hitam ini muncul karena dulu aku ikut ekstrakurikuler Paskibraka di sekolah. Saat itu, aku tidak tahu pentingnya penggunaan tabir surya jadi aku tidak pernah pakai tabir surya saat aku sedang latihan baris-berbaris di bawah terik matahari. Akibatnya, flek hitam aku terlihat jelas di usia 30an. Masalah kulit lainnya adalah area T-zone (daerah T) yang super oily dan penuh dengan komedo. Meskipun komedo aku jenisnya yang whitehead, tetap saja sebal rasanya kalau dipegang hidungku terasa kasar dan makeup pun jadi kurang maksimal. Memiliki kulit berminyak juga membuat aku mudah berjerawat. 

Selain itu, wajah aku pun terlihat tidak segar, tidak kencang, dan mulai muncul garis halus di area mata. Semua ini karena gaya hidup yang kurang sehat seperti sering begadang, kurang asupan vitamin dan mineral, dan juga karena efek paparan sinar UV matahari.  Duh sedih deh rasanya, padahal salah satu skin goals aku adalah tetap terlihat cantik natural tanpa makeup. Tapi kalau kulit banyak masalah seperti ini ya kurang pede. 

Oke Tya, enough with the sod story about your skin problems. Terus apa yang sudah aku lakukan untuk mengatasi masalah kulit aku? Banyak! Mulai dari rajin membersihkan wajah, melakukan perawatan mingguan (scrub wajah dan pakai masker), sampai menggunakan skincare sesuai dengan jenis kulit dan permasalahan. Sayangnya dari sekian banyak produk yang dicoba hasilnya memang belum maksimal. Di saat aku udah pasrah menerima kenyataan (kalau kulit aku mungkin sudah tidak bisa membaik), aku nggak sengaja melihat salah satu postingan Instagram kak Ayla Dimitri (@ayladimitri) tentang bagaimana dia #terjebakERHA.


Di postingannya, kak Ayla Dimitri cerita kalau dia juga punya permasalahan kulit wajah (OMG! Nggak nyangka kak Ayla Dimitri yang cantik banget itu juga punya masalah kulit wajah juga). Untuk mengatasi masalah kulit-nya, kak Ayla melakukan perawatan di ERHA dan ternyata hasilnya memuaskan. Dari postingan ini juga aku baru tahu kalau ERHA memiliki rangkaian produk Over The Counter (OTC), yaitu produk ERHA yang bisa dibeli tanpa harus ke klinik ERHA dan tanpa menggunakan resep. Wait, seriously? 


Selama ini aku tahunya kalau kita ingin menggunakan produk ERHA, kita harus konsultasi dulu dengan dermatolog di klinik kecantikan ERHA. Jadi produknya tidak dijual dengan bebas karena diracik sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan kulit pasien. Konsep personalized program inilah yang menjadi keunggulan dari ERHA yang sudah berdiri sejak tahun 1999. Dari dulu emang udah kepingin konsultasi masalah kulit di ERHA, tetapi selalu tertunda karena kesibukan. Padahal waktu itu kantor aku dan klinik ERHA di Depok  berada di ruko yang sama, yaitu di Ruko ITC Depok. Sekarang klinik ERHA Depok sudah pindah ke Jalan Kartini Raya dan aku masih saja belum menyempatkan diri ke sana. Makanya ketika tahu ada produk ERHA OTC jelas aku happy dan ikut #terjebakERHA.

Salah satu klinik ERHA di daerah Kemang, Jakarta. 

Rangkaian produk Over The Counter (OTC) dari ERHA, solusi masalah kulit dan rambut masyarakat urban.


Ternyata rangkaian produk OTC dari ERHA ini memang ditujukan untuk masyarakat perkotaan yang sibuk (seperti aku) dan memiliki masalah kulit yang tergolong ringan. Itulah sebabnya produk OTC dari ERHA ini dihadirkan dalam konsep ERHA APOTHECARY yang mudah dijumpai di pusat-pusat perbelanjaan di berbagai kota di Indonesia. Selain menyediakan rangkaian produk OTC, ERHA APOTHECARY juga menyediakan layanan konsultasi dengan tenaga ahli dan dokter sehingga kita bisa mengetahui permasalahan kulit dan rambut dan mendapatkan rekomendasi produk yang tepat. 


Ada 11 personalized category pada rangkaian produk ERHA OTC untuk kulit dan rambut yang dapat dipilih sesuai kebutuhan kulit kita, yaitu: Face Radiance, Acne Cure, Cosmetic Essential, Body Revive, Scalp and Hair Nutrive, Baby Cuddly, Mature Restore, dan ERHA Nutraceuticals. Semua produk OTC adalah produk dermatologist formularies yang diformulasikan oleh para dermatolog yang bekerja sama dengan para scientist, formulator, dan pharmacist. Selain itu, ERHA juga melakukan uji klinis terhadap semua produknya sehingga setiap produk OTC ERHA terjamin keamanan dan efektivitas formula produknya. 


One-Month Skincare Challenge with ERHA

Minggu lalu aku jalan-jalan ke salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat dan ternyata di sana ada ERHA APOTHECARY. Aku pun menyempatkan mampir dan tanya-tanya dengan staf ERHA Apothecary seputar produk OTC yang sesuai dengan masalah kulit aku. Akhirnya aku pulang dengan memboyong beberapa produk ERHA OTC, yaitu: 



ERHA21 ACNE CARE LAB - ACNE CLEANSER SCRUB BETA PLUS
IDR84.500



Sabun pembersih wajah ACSBP (Acne Cleanser Scrub Beta Plus)  ini memang khusus untuk kulit berminyak dan berjerawat. Dengan kandungan aktif salicylic acid 2% dan sulphur 2,5%, sabun pembersih wajah ini bisa membantu mengurangi dan mengontrol minyak di wajah sekaligus mengatasi masalah jerawat. ACSBP ini dikemas dalam botol tube berwarna putih dengan tutup flip top. Oya, ada segel pengaman di lubang tube-nya saat baru dibeli untuk memastikan bahwa produk terjamin kualitasnya.


Aku paling suka tutup model flip-top begini karena mudah mengeluarkan dan mengontrol banyaknya produk yang dikeluarkan. Saat dibuka, wangi khas sulfur langsung tercium. Anyway, wanginya ini lembut kok jadi tetap nyaman digunakan. Facial wash ini berwarna hijau dengan butiran scrub berwarna biru. Butiran scrub pada ACSBP ini tidak banyak dan berukuran cukup besar. Meskipun begitu, saat digunakan ke wajah butiran scrubnya lembut dan tidak membuat kulit wajah sakit atau iritasi. Busa yang dihasilkan pun tidak terlalu banyak sehingga tidak membuat kulit menjadi kering dan ketarik.


First impression aku terhadap facial wash ACSBP dari Erha21 ini, kulit aku terasa bersih dan lembut (efek dari scrub-nya). Wanginya juga enak menurut aku dan tidak mengganggu. Kulit juga terasa segar dan siap untuk diaplikasikan produk perawatan kulit lainnya. 

ERHA21 ACNE CARE LAB - ACNE CLARIFYING GEL
IDR80.000


Masih satu rangkaian dengan produk sebelumnya, Acne Clarifying Gel juga diformulasikan khusus untuk kulit berminyak dan berjerawat. Kalau dari deskripsi produknya, Acne Clarifying Gel ini merupakan kombinasi toner dan oil control untuk kulit berjerawat atau cenderung berjerawat. Sama seperti ACSBP, Acne Clarifying Gel memiliki kandungan aktif Salicylic Acid 2%, Niacinamide 4% , dan AHA Complex. Selain itu, gel ini juga mengandung sebum regulator yang bisa membantu mengurangi dan menyeimbangkan produksi minyak di wajah sekaligus mengurangi kemerahan.


Acne Clarifying Gel dikemas dalam botol berukuran 60ml dengan tutup flip-top. Botolnya tidak terlalu besar dan tutup flip-top membuat produk ini aman dibawa-bawa tanpa kuatir tumpah. Fungsi dari Acne Clarifying Gel ini adalah sebagai pelembab. Meskipun namanya gel, tekstur dan konsistensi Acne Clarifying Gel menurut aku nggak mirip seperti gel. Selain itu, teksturnya juga berpasir jadi sebelum dipakai sebaiknya dikocok terlebih dahulu.



Bicara soal komposisinya, Acne Clarifying Gel sebetulnya lebih tepat disebut sebagai acid exfoliator karena ada kandungan AHA (Glycolic acid & Lactic acid) dan BHA (Salicylic acid). AHA  (alpha hydroxy acid) berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati, memperbaiki tingkat kolagen, dan menjaga kelembapan kulit.  Sedangkan BHA (beta hydroxy acid) berfungsi untuk mengatasi jerawat, komedo, dan kulit berminyak.

Waktu aku mampir ke ERHA Apothecary, staf di sana mengatakan bahwa produk ini bisa dipakai sebagai pelembab pagi dan malam. Namun karena kandungan bahan aktifnya cukup tinggi, aku menggunakan produk ini hanya di malam hari saja. Apalagi AHA bisa menyebabkan photosensitivity (iritasi saat terkena sinar matahari). Jadi, penggunaan sunblock wajib saat melakukan perawatan dengan produk AHA.

Aku menggunakan Acne Clarifying Gel ini setelah membersihkan wajah menggunakan ACSBP. Dalam keadaan kulit wajah bersih, produk ini diaplikasikan ke wajah dan didiamkan hingga kering. Agar kerja produk ini maksimal, tunggu sekitar 15-20 menit sebelum mengaplikasikan produk lain.

First impression aku terhadap produk ini adalah efek mattifying yang langsung terasa sejak pertama kali pemakaian. Minyak di wajah berkurang drastis tetapi kulit tetap terasa lembab. Selain itu adanya kandungan menthol pada komposisi produk memberikan sensasi adem saat mengaplikasikan Acne Clarifying Gel ini.

ERHA21 ACNE CARE LAB - ACNE SUN FRIENDLY
IDR90.000


Karena aku sering beraktivitas di luar ruangan, aku tidak lupa memasukkan sunblock dalam keranjang belanja. Sunblock dari Erha ini memiliki formula non comedogenic dan non acnegenic sehingga aku tidak perlu kuatir wajah jadi jerawatan atau komedoan. Selain itu, sunblock ini juga mengandung sebum regulator yang bisa mengontrol dan menyerap minyak berlebih di wajah.


Sunblock ini dikemas dalam tube berukuran 30 gram. Sama seperti ACSBP, di mulut botolnya ada segel untuk menjamin kualitas isinya. Erha21 Acne Sun Friendly memiliki kandungan SPF 30 PA+++. Angka SPF menunjukkan kemampuan sunscreen dalam memberikan perlindungan dari sunburn akibat sinar UVB. Jadi SPF 30 memiliki kemampuan proteksi 96,7% terhadap sinar UVB. Sedangkan PA+++ menunjukkan tingkat proteksi terhadap UVA. Makin banyak tanda + pada suatu produk sunblock berarti semakin tinggi tingkat proteksinya.


Tekstur sunblock ini tidak terlalu kental sehingga saat diaplikasikan di wajah tidak lengket. Sunblock untuk kulit berminyak dari Erha ini juga tidak menimbulkan whitecast (warna putih pada kulit wajah). Jadi setelah menggunakan sunblock aku bisa langsung menggunakan makeup.

First impression aku tentang sunblcok ini adalah Kemampuannya menahan minyak di wajah bisa dibilang juara! Sunblock ini tidak hanya memberikan perlindungan dari efek buruk sinar matahari, tetapi juga bisa menahan minyak di wajah sehingga wajah tetap terlihat fresh dan tidak kucel.

ERHA21 DF AGE CORRECTOR SERUM
IDR175.000


Produk berikutnya yang aku beli adalah serum antiaging yang terbukti secara klinis dapat membantu menyamarkan kerutan dan menjaga elastisitas kulit. Pas banget dengan masalah kulit aku yang mulai muncul garis halus dan tidak kencang. Serum ini dikemas dalam botol air pump berwarna gelap yang berfungsi agar produknya tidak terkontaminasi udara luar sehingga tetap higienis dan juga menghindari terjadinya oksidasi. 


Satu kali pump saja sudah mengeluarkan cukup produk untuk pemakaian satu wajah. Warna Erha21 Age Corrector Serum ini putih dengan tekstur yang ringan dan cepat meresap ke dalam kulit. Soal wanginya, bisa dibilang serum ini hampir tidak ada wanginya. 


First impression aku tentang serum ini adalah kulit langsung terasa lembab setelah pemakaian dan pada saat yang sama bikin kulit terasa lebih kencang. Aku berharap banyak serum ini bisa membantu mengencangkan kembali kulit wajah aku. But we'll see the result after a month yaa. 

Kalian juga bisa tonton video review first impression produk ERHA Over The Counter (OTC) di Youtube channel aku berikut ini. 


***

Demi mendapatkan kulit sehat dan cantik, aku melakukan one-month skincare challenge dengan menggunakan seluruh produk OTC ERHA yang aku punya ini selama satu bulan penuh, terhitung mulai dari tanggal 4 Juni 2018. Setelah itu, aku akan menulis review lengkap apakah produk ERHA ini mampu mengatasi masalah kulit wajah aku. Kira-kira hasilnya seperti apa ya? Apakah masalah kulit wajah aku akan teratasi? Sit tight and wait for the honest review next month! 

Thanks for reading!

[REVIEW] Cegah Penuaan Dini dengan Facial Microdermabrasion di La Diana Esthetic Skin Care

Monday, 26 March 2018
Ada satu hal yang aku syukuri setelah berkecimpung di dunia penulisan blog, khususnya niche beauty, yaitu aku jadi sadar pentingnya merawat kulit wajah. Aku juga menyadari bahwa aku termasuk ‘telat’ dalam hal merawat wajah. But like many people say, it’s better late than sorry. Makanya aku sekarang berusaha sebisa mungkin merawat wajah setiap hari dengan menggunakan produk skincare dan juga melakukan perawatan tambahan secara rutin.


Mendekati usia 35 tahun , wajah aku mulai menunjukkan banyak tanda-tanda penuaan dini. Garis halus di beberapa area wajah, kulit berminyak dan kusam, dan flek hitam. Yang terakhir ini (flek hitam) muncul akibat dulu aku tidak menggunakan proteksi apapun pada kulit wajah ketika beraktivitas di luar ruangan (masa-masa aku Paskibraka dulu). Memang sih masalah flek hitam ini masih bisa ditutupi dengan penggunaan kosmetik seperti bedak dan foundation. Tetapi aku kan juga mau gitu tampil cantik natural tanpa makeup ^.^

Rahasia Kulit Awet Muda dan Sehat bersama Rejuve Skin Lab

Sunday, 25 February 2018
Memiliki kulit wajah yang sehat, awet muda, dan bebas dan bebas dari masalah kulit seperti jerawat, flek hitam, dan garis halus tentu adalah skin goals setiap wanita. Namun dengan aktivitas yang padat, gaya hidup yang mungkin kurang sehat, dan paparan polusi, kulit bisa terlihat kusam dan lebih tua. Penggunaan produk perawatan kulit wajah saja tidak cukup, perlu perawatan ekstra agar penggunakan skincare bisa maksimal dan skin goals bisa tercapai.


Ini adalah salah satu topik yang dibahas dalam talkshow bertajuk “Aesthetic and Anti Aging” yang digelar Rejuve Skin Lab dan bekerja sama dengan BloggerCrony Community. Acara ini diadakan bertepatan dengan Valentine’s Day, 14 Februari 2018 di Ganesha Restaurant di bilangan Kemang, Jakarta Selatan.  Oya, talkshow ini dihadiri oleh teman-teman beauty blogger dan lifesyle blogger dan klien undangan. Bisa dibilang acara ini pas banget deh momennya, karena kasih sayang itu nggak melulu untuk orang lain, tetapi juga untuk diri sendiri dan bisa diekspresikan dalam bentuk merawat kesehatan dan kecantikan diri. Setuju? 


Buat kalian yang belum tahu nih, Rejuve Skin Lab adalah klinik peremajaan kulit yang menggunakan prosedur non-bedah yang minim resiko. Rejuve sendiri berasal dari kata Rejuvenation yang artinya peremajaan. Klinik yang berlokasi di lantai 3 Kemang Square Building ini memiliki banyak pilihan perawatan untuk wajah dan tubuh dengan menggunakan mesin berteknologi tinggi dan up-to-date. Dengan berorientasi pada kepuasan pelanggan dan hasil perawatan yang maksimal dan aman, serta didukung oleh tenaga ahli profesional, klinik yang berdiri sejak November 2016 ini menjadi klinik kecantikan favorit.

dr Irna dan dr Mona yang awet muda banget!

Dalam beauty talkshow ini, dr. Mona dan dr. Irna berbagi informasi seputar kesehatan dan kecantikan. Dr Mona membahas tentang slimming program yang tersedia di Rejuve Skin Lab. Menurut dr Mona, diet yang tidak tepat justru bisa membuat kulit terlihat kusam dan tua. Di Rejuve Skin Lab, program penurunan berat badan yang tersedia didukung dengan teknologi canggih seperti mesin Cryo dan injeksi. Selain itu, dokter akan membantu dalam mengatur pola makan dan bila perlu pasien akan diberikan diet pill untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Nah, kita nggak perlu kuatir nih karena diet pill ini sudah bersertifikasi POM dan halal. Tidak hanya itu saja, dr Mona juga berbagi tips menurunkan berat badan dengan sehat. Beliau menyampaikan bahwa kesuksesan seseorang dalam menurunkan berat badan tergantung pada orang itu sendiri. Pengaturan pola makan, jam makan yang sesuai dengan jam biologis tubuh, dan olahraga adalah kuncinya. 


Di sesi berikutnya dr Irna bicara tentang estetika. Dokter yang terlihat awet muda ini mengatakan bahwa kita tidak bisa menghindari umur yang terus bertambah tiap tahunnya, tetapi kita bisa menghindari penuaan. Agar tetap terlihat awet muda, dr Irna mengatakan bisa dilakukan dengan menjaga pola makan, konsumsi air putih yang cukup, berolahraga, dan bila perlu melakukan perawatan di klinik kecantikan. 

Rejuve Skin Lab sebagai salah satu klinik kecantikan ternama memiliki dua perawatan unggulan untuk menjaga agar kulit tetap sehat dan terlihat awet muda, yaitu Ulthera dan Thermage. Ulthera ini menggunakan teknologi termutakhir yang bisa mengencangkan kulit wajah yang kendur dalam waktu singkat. Dengan menggunakan gelombang ultrasound, Ulthera memberikan hasil lebih efektif dibandingkan teknologi pengencangan kulit lainnya. Selain itu, teknologi ini tidak memberikan efek samping apapun dan bebas rasa sakit. 
Umur tidak bisa dihindari, tetapi penuaan bisa dihindari ~ dr Irna, Rejuve Skin Lab
Public figure Shahnaz Haque juga turut hadir dalam acara ini. Dengan penuh antusias beliau menceritakan pengalamannya mencoba beberapa perawatan di Rejuve Skin Lab, termasuk pengalamannya dalam menurunkan berat badan pasca melahirkan.  Shahnaz Haque mengaku bahwa beliau orangnya takut rasa sakit, oleh karena itu ketika beliau mendapat informasi perawatan di Rejuve Skin Lab bebas rasa sakit, beliau pun tidak ragu untuk mencoba. Hasilnya pun memuaskan, dengan dukungan tenaga ahli dan perawatan yang rutin, Shahnaz Haque berhasil menurunkan dan menjaga berat badan idealnya. Salah satu perawatan yang dilakukan adalah Cyrotherapy. Selain program penurunan berat badan, Shahnaz juga melakukan perawatan kulit wajah Ulthera untuk menjaga kekencangan kulit wajah.  

Shahnaz Haque hadir memberikan testimoninya mencoba perawatan di
Rejuve Skin Lab

Aku sendiri sudah mencoba salah satu perawatan di Rejuve Skin Lab, yaitu Oxygen Therapy. Perawatan wajah ini berfungsi untuk mengembalikan kesegaran dan kelembaban kulit dengan cara menyemprotkan oksigen murni ke wajah. Ruangan perawatan di Rejuve Skin Lab ditata dengan cantik sehingga membuat pelanggan merasa betah dan nyaman. Tidak hanya itu saja, aku juga disuguhkan ginger tea dan snack. Tahap pertama perawatan ini, wajah aku dibersihkan dari makeup dan kotoran yang menempel. Selanjutnya, wajah, leher, dan bahu dipijat dengan menggunakan minyak aromaterapi yang bikin rileks.


Berikutnya adalah ekstraksi komedo di wajah. Pertama, ekstraksi komedo dilakukan secara manual. Setelah itu sisa-sisa komedo yang tertinggal diwajah disedot menggunakan mesin vakum. Alhamdulillah komedo aku nggak banyak sehingga proses ekstraksi ini berlangsung cukup singkat. Oya, mbak asistennya juga super ramah dan selama proses pengerjaan selalu menanyakan apakah aku merasa nyaman atau tidak. 


Setelah wajah bersih dari komedo dan kotoran, wajah aku disemprot menggunakan oksigen. Semprotan oksigen bertekanan tinggi ini terasa dingin-dingin sejuk di wajah. Rasanya tuh seperti lagi berada di puncak gunung dan menghirup udara bersih. Segar!  Selanjutnya, wajah diberi masker untuk membantu memberi nutrisi pada kulit. Karena wajah aku tidak bermasalah (tidak ada jerawat), aku menggunakan masker mint yang aromanya bikin rileks dan memberikan sensasi dingin di wajah. Perawatan Oxygen Therapy ini berlangsung selama kurang lebih 1 jam. Wajah pun terlihat lebih cerah, segar, dan terasa sangat lembab. 


Oxygen Therapy di Rejuve Skin Lab ini bisa dilakukan 2 minggu sekali untuk menjaga agar kulit tetap lembab dan sehat. Buat ladies yang aktivitasnya padat dan sering terpapar polusi, aku merekomendasikan untuk Oxygen Therapy ini karena memang hasilnya bisa langsung terasa setelah perawatan. Perawatan Oxygen Therapy ini harganya IDR 1.000.000. Oya, Rejuve Skin Lab juga memberikan fasilitas home visit untuk pelanggannya yang sibuk dan tidak sempat ke klinik lho. 

Wajah terlihat bersih, cerah, dan lembab setelah Oxygen Therapy Rejuve Skin Lab

Next, aku akan mencoba perawatan Thermage di Rejuve Skin Lab untuk membantu agar pipi chubby aku terlihat lebih tirus. InsyaAllah aku akan tulis juga pengalaman aku di blog. At last, mengutip kata-kata Shahnaz Haque: ‘modal utama untuk cantik adalah hati yang senang.’ Jadi jangan tunggu orang lain memuji diri kita, tapi kitalah yang harus memuji diri kita sendiri terlebih dahulu. Ketika hati sudah senang, tentunya perawatan apapun yang dilakukan bisa memberikan hasil yang maksimal. 


Semoga tulisan ini bisa membantu dan bermanfaat untuk semuanya yaa! Oya, bagi kalian yang mau mencoba perawatan di Rejuve Skin Lab bisa langsung tanya-tanya dulu di kontak berikut ini ya. 



 Kemang Square Building
Jl. Kemang Raya No. 5 Lantai 3, Jakarta Selatan
02171792781 - 02171794716
WA: 081213728181
Instagram: @rejuve.skinlab

Thanks for reading!

[REVIEW] Lash Lift and Tint di Beauty Eyelashes untuk bulu mata lentik alami

Wednesday, 6 December 2017
Happy Thursday!

Beberapa waktu yang lalu aku sempat menulis tentang pengalaman aku mencoba eyelash extensions. Sayangnya setelah beberapa hari, aku merasa kurang nyaman. Personally, I blame myself. Tahu sendiri kan aku orangnya emang kurang telaten. Jadi mungkin saja rasa kurang nyaman ini dikarenakan perawatan extension bulu mata aku yang kurang maksimal dan melakukan hal-hal yang dilarang selama menggunakan extension. Akhirnya karena sudah tidak tahan lagi, aku memutuskan untuk melepas extension bulu mata ini dengan berat hati (tentu aja berat karena baru 4 hari pasang, berasa rugi banget T.T).



Berhubung jadwal mengajar aku yang memang lagi padat, aku berburu eyelash studio yang berlokasi di sekitaran Depok dan menemukan satu yang pas di hati aku, yaitu Beauty Eyelashes. Yang niat awalnya hanya ingin melepas extension bulu mata, akhirnya aku pun kepincut untuk mencoba Lash Lift and Tint. Apa sih lash lift and tint ini? Apa bedanya sama eyelash extensions? Lanjut bacanya ya. 

Auto Post Signature